Eat n Drink 147 | MENEMUKAN PADANG RUMPUT

Edisi 26 Mei 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Yoh. 10:1-21

10:1 “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok;

10:2 tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba.

10:3 Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.

10:4 Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.

10:5 Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal.”

10:6 Itulah yang dikatakan Yesus dalam perumpamaan kepada mereka, tetapi mereka tidak mengerti apa maksudnya Ia berkata demikian kepada mereka.

10:7 Maka kata Yesus sekali lagi: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu.

10:8 Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka.

10:9 Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.

10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

10:11 Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;

10:12 sedangkan seorang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik domba-domba itu sendiri, ketika melihat serigala datang, meninggalkan domba-domba itu lalu lari, sehingga serigala itu menerkam dan mencerai-beraikan domba-domba itu.

10:13 Ia lari karena ia seorang upahan dan tidak memperhatikan domba-domba itu.

10:14 Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku

10:15 sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku.

10:16 Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.

10:17 Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali.

10:18 Tidak seorang pun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku.”

10:19 Maka timbullah pula pertentangan di antara orang-orang Yahudi karena perkataan itu. Banyak di antara mereka berkata:

10:20 “Ia kerasukan setan dan gila; mengapa kamu mendengarkan Dia?”

10:21 Yang lain berkata: “Itu bukan perkataan orang yang kerasukan setan; dapatkah setan memelekkan mata orang-orang buta?”

 

MENEMUKAN PADANG RUMPUT

Doa baca: Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.” (Yoh. 10:9)

 

Domba adalah umat pilihan Allah. Dalam kekekalan yang lampau (azali), dengan pandangan pertama-Nya, Allah telah memilih umat pilihan-Nya. Sebelum Kristus datang, Allah menyerahkan umat pilihan-Nya ke dalam asuhan hukum Taurat. Sesudah Kristus datang, Dia menginginkan semua umat-Nya keluar dari asuhan hukum Taurat. Orang buta yang diusir dari tempat ibadah orang Yahudi adalah salah satu dari umat pilihan Allah. Dulu dia berada di bawah asuhan hukum Taurat, kemudian dia telah ditarik keluar dari situ dan dibawa kepada Tuhan sendiri.

Di luar kandang adalah padang rumput yang hijau. Padang rumput di sini melambangkan Kristus sebagai tempat jamuan bagi domba. Bila padang rumput tidak tersedia pada musim dingin atau pada malam hari, domba harus dikurung dalam kandang. Jika padang rumput siap, tidak perlu lagi bagi domba untuk tetap tinggal di dalam kandang. Sebelum Kristus datang, hukum Taurat adalah sebuah penjaga untuk sementara waktu. Sekarang, semenjak Kristus datang, semua umat pilihan Allah harus keluar dari hukum Taurat dan datang kepada-Nya untuk menikmati Dia sebagai padang rumput mereka (Gal. 3:23-25; 4:3-5). Sekarang adalah musim semi, waktu yang tepat bagi domba-domba untuk keluar dan pergi ke padang rumput dan dikenyangkan.

Petrus, Yakobus dan Yohanes, dulunya berada di dalam “kandang”, tetapi mereka telah keluar dari situ dan dikenyangkan dengan Kristus sebagai padang rumput. Dahulu dalam kandang agama yang usang, mereka menderita kelaparan. Tidak ada pintu di sana, yang berarti tidak ada kebebasan, dan tidak ada padang rumput, yang berarti tidak ada makanan. Suatu hari, mereka berjumpa dengan Kristus. Seorang yang hidup, Gembala, dan Dia berkata, “Mari ikutlah Aku,” Mereka mengikuti-Nya keluar dari kandang dan masuk ke padangrumput. (PH Yohanes, berita 22, W. Lee)

 

Ayat Hafalan: Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya.” (Yoh. 10:11)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama:  2 Raj. 1—2:18

(43)