Eat n Drink 125 | Ia Telah Bangkit

Edisi 4 Mei 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Luk. 24:1-12

24:1 tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka.

24:2 Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu,

24:3 dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus.

24:4 Sementara mereka berdiri termangu-mangu karena hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan.

24:5 Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? 

24:6 Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea,

24:7 yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga.”

24:8 Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu.

24:9 Dan setelah mereka kembali dari kubur, mereka menceriterakan semuanya itu kepada kesebelas murid dan kepada semua saudara yang lain.

24:10 Perempuan-perempuan itu ialah Maria dari Magdala, dan Yohana, dan Maria ibu Yakobus. Dan perempuan-perempuan lain juga yang bersama-sama dengan mereka memberitahukannya kepada rasul-rasul.

24:11 Tetapi bagi mereka perkataan-perkataan itu seakan-akan omong kosong dan mereka tidak percaya kepada perempuan-perempuan itu.

24:12 Sungguhpun demikian Petrus bangun, lalu cepat-cepat pergi ke kubur itu. Ketika ia menjenguk ke dalam, ia melihat hanya kain kapan saja. Lalu ia pergi, dan ia bertanya dalam hatinya apa yang kiranya telah terjadi.

 

Ia Telah Bangkit 

Doa-baca: Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea,”(Luk. 24:6)

 

Kebangkitan Manusia-Penyelamat adalah bukti bahwa Allah puas dengan apa yang telah digenapkan oleh Kristus melalui kematian dan adalah satu penegasan terhadap khasiat dari kematian-Nya yang menebus dan menyalurkan hayat (Kis. 2:24; 3:15).

Kita dibenarkan oleh kebangkitan-Nya. Ini dibuktikan dalam Roma 4:25 dan 10:9. Roma 4:25 mengatakan, “Yang telah diserahkan karena pelanggaran kita dan dibangkitkan untuk pembenaran kita” dan 10:9 mengatakan, “Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka engkau akan diselamatkan.” Anda mungkin heran mengetahui bahwa tidak sepatah kata pun tertulis dalam Alkitab yang mengharuskan kita percaya bahwa Tuhan telah mati bagi kita. Sebaliknya, kita harus percaya bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari kematian; sebab kita mungkin percaya bahwa Tuhan telah mati namun tidak percaya bahwa Ia telah bangkit dari kematian. Kalau Anda percaya bahwa Tuhan telah bangkit dari kematian, sudah dengan sendirinya Anda akan percaya akan kematian-Nya. Di dalam Dia, yang telah bangkit itu, kita diterima di hadapan Allah. Lagipula, sebagai Yang telah bangkit itu, Ia pun di dalam kita hidup bagi kita, suatu penghidupan yang dapat dibenarkan oleh Allah dan yang selalu diterima Allah. Maka Roma 4:25 mengatakan bahwa Ia dibangkitkan karena kebenaran kita. Kebenaran kita termasuk fakta bahwa Allah telah membangkitkan Kristus, menerima Dia, dan bahwa Allah telah dipuaskan dengan kematian penebusan-Nya.  (PH Lukas, berita 53, PH Yohanes, berita 36, W. Lee)

Ayat Hafalan: “Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran“ (Yoh.17:17)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: 2 Sam. 8—10

(43)