Eat n Drink 128 | Kasih Karunia dan Kebenaran Datang

Edisi 7 Mei 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Yoh. 1:1-18

1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

1:2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.

1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

1:4 Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.

1:5 Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. 

1:6 Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes;

1:7 ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya.

1:8 Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu.

1:9 Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia.

1:10 Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.

1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.

1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

1:13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.

1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

1:15 Yohanes memberi kesaksian tentang Dia dan berseru, katanya: “Inilah Dia, yang kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.”

1:16 Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia;

1:17 sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.

1:18 Tidak seorang pun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.

 

Kasih Karunia dan Kebenaran Datang 

Doa baca: “sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus” (Yoh. 1:17)

 

Prosedur Allah menyelamatkan manusia adalah terlebih dulu memberikan hukum Taurat, setelah itu baru mengutus Tuhan Yesus datang — karunia datang. Ketika dokter menyembuhkan penyakit orang, terlebih dulu ia membuat seseorang mengetahui dirinya mengidap penyakit apa, kemudian baru membuka resep untuknya. Allah memberikan hukum Taurat adalah supaya manusia mengenal bahwa dirinya adalah manusia berdosa; barulah Allah menyuruh kasih karunia datang — yaitu menyuruh Tuhan Yesus datang supaya manusia beroleh kesembuhan. Kalau ada orang dengan tegar tengkuk berkata, “Aku tidak sakit, aku tidak berdosa.” Tuhan Yesus akan berkata, “Aku datang bukan untuk memanggil orang benar” (orang yang menganggap diri sendiri benar). Artinya, Tuhan membiarkan mereka yang menganggap dirinya benar itu memelihara hukum Taurat, menjadi orang Farisi. Manusia harus menerima pertolongan yang pertama baru bisa mendapatkan pertolongan yang kedua. Kalau manusia tidak mau menerima kesaksian yang diberikan oleh hukum Taurat, kalau manusia tidak bisa mendapatkan pertolongan dari hukum Taurat, maka manusia juga tidak bisa mendapatkan pertolongan dari kasih karunia dan kebenaran. Tuhan Yesus menghendaki orang berdosa membawa keadaan asalnya datang kepada Tuhan, bersandar kepada-Nya. (Dua Belas Bakul (2), berita 1, W. Nee)

Ayat Hafalan: dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” (Yoh. 8:32)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: 2 Sam. 15—19:8a

(69)