Eat n Drink 179 | Pertolongan dan Penghiburan Roh Kudus

Edisi 28 Juni 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Kis. 9:31-43

9:31 Selama beberapa waktu jemaat di seluruh Yudea, Galilea dan Samaria berada dalam keadaan damai. Jemaat itu dibangun dan hidup dalam takut akan Tuhan dan jumlahnya bertambah besar oleh pertolongan Roh Kudus.

9:32 Pada waktu itu Petrus berjalan keliling, mengadakan kunjungan ke mana-mana. Ia singgah juga kepada orang-orang kudus yang tinggal di Lida.

9:33 Di situ didapatinya seorang bernama Eneas, yang telah delapan tahun terbaring di tempat tidur karena lumpuh.

9:34 Kata Petrus kepadanya, “Eneas, Yesus Kristus menyembuhkan engkau; bangkitlah dan bereskanlah tempat tidurmu!” Seketika itu juga bangkitlah orang itu.

9:35 Semua penduduk Lida dan Saron melihat dia, lalu mereka berbalik kepada Tuhan. 

9:36 Di Yope ada seorang murid perempuan bernama Tabita — dalam bahasa Yunani Dorkas. Perempuan itu banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah.

9:37 Tetapi pada waktu itu ia sakit lalu meninggal. Setelah dimandikan, mayatnya dibaringkan di ruang atas.

9:38 Karena Lida dekat dengan Yope, murid-murid yang mendengar bahwa Petrus ada di Lida, menyuruh dua orang kepadanya dengan permintaan, “Segeralah datang ke tempat kami.”

9:39 Lalu berkemaslah Petrus dan berangkat bersama-sama dengan mereka. Setibanya di sana, ia dibawa ke ruang atas. Semua janda datang berdiri dekatnya dan sambil menangis mereka menunjukkan kepadanya semua baju dan pakaian yang dibuat Dorkas waktu ia masih bersama mereka.

9:40 Tetapi Petrus menyuruh mereka semua keluar, lalu ia berlutut dan berdoa. Kemudian ia berpaling ke mayat itu dan berkata, “Tabita, bangkitlah!” Lalu Tabita membuka matanya dan ketika melihat Petrus, ia bangun lalu duduk.

9:41 Petrus memegang tangannya dan membantu dia berdiri. Kemudian ia memanggil orang-orang kudus beserta janda-janda, lalu menunjukkan kepada mereka bahwa perempuan itu hidup.

9:42 Peristiwa itu tersebar di seluruh Yope dan banyak orang menjadi percaya kepada Tuhan.

9:43 Kemudian Petrus tinggal cukup lama di Yope, di rumah seorang yang bernama Simon, seorang penyamak kulit.

 

Pertolongan dan Penghiburan Roh Kudus 

Doa-baca: “Selama beberapa waktu jemaat di seluruh Yudea, Galilea dan Samaria berada dalam keadaan damai. Jemaat itu dibangun dan hidup dalam takut akan Tuhan dan jumlahnya bertambah besar oleh pertolongan Roh Kudus.” (Kis. 9:31)

 

Ayat ini membicarakan tentang Yudea, Galilea, dan Samaria, ketiganya adalah propinsi di Kekaisaran Romawi. Gereja berada dalam keadaan damai secara batini meskipun ada penganiayaan yang di luar. Meskipun ada penganiayaan, gereja tidak takut kepada manusia, tetapi takut kepada Tuhan, takut kalau-kalau gereja bersalah kepada Tuhan karena terpukul atau tertakluk oleh penganiayaan; juga takut kalau-kalau gereja berdosa kepada Tuhan dalam perkara yang lain. 

Menurut 9:31, gereja juga hidup dalam penghiburan Roh Kudus. Ini menunjukkan bahwa gereja sedang menderita kesusahan karena penganiayaan, tetapi dalam keadaan itu gereja tetap hidup dalam takut akan Tuhan dan menikmati penghiburan Roh Kudus. 

Orang-orang Yahudi menganggap Yudea sebagai propinsi yang paling baik. Karena itu, orang-orang Yahudi di Yerusalem menghina Galilea dan menolak Samaria. Tetapi dalam 9:31 kita melihat bahwa gereja-gereja di tiga propinsi ini dianggap satu gereja. Ayat ini membicarakan tentang “jemaat di seluruh Yudea, Galilea, dan Samaria.” Saya percaya bahwa Roh itu memberikan ilham kepada Lukas untuk menuliskan dengan cara khusus ini untuk menunjukkan, bahwa tidak peduli betapa Galilea itu sangat diremehkan dan tidak peduli betapa Samaria ditolak oleh orang-orang Yahudi di Yerusalem, gereja-gereja yang dibangun di daerah itu semuanya harus dianggap sebagai satu gereja. (Pelajaran Hayat Kisah Para Rasul, Berita 28, W. Lee)

 

Ayat Hafalan: “Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.” (Yoh. 17:17) 

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama:  2 Taw. 22:10—24:27a

(54)