Eat n Drink 133 | Tidak Haus Selama-lamanya

Edisi 12 Mei 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Yoh. 4:1-14

4:1 Ketika Tuhan Yesus mengetahui, bahwa orang-orang Farisi telah mendengar, bahwa Ia memperoleh dan membaptis murid lebih banyak dari pada Yohanes

4:2 — meskipun Yesus sendiri tidak membaptis, melainkan murid-murid-Nya, —

4:3 Ia pun meninggalkan Yudea dan kembali lagi ke Galilea.

4:4 Ia harus melintasi daerah Samaria.

4:5 Maka sampailah Ia ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya, Yusuf. 

4:6 Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh perjalanan, karena itu Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas.

4:7 Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus kepadanya: “Berilah Aku minum.”

4:8 Sebab murid-murid-Nya telah pergi ke kota membeli makanan.

4:9 Maka kata perempuan Samaria itu kepada-Nya: “Masakan Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang Samaria?” (Sebab orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria.)

4:10 Jawab Yesus kepadanya: “Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup.”

4:11 Kata perempuan itu kepada-Nya: “Tuhan, Engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu?

4:12 Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, yang memberikan sumur ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari dalamnya, ia serta anak-anaknya dan ternaknya?”

4:13 Jawab Yesus kepadanya: “Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi,

4:14 tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.”

 

Tidak Haus Selama-lamanya 

Doa-baca: “tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.” (Yoh. 4:14)

 

Tuhan Yesus dengan jelas memberi tahu kita, siapa saja yang minum air yang Ia berikan, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya; ia akan mendapatkan kepuasan. Mengapa setelah minum air yang diberikan Tuhan manusia tidak haus lagi untuk selama-lamanya? Karena air yang diberikan Tuhan akan menjadi mata air di dalam diri manusia. Apakah air hidup itu hanya membuat Anda merasa puas selama 3 atau 5 hari? Tidak, ia terus memancar sampai hidup yang kekal. Inilah yang Tuhan Yesus berikan kepada kita.

Kekurangan kita ialah kepuasan yang di dalam. Hanya Kristus yang mampu memuaskan hati kita. Dialah air hidup. Dialah karunia Allah. Hanya Dia yang bisa membuat kita tidak haus lagi untuk selama-lamanya.

Ia datang untuk membereskan persoalan kepuasan hati kita. Ia berkata pula, “Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup”(Yohanes 10:10). Ia datang agar kita yang telah mati di dalam dosa bisa hidup kembali. Oh, Dialah air hidup , hanya Dia yang bisa membuat Anda tidak haus lagi. Hanya Dia yang mampu membuat Anda memiliki hidup yang kekal. Hanya Tuhan Yesus yang bisa membereskan kehausan di dalam Anda. Banyak orang telah percaya kepada Tuhan Yesus. Mereka mempunyai sukacita, bukan karena keadaan luarnya lebih baik daripada orang lain, tetapi karena di dalam dirinya ada yang memuaskannya, yaitu Kristus.(Tidak haus selama-lamanya, Yasperin)

 

Ayat Hafalan: dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah,” (Ef.6:17)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama:  1 Raj. 2

(58)