Eat n Drink 170 | Anugerah Hayat

Edisi 19 Juni 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Kis. 4:32 – 5:11

4:32 Kumpulan orang yang telah percaya itu sehati dan sejiwa, dan tidak seorang pun berkata bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri, tetapi segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama.

4:33 Dengan kuasa yang besar rasul-rasul memberi kesaksian tentang kebangkitan Tuhan Yesus dan mereka semua hidup dalam anugerah yang melimpah-limpah.

4:34 Sebab tidak ada seorang pun yang berkekurangan di antara mereka; karena semua orang yang mempunyai tanah atau rumah, menjual kepunyaannya itu, dan hasil penjualan itu mereka bawa

4:35 dan mereka letakkan di depan kaki rasul-rasul; lalu dibagi-bagikan kepada setiap orang sesuai dengan keperluannya.

4:36 Demikian pula dengan Yusuf, yang oleh rasul-rasul disebut Barnabas, artinya anak penghiburan, seorang Lewi kelahiran Siprus. 

4:37 Ia menjual ladang, miliknya, lalu membawa uangnya itu dan meletakkannya di depan kaki rasul-rasul.

5:1 Ada seorang laki-laki bernama Ananias. Ia bersama istrinya Safira menjual sebidang tanah miliknya.

5:2 Dengan setahu istrinya ia menahan sebagian dari hasil penjualan itu dan sebagian lagi dibawa dan diletakkannya di depan kaki rasul-rasul.

5:3 Tetapi Petrus berkata, “Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu?

5:4 Selama tanah itu tidak dijual, bukankah itu tetap kepunyaanmu, dan setelah dijual, bukankah hasilnya itu tetap dalam kuasamu? Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah.”

5:5 Ketika mendengar perkataan itu rebahlah Ananias dan meninggal dunia. Semua orang yang mendengar hal itu sangatlah ketakutan.

5:6 Lalu datanglah beberapa orang muda; mereka mengafani mayat itu, mengusungnya ke luar dan pergi menguburnya.

5:7 Kira-kira tiga jam kemudian masuklah istri Ananias, tetapi ia tidak tahu apa yang telah terjadi.

5:8 Kata Petrus kepadanya, “Katakanlah kepadaku, dengan harga sekiankah tanah itu kamu jual?” Jawab perempuan itu, “Betul sekian.”

5:9 Kata Petrus, “Mengapa kamu berdua bersepakat untuk mencobai Roh Tuhan? Lihatlah, orang-orang yang baru mengubur suamimu berdiri di depan pintu dan mereka akan mengusung engkau juga ke luar.”

5:10 Lalu rebahlah perempuan itu seketika itu juga di depan kaki Petrus dan putuslah nyawanya. Ketika orang-orang muda itu masuk, mereka mendapati dia sudah meninggal, lalu mereka mengusungnya ke luar dan menguburnya di samping suaminya.

5:11 Seluruh jemaat dan semua orang yang mendengar hal itu menjadi sangat ketakutan.

 

Anugerah Hayat 

Doa baca:Dengan kuasa yang besar rasul-rasul memberi kesaksian tentang kebangkitan Tuhan Yesus dan mereka semua hidup dalam anugerah yang melimpah-limpah.” (Kis. 4:33)

 

Istilah anugerah selalu dicantumkan oleh Paulus dalam pembukaan maupun penutupan surat-surat Kirimannya. Namun berdasarkan perkataan Paulus dalam Filipi 3:8, setiap benda selain Kristus adalah sampah. Anugerah yang disebut dalam Alkitab tidak hanya mengacu kepada berkat-berkat jasmani. Dalam Perjanjian Baru banyak ayat yang mengatakan dengan jelas bahwa anugerah adalah Allah yang telah melalui proses menjadi suplai hayat untuk kenikmatan kita.  

Dikatakan secara ketat, anugerah adalah satu istilah dalam Perjanjian Baru. Istilah ini dalam Perjanjian Lama mengandung arti hadiah kesayangan. Yohanes 1:17 mengatakan bahwa anugerah datang oleh Yesus Kristus. Ketika firman menjadi daging dan mendirikan kemah di antara kita, anugerah pun turut datang. Ini berarti anugerah datang bersama dengan Allah yaitu firman menjadi daging. Sebelum Kristus berinkarnasi, anugerah itu belum datang. Anugerah datang melalui firman yang menjadi daging.  

Dalam Kisah Para Rasul ada banyak ayat yang mengatakan anugerah. Kisah Para Rasul 4:33 mengatakan, “Dengan kuasa yang besar rasul-rasul memberi kesaksian tentang kebangkitan Tuhan Yesus dan mereka semua hidup dalam anugerah yang melimpah-limpah.”Ayat ini menunjukkan bahwa kuasa yang besar dalam kebangkitan itu adalah anugerah yang melimpah-limpah. Kristus di dalam kebangkitan itulah anugerah. Anugerah yang dimaksud di sini bukanlah rumah yang bagus, profesi atau mobil mewah, melainkan Allah yang dialami, diterima, dan dinikmati oleh kaum beriman. Kisah Para Rasul 11:33 mengatakan pula bahwa Barnabas di Antiokhia melihat anugerah Allah. Sudah tentu dia bukan melihat berkat-berkat jasmani, melainkan melihat betapa kaum beriman di Antiokhia di dalam Kristus mengalami Allah sebagai suplai hayat untuk kenikmatan mereka. (Tumpuan Keesaan yang Sejati, Bab 7, W. Lee)

 

Ayat Hafalan 1:Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari yang jahat. [Karena Engkaulah yang punya Keraja­an dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.]” (Mat. 6:13)

Ayat Hafalan 2: Karena itu, harus­lah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di surga sempurna.” (Mat. 5:48)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama:  1 Taw. 27

(69)