Eat n Drink 15 (Penyelamat yang Berbelas Kasihan)

Pembacaan Ayat Alkitab: Mat. 12:1-21

12:1 Pada waktu itu, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum. Karena lapar, murid-murid-Nya memetik bulir gandum dan memakannya.

12:2 Melihat itu, berkatalah orang-orang Farisi kepada-Nya: “Lihatlah, murid-murid-Mu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat.”

12:3 Tetapi jawab Yesus kepada mereka: “Tidakkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya lapar,

12:4 bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah dan bagaimana mereka makan roti sajian yang tidak boleh dimakan, baik olehnya maupun oleh mereka yang mengikutinya, kecuali oleh imam-imam?

12:5 Atau tidakkah kamu baca dalam kitab Taurat, bahwa pada hari-hari Sabat, imam-imam melanggar hukum Sabat di dalam Bait Allah, namun tidak bersalah? 

12:6 Aku berkata kepadamu: Di sini ada yang melebihi Bait Allah.

12:7 Jika memang kamu mengerti maksud firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum orang yang tidak bersalah.

12:8 Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.”

12:9 Setelah pergi dari sana, Yesus masuk ke rumah ibadat mereka.

12:10 Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya. Mereka bertanya kepada-Nya: “Bolehkah menyembuhkan orang pada hari Sabat?” Maksud mereka ialah supaya dapat mempersalahkan Dia.

12:11 Tetapi Yesus berkata kepada mereka: “Jika seorang dari antara kamu mempunyai seekor domba dan domba itu terjatuh ke dalam lobang pada hari Sabat, tidakkah ia akan menangkapnya dan mengeluarkannya?

12:12 Bukankah manusia jauh lebih berharga dari pada domba? Karena itu boleh berbuat baik pada hari Sabat.”

12:13 Lalu kata Yesus kepada orang itu: “Ulurkanlah tanganmu!” Dan ia mengulurkannya, maka pulihlah tangannya itu, dan menjadi sehat seperti tangannya yang lain.

12:14 Lalu keluarlah orang-orang Farisi itu dan bersekongkol untuk membunuh Dia.

12:15a Tetapi Yesus mengetahui maksud mereka lalu menyingkir dari sana.

12:15b Banyak orang mengikuti Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya.

12:16 Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia,

12:17 supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya:

12:18 “Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa.

12:19 Ia tidak akan berbantah dan tidak akan berteriak dan orang tidak akan mendengar suara-Nya di jalan-jalan.

12:20 Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan hukum itu menang.

12:21 Dan pada-Nyalah bangsa-bangsa akan berharap.”

 

Penyelamat yang Berbelas Kasihan

Doa baca:Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan hukum itu menang.” (Mat. 12:20)

 

Karena penolakan oleh kaum agamawan Yahudi, Raja surgawi dengan keselamatan-Nya berpaling kepada bangsa-bangsa lain. Kini bangsa-bangsa lain berharap dalam nama-Nya, percaya kepada-Nya, dan menerima Dia sebagai Penyelamat rajani mereka.

Sebagian umat Tuhan seperti buluh yang terkulai, yang tidak dapat mengeluarkan suara musik; yang lain seperti sumbu yang berasap, yang tidak dapat menghasilkan terang yang memancar. Namun Tuhan tidak akan memutuskan buluh yang terkulai atau memadamkan sumbu yang berasap. Meskipun Tuhan ditolak, Dia masih penuh belas kasihan. Bahkan mereka yang telah menjadi buluh yang terkulai tidak akan Dia patahkan; mereka yang telah menjadi sumbu yang berasap tidak akan Dia padamkan. Sebaliknya Dia masih membukakan pintu anugerah kepada mereka semua.

Di antara para pengikut-Nya dan kaum beriman-Nya pada hari ini, banyak yang telah menjadi buluh yang patah terkulai yang tidak mampu lagi mengeluarkan suara musik. Lazimnya, buluh-buluh yang terkulai akan dipatahkan dan dibuang. Di samping itu, banyak orang beriman-Nya tidak lagi menyala seperti lampu terang. Seharusnya Dia memadamkan mereka semua dan melempar mereka. Tetapi Dia tidak berbuat demikian. Tidak peduli berapa banyak tentangan, aniaya, dan serangan, Raja surgawi ini selalu penuh dengan belas kasihan. Dia adalah Penyelamat rajani yang berbelas kasihan. Boleh jadi Anda menolak Dia hari ini, tetapi Dia akan tetap berbelas kasihan kepada Anda. Esok hari jika Anda berkata, “Tuhan Yesus, aku bertobat.” Dia dengan rahmat akan memperlakukan Anda. Sungguh Dia Penyelamat yang berbelas kasihan! (PH Matius, Berita 32, W. Lee)

 

Ayat Hafalan: “Tetapi dalam semuanya itu kita lebih daripada orang-orang yang menang, melalui Dia yang telah mengasihi kita.” (Rm. 8:37)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: Kej. 32:22—34:31

 

(79)