Eat n Drink 152 | Percaya kepada Tuhan

Edisi 31 Mei 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Yoh. 12:36b-50

12:36b Sesudah berkata demikian, Yesus pergi bersembunyi dari antara mereka.

12:37 Dan meskipun Yesus mengadakan begitu banyak mujizat di depan mata mereka, namun mereka tidak percaya kepada-Nya,

12:38 supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: “Tuhan, siapakah yang percaya kepada pemberitaan kami? Dan kepada siapakah tangan kekuasaan Tuhan dinyatakan?”

12:39 Karena itu mereka tidak dapat percaya, sebab Yesaya telah berkata juga:

12:40 “Ia telah membutakan mata dan mendegilkan hati mereka, supaya mereka jangan melihat dengan mata, dan menanggap dengan hati, lalu berbalik, sehingga Aku menyembuhkan mereka.”

12:41 Hal ini dikatakan oleh Yesaya, karena ia telah melihat kemuliaan-Nya dan telah berkata-kata tentang Dia.

12:42 Namun banyak juga di antara pemimpin yang percaya kepada-Nya, tetapi oleh karena orang-orang Farisi mereka tidak mengakuinya berterus terang, supaya mereka jangan dikucilkan.

12:43 Sebab mereka lebih suka akan kehormatan manusia dari pada kehormatan Allah.

12:44 Tetapi Yesus berseru kata-Nya: “Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku;

12:45 dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku.

12:46 Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan.

12:47 Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya.

12:48 Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.

12:49 Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan.

12:50 Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku.

 

Percaya kepada Tuhan

Doa-baca: “Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan.” (Yoh. 12:46)

 

Dalam penanggulangan-Nya terhadap agamawan Yahudi, Tuhan Yesus menyatakan bahwa mereka buta (Mat. 15:14; 23:16-17, 19, 24, 26). Dalam Yohanes 12:46 Tuhan Yesus berkata, “Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan finggal di dalam kegelapan.” Tuhan memberi tahu orang-orang bahwa tanpa Dia mereka akan tinggal di dalam kegelapan. Juga dalam Yohanes 8:12 Ia mengumumkan, “Akulah terang dunia,- siapa saja yang mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang kehidupan.” Perkataan Tuhan di sini menunjukkan bahwa siapa yang tidak menerima Dia sebagai hayat tidak akan mempunyai terang, tetapi akan berjalan dalam kegelapan.

Anda dapat melihat bahwa yang mengutus Dia tergantung pada diri-Nya. Percaya kepada-Nya berarti percaya kepada Dia yang telah mengutus-Nya. Melihat Dia berarti melihat Dia yang telah mengutus-Nya. Terang juga tergantung pada diri-Nya. Berada dalam terang adalah percaya kepada-Nya. Segala sesuatu tergantung pada diri-Nya. 

Dalam pasal 14, Tuhan berkata, “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.” Ia menginginkan kita percaya kepada-Nya seperti halnya kita percaya kepada Allah. Percaya kepada-Nya adalah satu perkara yang selalu dituntut-Nya. (PH Kolose, berita 5, W. Lee, Kristen dan Kekristenan, bab 1, W. Nee)

 

Ayat Hafalan: “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.“ (Yoh.1:1)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama:  2 Raj. 11—12

(58)