Eat n Drink 148 | AMAN DALAM TANGAN TUHAN

Edisi 27 Mei 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Yoh. 10:22-42

10:22 Tidak lama kemudian tibalah hari raya Pentahbisan Bait Allah di Yerusalem; ketika itu musim dingin.

10:23 Dan Yesus berjalan-jalan di Bait Allah, di serambi Salomo.

10:24 Maka orang-orang Yahudi mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya: “Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami.”

10:25 Yesus menjawab mereka: “Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku,

10:26 tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku. 

10:27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,

10:28 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.

10:29 Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapa pun, dan seorang pun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.

10:30 Aku dan Bapa adalah satu.”

10:31 Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus.

10:32 Kata Yesus kepada mereka: “Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?”

10:33 Jawab orang-orang Yahudi itu: “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah.”

10:34 Kata Yesus kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah?

10:35 Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah — sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan –,

10:36 masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah?

10:37 Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku,

10:38 tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa.”

10:39 Sekali lagi mereka mencoba menangkap Dia, tetapi Ia luput dari tangan mereka.

10:40 Kemudian Yesus pergi lagi ke seberang Yordan, ke tempat Yohanes membaptis dahulu, lalu Ia tinggal di situ.

10:41 Dan banyak orang datang kepada-Nya dan berkata: “Yohanes memang tidak membuat satu tanda pun, tetapi semua yang pernah dikatakan Yohanes tentang orang ini adalah benar.”

10:42 Dan banyak orang di situ percaya kepada-Nya.

 

AMAN DALAM TANGAN TUHAN 

Doa-baca:dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.” (Yoh. 10:28)

 

Kristus adalah gembala yang memanggil umat-Nya keluar dari kandang. Dia berjalan di depan domba-domba-Nya mengikuti Dia. Sebagai gembala, Dia membawa domba-domba itu keluar dari kandang melalui diri-Nya sendiri sebagai pintu dan kepada diri-Nya sebagaipadang rumput. Dalam Yohanes 10:28-29 Tuhan berkata, “Dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku lebih besar daripada siapa pun, dan seorang pun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.” Hayat (hidup) yang kekal adalah untuk kehidupan umat yang percaya. Baik tangan Putra sebagai tangan kekuasaan dan tangan Bapa sebagai tangan kasih adalah untuk perlindungan bagi kaum percaya. Hayat yang kekal tidak pernah habis, dan tangan Putra dan Bapa tidak pernah gagal. Kita selamanya dilindungi dan pasti tidak akan binasa.  

Apakah kita mempercayai perlindungan yang kekal? Ya! Selama kita memiliki hayat kekal, kita mempunyai perlindungan yang kekal. Kita memiliki polis asuransi yang sejati di dalam roh kita. Bukan saja kita mempunyai hayat yang kekal, kita pun mempunyai dua buah tangan – tangan kuasa Putra dan tangan kasih Bapa. Kedua tangan ini memeluk kita, dan setan tak dapat merebut kita. Kita selamanya dilindungi oleh hayat ilahi, dan oleh kedua tangan ilahi.

Puji Tuhan! Tangan-tangan ini selalu siap sedia, dan tidak seorang pun dapat menculik kita, sehingga kita tidak akan dapat binasa. Kita memiliki kehidupan yang ilahi dan perlindungan yang mahakuasa. Jadi kita, domba-domba, selamanya dilindungi. Jangan berdebat secara doktrin mengenai perlindungan yang kekal. Nikmatilah fakta ilahi itu. (PH Yohanes, berita 22, W. Lee)

 

Ayat Hafalan: Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya.” (Yoh. 10:11)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama:  2 Raj. 2:19—4:17

(49)