Eat n Drink 10 (Mengapa Kamu Takut?)

Pembacaan Ayat Alkitab: Mat. 8:18—9:8

8:18 Ketika Yesus melihat orang banyak mengelilingi-Nya, Ia menyuruh bertolak ke seberang.

8:19 Lalu datanglah seorang ahli Taurat dan berkata kepada-Nya: “Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi.”

8:20 Yesus berkata kepadanya: “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.”

8:21 Seorang lain, yaitu salah seorang murid-Nya, berkata kepada-Nya: “Tuhan, izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan ayahku.”

8:22 Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Ikutlah Aku dan biarlah orang-orang mati menguburkan orang-orang mati mereka.” 

8:23 Lalu Yesus naik ke dalam perahu dan murid-murid-Nya pun mengikuti-Nya.

8:24 Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur.

8:25 Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: “Tuhan, tolonglah, kita binasa.”

8:26 Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?” Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali.

8:27 Dan heranlah orang-orang itu, katanya: “Orang apakah Dia ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?”

8:28 Setibanya di seberang, yaitu di daerah orang Gadara, datanglah dari pekuburan dua orang yang kerasukan setan menemui Yesus. Mereka sangat berbahaya, sehingga tidak seorang pun yang berani melalui jalan itu.

8:29 Dan mereka itu pun berteriak, katanya: “Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?”

8:30 Tidak jauh dari mereka itu sejumlah besar babi sedang mencari makan.

8:31 Maka setan-setan itu meminta kepada-Nya, katanya: “Jika Engkau mengusir kami, suruhlah kami pindah ke dalam kawanan babi itu.”

8:32 Yesus berkata kepada mereka: “Pergilah!” Lalu keluarlah mereka dan masuk ke dalam babi-babi itu. Maka terjunlah seluruh kawanan babi itu dari tepi jurang ke dalam danau dan mati di dalam air.

8:33 Maka larilah penjaga-penjaga babi itu dan setibanya di kota, diceriterakannyalah segala sesuatu, juga tentang orang-orang yang kerasukan setan itu.

8:34 Maka keluarlah seluruh kota mendapatkan Yesus dan setelah mereka berjumpa dengan Dia, mereka pun mendesak, supaya Ia meninggalkan daerah mereka.

9:1 Sesudah itu naiklah Yesus ke dalam perahu lalu menyeberang. Kemudian sampailah Ia ke kota-Nya sendiri.

9:2 Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: “Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni.”

9:3 Maka berkatalah beberapa orang ahli Taurat dalam hatinya: “Ia menghujat Allah.”

9:4 Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: “Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu?

9:5 Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah dan berjalanlah?

9:6 Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa” — lalu berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu –: “Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!”

9:7 Dan orang itu pun bangun lalu pulang.

9:8 Maka orang banyak yang melihat hal itu takut lalu memuliakan Allah yang telah memberikan kuasa sedemikian itu kepada manusia.

 

Mengapa Kamu Takut?

Doa baca:Ia berkata kepada mereka: ‘Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?’ Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali.” (Mat. 8:26)

 

Kekuasaan Tuhan dimanifestasikan atas langit dan laut. Ini bukan kekuasaan yang biasa, melainkan kekuasaan yang luar biasa. Tuhan dan murid-murid-Nya berada dalam perahu, sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditelan gelombang (ayat 24). Ketika murid-murid itu takut kalau-kalau mereka akan tewas, membangunkan Tuhan dari tidur (ayat 25), Tuhan berkata, “Mengapa kamu takut, hai kamu yang kurang percaya?” (ayat 26). Iman berasal dari firman Tuhan dan tergantung pada firman itu (Rm. 10:17). Tuhan memberi mereka firman dalam ayat 18 “bertolaklah ke seberang”. Seandainya mereka percaya akan firman itu, mereka tidak perlu berdoa seperti dalam ayat 25. Kesadaran mereka terhadap firman Tuhan bukan kesadaran penuh, sebab itu iman mereka sangat kecil.

Ayat 26 mengatakan, “Lalu bangunlah Yesus membentak angin dan danau itu, sehingga danau itu menjadi teduh sekali.” Ketika Tuhan dan murid-murid-Nya berlayar menyeberangi laut, dalam perjalanan mereka untuk mengusir setan, sesuatu yang di udara dan di bawah laut mulai mempersulit mereka. Di udara terdapat malaikat-malaikat yang telah jatuh, dan di dalam laut terdapat setan-setan. Jadi, perintah Tuhan di sini pada hakikatnya bukan ditujukan kepada angin atau laut, melainkan kepada malaikat di udara yang telah jatuh dan kepada setan-setan di bawah permukaan air. ang Raja menghardik angin dan laut sebab di dalam angin terdapat setan, malaikat-malaikat yang telah jatuh (Ef.6:12), dan di laut terdapat setan-setan (Mat. 8:32). Malaikat-malaikat di udara yang telah jatuh dan setan-setan di air bekerja sama untuk menggagalkan Raja menyeberangi laut, sebab mereka tahu Ia akan mengusir setan di sana (ayat 28-32). Segera setelah Raja memerintahkan malaikat-malaikat yang telah jatuh dan roh-roh jahat itu berhenti, mereka segera menurut, dan laut pun jadi teduh sekali. Teduh sekali berlawanan dengan ukuran iman mereka yang kecil (ayat 26). (PH Matius, berita 26, W. Lee).

 

Ayat Hafalan 1:Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati.” (2 Kor. 5:14)

Ayat Hafalan 2: “Tetapi orang yang mengasihi Allah, ia dikenal oleh Allah.” (1 Kor. 8:3)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: Kej. 24—25:18

(79)