Eat n Drink 135 | Makanan Yang Tidak Kamu Kenal

Edisi 14 Mei 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Yoh. 4:27-54

4:27 Pada waktu itu datanglah murid-murid-Nya dan mereka heran, bahwa Ia sedang bercakap-cakap dengan seorang perempuan. Tetapi tidak seorang pun yang berkata: “Apa yang Engkau kehendaki? Atau: Apa yang Engkau percakapkan dengan dia?”

4:28 Maka perempuan itu meninggalkan tempayannya di situ lalu pergi ke kota dan berkata kepada orang-orang yang di situ:

4:29 “Mari, lihat! Di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Kristus itu?”

4:30 Maka mereka pun pergi ke luar kota lalu datang kepada Yesus.

4:31 Sementara itu murid-murid-Nya mengajak Dia, katanya: “Rabi, makanlah.” 

4:32 Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: “Pada-Ku ada makanan yang tidak kamu kenal.”

4:33 Maka murid-murid itu berkata seorang kepada yang lain: “Adakah orang yang telah membawa sesuatu kepada-Nya untuk dimakan?”

4:34 Kata Yesus kepada mereka: “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

4:35 Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.

4:36 Sekarang juga penuai telah menerima upahnya dan ia mengumpulkan buah untuk hidup yang kekal, sehingga penabur dan penuai sama-sama bersukacita.

4:37 Sebab dalam hal ini benarlah peribahasa: Yang seorang menabur dan yang lain menuai.

4:38 Aku mengutus kamu untuk menuai apa yang tidak kamu usahakan; orang-orang lain berusaha dan kamu datang memetik hasil usaha mereka.”

4:39 Dan banyak orang Samaria dari kota itu telah menjadi percaya kepada-Nya karena perkataan perempuan itu, yang bersaksi: “Ia mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat.”

4:40 Ketika orang-orang Samaria itu sampai kepada Yesus, mereka meminta kepada-Nya, supaya Ia tinggal pada mereka; dan Ia pun tinggal di situ dua hari lamanya.

4:41 Dan lebih banyak lagi orang yang menjadi percaya karena perkataan-Nya,

4:42 dan mereka berkata kepada perempuan itu: “Kami percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang kaukatakan, sebab kami sendiri telah mendengar Dia dan kami tahu, bahwa Dialah benar-benar Juruselamat dunia.”

4:43 Dan setelah dua hari itu Yesus berangkat dari sana ke Galilea,

4:44 sebab Yesus sendiri telah bersaksi, bahwa seorang nabi tidak dihormati di negerinya sendiri.

4:45 Maka setelah Ia tiba di Galilea, orang-orang Galilea pun menyambut Dia, karena mereka telah melihat segala sesuatu yang dikerjakan-Nya di Yerusalem pada pesta itu, sebab mereka sendiri pun turut ke pesta itu.

4:46 Maka Yesus kembali lagi ke Kana di Galilea, di mana Ia membuat air menjadi anggur. Dan di Kapernaum ada seorang pegawai istana, anaknya sedang sakit.

4:47 Ketika ia mendengar, bahwa Yesus telah datang dari Yudea ke Galilea, pergilah ia kepada-Nya lalu meminta, supaya Ia datang dan menyembuhkan anaknya, sebab anaknya itu hampir mati.

4:48 Maka kata Yesus kepadanya: “Jika kamu tidak melihat tanda dan mujizat, kamu tidak percaya.”

4:49 Pegawai istana itu berkata kepada-Nya: “Tuhan, datanglah sebelum anakku mati.”

4:50 Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, anakmu hidup!” Orang itu percaya akan perkataan yang dikatakan Yesus kepadanya, lalu pergi.

4:51 Ketika ia masih di tengah jalan hamba-hambanya telah datang kepadanya dengan kabar, bahwa anaknya hidup.

4:52 Ia bertanya kepada mereka pukul berapa anak itu mulai sembuh. Jawab mereka: “Kemarin siang pukul satu demamnya hilang.”

4:53 Maka teringatlah ayah itu, bahwa pada saat itulah Yesus berkata kepadanya: “Anakmu hidup.” Lalu ia pun percaya, ia dan seluruh keluarganya.

4:54 Dan itulah tanda kedua yang dibuat Yesus ketika Ia pulang dari Yudea ke Galilea.

 

Makanan Yang Tidak Kamu Kenal 

Doa baca: Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: “Pada-Ku ada makanan yang tidak kamu kenal.”

 (Yoh. 4:32)

 

Juruselamat tahu di mana orang dosa berada, Ia tahu keadaan sebenarnya orang berdosa. Tuhan Yesus datang ke sumur, menyuruh murid-murid-Nya pergi, lalu duduk di pinggir sumur sambil menunggu kedatangan perempuan itu. Jika Anda menengok kembali akan pengalaman Anda beroleh selamat, Anda akan menyadari bahwa pada taraf tertentu prinsipnya sama. Bukan Anda yang menjumpai Juruselamat, melainkan Juruselamat yang datang menghampiri Anda.

Tatkala Tuhan Yesus sedang menantikan orang dosa datang, Ia merasa dahaga. Orang dosa haus, lalu datang menimba air untuk melepaskan dahaganya. Juruselamat lapar ditambah dahaga, lalu Ia menyuruh murid-murid-Nya pergi membeli makanan, supaya beroleh makanan sambil pula minta air minum kepada orang dosa, kedua-duanya dipuaskan tanpa makan atau minum. Alangkah menakjubkan ini! Orang dosa minum Juruselamat dan Juruselamat minum orang dosa, sehingga keduanya dipuaskan.

 Murid-murid-Nya sangat termenung, karena ketika mereka datang membawakan makanan dan mempersilakan Dia makan, Ia menjawab, “Pada-Ku ada makanan yang tidak kamu kenal” (4:32). Orang dosa itu dipuaskan oleh Air Hayat Juruselamat dan Juruselamat dipuaskan oleh karena telah memuaskan orang dosa seturut kehendak Allah. Melakukan kehendak Allah dan memuaskan orang dosa itulah makanan Juruselamat. Oh, Tuhan Sang Juruselamat ini sedang haus terhadap Anda dan saya! Pada suatu hari saat Ia memperoleh kita niscayalah Ia akan puas. (PH Yohanes, berita 11, W. Lee)

 

Ayat Hafalan: dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah,” (Ef.6:17)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama:  1 Raj. 4:20—6

(48)