Eat n Drink 168 | Kesaksian Petrus

Edisi 17 Juni 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Kis. 4:1-12

4:1 Ketika Petrus dan Yohanes sedang berbicara kepada orang banyak, imam-imam dan kepala pengawal Bait Allah serta orang-orang Saduki mendatangi mereka.

4:2 Orang-orang itu sangat marah karena mereka mengajar orang banyak dan memberitakan bahwa dalam Yesus ada kebangkitan dari antara orang mati.

4:3 Mereka ditangkap dan dimasukkan ke dalam tahanan sampai keesokan harinya, karena hari telah malam.

4:4 Tetapi di antara orang yang mendengar ajaran itu banyak yang menjadi percaya, sehingga jumlah mereka menjadi kira-kira lima ribu orang laki-laki.

4:5 Keesokan harinya pemimpin-pemimpin Yahudi serta tua-tua dan ahli-ahli Taurat mengadakan sidang di Yerusalem 

4:6 dengan Imam Besar Hanas dan Kayafas, Yohanes dan Aleksander dan semua orang lain yang termasuk keturunan Imam Besar.

4:7 Lalu Petrus dan Yohanes dihadapkan kepada sidang itu dan mulai diperiksa dengan pertanyaan ini, “Dengan kuasa mana atau dalam nama siapa kamu melakukan hal itu?”

4:8 Lalu Petrus, yang penuh dengan Roh Kudus, menjawab mereka, “Hai pemimpin-pemimpin umat dan tua-tua,

4:9 jika kami sekarang harus diperiksa karena suatu perbuatan baik kepada seorang sakit dan harus menerangkan dengan kuasa mana orang itu disembuhkan,

4:10 maka ketahuilah oleh kamu sekalian dan oleh seluruh umat Israel bahwa dalam nama Yesus Kristus, orang Nazaret, yang telah kamu salibkan, tetapi yang telah dibangkitkan Allah dari antara orang mati — bahwa oleh karena Yesus itulah orang ini berdiri dalam keadaan sehat sekarang di depan kamu.

4:11 Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan — yaitu kamu sendiri — namun Ia telah menjadi batu penjuru.

4:12 Tidak ada keselamatan di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”

 

Kesaksian Petrus 

Doa baca: “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” (Kis, 4:12)

 

Dalam 4:8-12 terdapat kesaksian Petrus. Dalam ayat 8 Petrus dipenuhi dengan Roh Kudus secara luaran dan secara ekonomikal. Kemudian Petrus memberi tahu mereka bahwa orang lumpuh itu disembuhkan “dalam nama Yesus Kristus, orang Nazaret.” Kata “orang Nazaret” menunjukkan Dia yang dihina oleh para pemimpin Yahudi. Dalam ayat 10 “kamu” adalah untuk mempertegas. Di sini Petrus menekankan fakta bahwa mereka telah menyalibkan Tuhan Yesus, tetapi Allah membangkitkan Dia dari antara orang mati.  

Perkataan Petrus dalam ayat 11 menyingkapkan penolakan pemimpin-pemimpin Yahudi terhadap Yesus dan penghormatan Allah terhadap-Nya bagi pembangunan tempat kediaman Allah di tengah-tengah umat-Nya di bumi. Oleh perkataan ini Petrus belajar mengenal Tuhan sebagai batu berharga yang dihormati Allah. Petrus mengutip perkataan ini, menunjukkan bahwa dia memberitakan Kristus bukan hanya sebagai Juruselamat bagi keselamatan orang dosa, tetapi juga sebagai batu bagi pembangunan Allah. Kristus yang sedemikian ini adalah satu-satunya keselamatan bagi orang dosa, dan di dalam nama-Nya yang unik di bawah kolong langit ini, yaitu nama yang diremehkan dan ditolak pemimpin-pemimpin Yahudi tetapi dihormati dan ditinggikan Allah (Flp. 2:9-10), orang dosa pasti diselamatkan (Kis. 4:12), bukan hanya terlepas dari dosa (Mat. 1:21), tetapi juga diselamatkan untuk berbagian dalam pembangunan Allah (1 Ptr. 2:5).

Dalam ayat 11 bahasa Yunani yang diterjemahkan “dibuang” menyiratkan meremehkan, menganggapnya bukan apa-apa. Batu yang ditolak diremehkan oleh tukang-tukang bangunan itu, telah menjadi batu penjuru. Kristus bukan hanya batu dasar (pondasi) (Yes. 28:16) dan batu utama (Za. 4:7), juga batu penjuru. (PH Kisah Para Rasul, berita 15, W. Lee)

 

Ayat Hafalan: Karena itu, harus­lah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di surga sempurna.” (Mat. 5:48)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama:  1 Taw. 22—24

(51)