Eat n Drink 112 | Peringatan Mengenai Istri Lot

Edisi 21 April 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Luk. 17:1137

17:11 Dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem Yesus menyusur perbatasan Samaria dan Galilea.

17:12 Ketika Ia memasuki suatu desa datanglah sepuluh orang kusta menemui Dia. Mereka tinggal berdiri agak jauh

17:13 dan berteriak: “Yesus, Guru, kasihanilah kami!”

17:14 Lalu Ia memandang mereka dan berkata: “Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam-imam.” Dan sementara mereka di tengah jalan mereka menjadi tahir.

17:15 Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring, 

17:16 lalu tersungkur di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kepada-Nya. Orang itu adalah seorang Samaria.

17:17 Lalu Yesus berkata: “Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang itu?

17:18 Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain dari pada orang asing ini?”

17:19 Lalu Ia berkata kepada orang itu: “Berdirilah dan pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau.”

17:20 Atas pertanyaan orang-orang Farisi, apabila Kerajaan Allah akan datang, Yesus menjawab, kata-Nya: “Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah,

17:21 juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu.”

17:22 Dan Ia berkata kepada murid-murid-Nya: “Akan datang waktunya kamu ingin melihat satu dari pada hari-hari Anak Manusia itu dan kamu tidak akan melihatnya.

17:23 Dan orang akan berkata kepadamu: Lihat, ia ada di sana; lihat, ia ada di sini! Jangan kamu pergi ke situ, jangan kamu ikut.

17:24 Sebab sama seperti kilat memancar dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain, demikian pulalah kelak halnya Anak Manusia pada hari kedatangan-Nya.

17:25 Tetapi Ia harus menanggung banyak penderitaan dahulu dan ditolak oleh angkatan ini.

17:26 Dan sama seperti terjadi pada zaman Nuh, demikian pulalah halnya kelak pada hari-hari Anak Manusia:

17:27 mereka makan dan minum, mereka kawin dan dikawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, lalu datanglah air bah dan membinasakan mereka semua.

17:28 Demikian juga seperti yang terjadi di zaman Lot: mereka makan dan minum, mereka membeli dan menjual, mereka menanam dan membangun.

17:29 Tetapi pada hari Lot pergi keluar dari Sodom turunlah hujan api dan hujan belerang dari langit dan membinasakan mereka semua.

17:30 Demikianlah halnya kelak pada hari, di mana Anak Manusia menyatakan diri-Nya.

17:31 Barangsiapa pada hari itu sedang di peranginan di atas rumah dan barang-barangnya ada di dalam rumah, janganlah ia turun untuk mengambilnya, dan demikian juga orang yang sedang di ladang, janganlah ia kembali.

17:32 Ingatlah akan isteri Lot!

17:33 Barangsiapa berusaha memelihara nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya, ia akan menyelamatkannya.

17:34 Aku berkata kepadamu: Pada malam itu ada dua orang di atas satu tempat tidur, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.

17:35 Ada dua orang perempuan bersama-sama mengilang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.”

17:36 [Kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.]

17:37 Kata mereka kepada Yesus: “Di mana, Tuhan?” Kata-Nya kepada mereka: “Di mana ada mayat, di situ berkerumun burung nasar.”

 

Peringatan Mengenai Istri Lot

 Doa baca: Ingatlah akan isteri Lot!” (Luk. 17:32)

 

Istri Lot menjadi tiang garam karena dia menoleh ke Sodom seakan-akan segan meninggalkannya. Pandangan yang demikian menunjukkan bahwa dia mengasihi dan memustikakan dunia jahat yang akan dihakimi dan dimusnahkan oleh Allah. Dia diselamatkan dari Sodom, tetapi dia tidak sampai pada tempat aman yang dicapai oleh Lot (Kej. 19:15-30). Dia tidak binasa; juga tidak sepenuhnya diselamatkan. Seperti garam yang menjadi tawar (Luk. 14:34-35), dia ditinggalkan di tempat yang memalukan. Ini merupakan suatu peringatan yang serius kepada kaum beriman yang mengasihi dunia

Peringatan mengenai istri Lot berhubungan dengan peringatan mengenai garam yang menjadi tawar dalam Lukas 14:34-35. Bila kita menjajarkan 14:34-35 dengan 17:32, kita akan nampak bahwa seorang milik Tuhan dapat menjadi garam yang tawar, bahkan menjadi sebuah tiang garam yang tawar. Kita dapat mengatakan bahwa istri Lot memiliki garam, tetapi garamnya telah kehilangan rasanya. Sungguh memalukan!

Kita telah nampak bahwa dalam 14:35 garam mungkin ada di salah satu dari tiga tempat ini: tanah, pupuk, atau tempat lain (bukan di dalam tanah atau pupuk). Dalam kasus istri Lot, juga ada tiga tempat: kota Sodom, tempat Lot diselamatkan, dan tempat di antara keduanya, yaitu satu tempat yang memalukan, tempat istri Lot tetap tinggal di sana sebagai tiang garam. Menurut wahyu Perjanjian Baru,ini bukanlah tempat bagi orang-orang yang diselamatkan maupun tempat bagi orang-orang yang tersesat; melainkan satu tempat yang memalukan.

Jika kita mengasihi Tuhan dan diperingatkan oleh kasus istri Lot, kita tidak akan memperhatikan benda-benda materi atau meletakkan hati kita padanya. Kita bukan memelihara hayat jiwa kita dengan mengasihi benda-benda materi, melainkan dipenuhi dengan Kristus sebagai helium surgawi. Kemudian kita akan bangkit di dalam keterangkatan. (PH Lukas, berita 39, W. Lee)

 

Ayat Hafalan:yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.(1 Tim. 2:4)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: 1 Sam. 2:27—3

(54)