Eat n Drink 108 | Ia Mengundang Banyak Orang

Edisi 17 Maret 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Luk. 14:15-35

14:15 Mendengar itu berkatalah seorang dari tamu-tamu itu kepada Yesus: “Berbahagialah orang yang akan dijamu dalam Kerajaan Allah.”

14:16 Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Ada seorang mengadakan perjamuan besar dan ia mengundang banyak orang.

14:17 Menjelang perjamuan itu dimulai, ia menyuruh hambanya mengatakan kepada para undangan: Marilah, sebab segala sesuatu sudah siap.

14:18 Tetapi mereka bersama-sama meminta maaf. Yang pertama berkata kepadanya: Aku telah membeli ladang dan aku harus pergi melihatnya; aku minta dimaafkan.

14:19 Yang lain berkata: Aku telah membeli lima pasang lembu kebiri dan aku harus pergi mencobanya; aku minta dimaafkan. 

14:20 Yang lain lagi berkata: Aku baru kawin dan karena itu aku tidak dapat datang.

14:21 Maka kembalilah hamba itu dan menyampaikan semuanya itu kepada tuannya. Lalu murkalah tuan rumah itu dan berkata kepada hambanya: Pergilah dengan segera ke segala jalan dan lorong kota dan bawalah ke mari orang-orang miskin dan orang-orang cacat dan orang-orang buta dan orang-orang lumpuh.

14:22 Kemudian hamba itu melaporkan: Tuan, apa yang tuan perintahkan itu sudah dilaksanakan, tetapi sekalipun demikian masih ada tempat.

14:23 Lalu kata tuan itu kepada hambanya: Pergilah ke semua jalan dan lintasan dan paksalah orang-orang, yang ada di situ, masuk, karena rumahku harus penuh.

14:24 Sebab Aku berkata kepadamu: Tidak ada seorang pun dari orang-orang yang telah diundang itu akan menikmati jamuan-Ku.”

14:25 Pada suatu kali banyak orang berduyun-duyun mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya. Sambil berpaling Ia berkata kepada mereka:

14:26 “Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

14:27 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

14:28 Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu?

14:29 Supaya jikalau ia sudah meletakkan dasarnya dan tidak dapat menyelesaikannya, jangan-jangan semua orang yang melihatnya, mengejek dia,

14:30 sambil berkata: Orang itu mulai mendirikan, tetapi ia tidak sanggup menyelesaikannya.

14:31 Atau, raja manakah yang kalau mau pergi berperang melawan raja lain tidak duduk dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan sepuluh ribu orang ia sanggup menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua puluh ribu orang?

14:32 Jikalau tidak, ia akan mengirim utusan selama musuh itu masih jauh untuk menanyakan syarat-syarat perdamaian.

14:33 Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.

14:34 Garam memang baik, tetapi jika garam juga menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan?

14:35 Tidak ada lagi gunanya baik untuk ladang maupun untuk pupuk, dan orang membuangnya saja. Siapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!”

 

Ia Mengundang Banyak Orang

Doa baca: “Tetapi Yesus berkata kepadanya: ‘Ada seorang mengadakan perjamuan besar dan ia mengundang banyak orang.’” (Luk. 14:16)

 

Perjamuan besar ini adalah bagi keselamatan sempurna Allah. Allah telah mempersiapkan keselamatan-Nya yang sempurna sebagai suatu perjamuan besar dan mengutus rasul-rasul yang pertama sebagai hamba-hamba-Nya untuk mengundang orang-orang Yahudi (Luk. 14:16-17). Tetapi karena mereka dijajah oleh kekayaan mereka, seperti tanah, ternak, atau istri, mereka menolak undangan-Nya (ay. 18-20). Kemudian Allah mengutus rasul-rasul untuk mengundang orang-orang di jalan-jalan — yang miskin, yang cacat, yang buta, dan yang lumpuh. Namun keselamatan Allah masih memiliki tempat bagi lebih banyak orang; maka Dia mengutus hamba-hamba-Nya pergi lebih jauh, ke dunia orang kafir, yang dilambangkan oleh semua jalan dan lorong kota untuk memaksa orang-orang kafir masuk dan memenuhi rumah keselamatan-Nya (ay. 22b-23; Kis. 13:46-48; Rm. 11:25).  

Allah perlu pergi kepada orang-orang yang lebih rendah tingkatannya — kepada yang miskin, yang cacat, yang buta, dan yang lumpuh. Setelah itu, karena masih ada tempat di dalam keselamatan Allah, maka Allah mengutus hamba-hambaNya ke dalam dunia kafir untuk mengumpulkan lebih banyak orang ke dalam perjamuan-Nya. Karena itu, akhirnya orang-orang yang diundang lebih dulu oleh Allah — orang-orang Farisi, ahli-ahli Taurat, dan pengajar-pengajar hukum — tidak akan dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.  Perumpamaan ini adalah satu perumpamaan yang indah mengenai keselamatan. Untuk diselamatkan, kita tidak perlu melakukan sesuatu. Kita hanya perlu memenuhi undangan Allah. Yang perlu kita lakukan untuk diselamatkan adalah datang dan menerima apa yang telah dipersiapkan Allah bagi kita. (PH Lukas, berita 32, W. Lee)

 

Ayat Hafalan 1:Ia telah melepaskan kita darri kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang terkasih.” (Kol. 1:13)

Ayat Hafalan 2: “Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis.” (Ef. 6:11)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: Hak. 20—21

(47)