Eat n Drink 182 | Karunia Pertobatan pada Bangsa Lain

Edisi 1 Juni 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Kis. 11:1-18

11:1 Rasul-rasul dan saudara-saudara seiman di Yudea mendengar bahwa bangsa-bangsa lain juga menerima firman Allah.

11:2 Ketika Petrus tiba di Yerusalem, orang-orang dari golongan yang bersunat berselisih pendapat dengan dia.

11:3 Kata mereka, “Engkau telah masuk ke rumah orang-orang yang tidak bersunat dan makan bersama-sama dengan mereka.”

11:4 Tetapi Petrus menjelaskan segala sesuatu satu per satu, katanya,

11:5 “Aku sedang berdoa di kota Yope, tiba-tiba rohku diliputi kuasa ilahi dan aku melihat suatu penglihatan: Sesuatu seperti kain lebar yang bergantung pada keempat sudutnya diturunkan dari langit sampai di depanku. 

11:6 Aku menatapnya dan di dalamnya aku lihat segala jenis binatang berkaki empat dan binatang liar dan binatang melata dan burung-burung.

11:7 Lalu aku mendengar suara yang berkata kepadaku: Bangunlah, Petrus, sembelihlah dan makanlah!

11:8 Tetapi aku berkata: Tidak, Tuhan sebab belum pernah sesuatu yang haram dan najis masuk ke dalam mulutku.

11:9 Akan tetapi untuk kedua kalinya suara dari surga berkata kepadaku: Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram!

11:10 Hal itu terjadi sampai tiga kali, lalu semuanya ditarik kembali ke langit.

11:11 Seketika itu juga tiga orang berdiri di depan rumah, di mana kami menumpang; mereka diutus dari Kaisarea kepadaku.

11:12 Lalu kata Roh kepadaku, ‘Pergilah bersama mereka tanpa membeda-bedakan!’ Keenam saudara ini pun menyertai aku. Kami masuk ke dalam rumah orang itu,

11:13 dan ia menceritakan kepada kami, bagaimana ia melihat seorang malaikat berdiri di dalam rumahnya dan berkata kepadanya: Suruhlah orang ke Yope untuk menjemput Simon yang disebut Petrus.

11:14 Ia akan menyampaikan suatu berita kepada kamu, yang olehnya kamu dan seisi rumahmu akan diselamatkan.

11:15 Ketika aku mulai berbicara, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, sama seperti ke atas kita dahulu.

11:16 Lalu teringatlah aku akan perkataan Tuhan: Yohanes membaptis dengan air, tetapi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.

11:17 Jadi, jika Allah memberikan karunia yang sama kepada mereka seperti kepada kita pada waktu kita percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, bagaimana mungkin aku mencegah Dia?”

11:18 Ketika mereka mendengar hal itu, mereka menjadi tenang, lalu memuliakan Allah, katanya, “Jadi, kepada bangsa-bangsa lain juga Allah mengaruniakan pertobatan yang memimpin kepada hidup.”

 

Karunia Pertobatan pada Bangsa Lain 

Doa-baca: “Ketika mereka mendengar hal itu, mereka menjadi tenang, lalu memuliakan Allah, katanya: ‘Jadi kepada bangsa-bangsa lain juga Allah mengaruniakan pertobatan yang memimpin kepada hidup.’” (Kis. 11:18)

 

Ketika Petrus tiba di Yerusalem, “orang-orang dari golongan yang bersunat berselisih pendapat dengan dia” (11:2-3). Kaum saleh di Yerusalem mendengar tentang apa yang telah terjadi di Kaisarea, tentang apa yang telah Petrus lakukan di rumah Kornelius. Orang-orang dari golongan yang bersunat itu menanyai Petrus tentang hal ini.

Dalam Kisah Para Rasul 11:18, kata “jadi” tidaklah positif, karena perkataan ini bukan menunjukkan kerelaan. Orang-orang dari golongan yang bersunat itu heran bahwa Allah mengaruniakan pertobatan yang memimpin kepada hidup kepada bangsa kafir. Rasa heran dan kekurang-relaan mereka untuk menerima fakta ini ditunjukkan oleh kata “jadi”. 

Sebenarnya, orang-orang dari golongan yang bersunat itu tidak perlu heran bahwa Allah mengaruniakan pertobatan yang memimpin kepada hidup kepada bangsa kafir. Dalam 1:8 Tuhan Yesus telah memberi tahu murid-murid bahwa mereka akan menjadi saksi-saksi-Nya di Yerusalem, Yudea, Samaria, dan bahkan sampai ke ujung bumi, termasuk semua bangsa kafir. Itu adalah perintah Tuhan, tetapi murid-murid tidak menyadarinya, dan mereka tidak menerimanya. Setelah kesaksian yang tegas diberikan mengenai pergerakan Tuhan di antara bangsa kafir, orang-orang dari golongan yang bersunat itu hanya dapat berkata, “Jadi, kepada bangsa-bangsa lain juga Allah mengaruniakan pertobatan yang memimpin kepada hidup.” (Pelajaran Hayat Kisah Para Rasul, Berita 32, W. Lee.)

 

Ayat Hafalan: “Dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” (Yoh. 8:32) 

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama:  2 Taw. 28:27b—31:1

(68)