Eat n Drink 101 | Bukan yang di Luar, Tapi yang di Dalam

Edisi 10 April 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Luk. 11:33-54

11:33 “Tidak seorang pun yang menyalakan pelita lalu meletakkannya di kolong rumah atau di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk, dapat melihat cahayanya.

11:34 Matamu adalah pelita tubuhmu. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu, tetapi jika matamu jahat, gelaplah tubuhmu.

11:35 Karena itu perhatikanlah supaya terang yang ada padamu jangan menjadi kegelapan.

11:36 Jika seluruh tubuhmu terang dan tidak ada bagian yang gelap, maka seluruhnya akan terang, sama seperti apabila pelita menerangi engkau dengan cahayanya.”

11:37 Ketika Yesus selesai mengajar, seorang Farisi mengundang Dia untuk makan di rumahnya. Maka masuklah Ia ke rumah itu, lalu duduk makan. 

11:38 Orang Farisi itu melihat hal itu dan ia heran, karena Yesus tidak mencuci tangan-Nya sebelum makan.

11:39 Tetapi Tuhan berkata kepadanya: “Kamu orang-orang Farisi, kamu membersihkan bagian luar dari cawan dan pinggan, tetapi bagian dalammu penuh rampasan dan kejahatan.

11:40 Hai orang-orang bodoh, bukankah Dia yang menjadikan bagian luar, Dia juga yang menjadikan bagian dalam?

11:41 Akan tetapi, berikanlah isinya sebagai sedekah dan sesungguhnya semuanya akan menjadi bersih bagimu.

11:42 Tetapi celakalah kamu, hai orang-orang Farisi, sebab kamu membayar persepuluhan dari selasih, inggu dan segala jenis sayuran, tetapi kamu mengabaikan keadilan dan kasih Allah. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.

11:43 Celakalah kamu, hai orang-orang Farisi, sebab kamu suka duduk di tempat terdepan di rumah ibadat dan suka menerima penghormatan di pasar.

11:44 Celakalah kamu, sebab kamu sama seperti kubur yang tidak memakai tanda; orang-orang yang berjalan di atasnya, tidak mengetahuinya.”

11:45 Seorang dari antara ahli-ahli Taurat itu menjawab dan berkata kepada-Nya: “Guru, dengan berkata demikian, Engkau menghina kami juga.”

11:46 Tetapi Ia menjawab: “Celakalah kamu juga, hai ahli-ahli Taurat, sebab kamu meletakkan beban-beban yang tak terpikul pada orang, tetapi kamu sendiri tidak menyentuh beban itu dengan satu jari pun.

11:47 Celakalah kamu, sebab kamu membangun makam nabi-nabi, tetapi nenek moyangmu telah membunuh mereka.

11:48 Dengan demikian kamu mengaku, bahwa kamu membenarkan perbuatan-perbuatan nenek moyangmu, sebab mereka telah membunuh nabi-nabi itu dan kamu membangun makamnya.

11:49 Sebab itu hikmat Allah berkata: Aku akan mengutus kepada mereka nabi-nabi dan rasul-rasul dan separuh dari antara nabi-nabi dan rasul-rasul itu akan mereka bunuh dan mereka aniaya,

11:50 supaya dari angkatan ini dituntut darah semua nabi yang telah tertumpah sejak dunia dijadikan,

11:51 mulai dari darah Habel sampai kepada darah Zakharia yang telah dibunuh di antara mezbah dan Rumah Allah. Bahkan, Aku berkata kepadamu: Semuanya itu akan dituntut dari angkatan ini.

11:52 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat, sebab kamu telah mengambil kunci pengetahuan; kamu sendiri tidak masuk ke dalam dan orang yang berusaha untuk masuk ke dalam kamu halang-halangi.”

11:53 Dan setelah Yesus berangkat dari tempat itu, ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi terus-menerus mengintai dan membanjiri-Nya dengan rupa-rupa soal.

11:54 Untuk itu mereka berusaha memancing-Nya, supaya mereka dapat menangkap-Nya berdasarkan sesuatu yang diucapkan-Nya.

 

Bukan yang di Luar, Tapi yang di Dalam

Doa baca: “Tetapi Tuhan berkata kepadanya: ‘Kamu orang-orang Farisi, kamu membersihkan bagian luar dari cawan dan pinggan, tetapi bagian dalammu penuh rampasan dan kejahatan.’” (Luk. 11:39)

 

Lukas 11:37-41 membicarakan ketika Tuhan Yesus di atas bumi, pada suatu hari Ia diundang makan oleh seorang Farisi. Pada zaman itu, di kalangan orang Yahudi ada satu kebiasaan, yaitu kalau sebelum makan seseorang tidak mencuci tangan, berarti orang ini tidak bersih. Sebab itu, ketika mereka melihat Tuhan Yesus tidak mencuci tangan-Nya sebelum makan, mereka menganggap Ia melanggar peraturan mereka.

Tetapi Tuhan Yesus melalui perkara ini menelanjangi keadaan orang Farisi yang sebenarnya. Bagaimana jawab Tuhan Yesus? Ia berkata, orang-orang Farisi ini seperti sebuah cawan atau pinggan, luarnya dicuci bersih, tetapi dalamnya penuh rampasan dan kejahatan. Mereka mengira asal bagian luar dicuci bersih, bagian luar dihiasi dengan baik, dosa-dosa yang di dalam tidak akan diketahui oleh orang lain.

Anda mengira orang lain tidak melihat dosa yang di dalam Anda, tetapi apakah Allah juga tidak melihatnya? Anda mengira bisa menipu orang lain, apakah Anda bisa menipu Allah? Hal ini sungguh bodoh. Sebab itu dalam Injil Matius 23:25-28, Tuhan Yesus mengucapkan perkataan yang sangat serius, ”Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi … tetapi di sebelah dalam kamu penuh kemunafikan dan kedurjanaan.”

Seorang yang luarnya berpura-pura baik, tapi dalamnya penuh dengan dosa, adalah orang yang munafik, sama seperti sebuah kuburan yang dilabur putih, luarnya memang bersih tampaknya, tetapi dalamnya penuh tulang belulang orang mati. Sebab itu Tuhan Yesus dengan serius memperingati orang-orang itu, “Celakalah! Celakalah!”

Teman-teman, Tuhan Yesus ini adalah Juruselamat Anda, semoga Anda tidak bimbang, tidak ragu-ragu dan segara datang ke hadapan Tuhan Yesus serta memohon kepada-Nya, “Tuhan Yesus, aku adalah seorang yang berdosa, mohon Dikau dengan darahMu mencuci bersih aku!” Kalau Anda dengan sungguh-sungguh berseru kepada Tuhan, Anda pasti beroleh selamat. (Membersihkan Bagian Dalam, W. Nee)

 

Ayat Hafalan 1:Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku dalam kesetiaan, sehingga engkau akan mengenal TUHAN.” (Hos. 2:19)

Ayat Hafalan 2:Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!”(Yes. 55:6)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: Hak. 3:7—5

(74)