Eat n Drink 184 | Jemaat dengan Tekun Mendoakan

 Edisi 3 Juli 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Kis. 12:1-24

12:1 Kira-kira pada waktu itu Raja Herodes mulai bertindak keras terhadap beberapa orang dari jemaat.

12:2 Ia menyuruh membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang.

12:3 Ketika ia melihat bahwa hal itu menyenangkan hati orang Yahudi, ia selanjutnya menyuruh menahan Petrus juga. Waktu itu hari raya Roti Tidak Beragi.

12:4 Setelah Petrus ditangkap, Herodes menyuruh memenjarakannya di bawah penjagaan empat regu, masing-masing terdiri dari empat prajurit. Maksudnya ialah, supaya sehabis Paskah ia menghadapkannya ke depan orang banyak.

12:5 Demikianlah Petrus ditahan di dalam penjara. Tetapi jemaat dengan tekun mendoakannya kepada Allah. 

12:6 Pada malam sebelum Herodes hendak menghadapkannya kepada orang banyak, Petrus tidur di antara dua orang prajurit, terbelenggu dengan dua rantai, sedangkan di depan pintu, para pengawal sedang menjaga penjara itu.

12:7 Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan dekat Petrus dan cahaya bersinar dalam kamar penjara itu. Malaikat itu menepuk Petrus untuk membangunkannya, katanya, “Bangunlah segera!” Lalu gugurlah rantai itu dari tangan Petrus.

12:8 Kemudian kata malaikat itu kepadanya, “Ikatlah pinggangmu dan kenakanlah sepatumu!” Ia pun berbuat demikian. Setelah itu, malaikat itu berkata kepadanya, “Kenakanlah jubahmu dan ikutlah aku!”

12:9 Lalu ia mengikuti malaikat itu ke luar dan ia tidak tahu bahwa apa yang dilakukan malaikat itu sungguh-sungguh terjadi, sangkanya ia melihat suatu penglihatan.

12:10 Setelah mereka melalui tempat penjagaan pertama dan tempat penjagaan kedua, sampailah mereka ke pintu gerbang besi yang menuju ke kota. Pintu itu terbuka dengan sendirinya bagi mereka. Sesudah tiba di luar, mereka berjalan sampai ke ujung jalan, dan tiba-tiba malaikat itu meninggalkan dia.

12:11 Setelah sadar akan dirinya, Petrus berkata, “Sekarang tahulah aku benar-benar bahwa Tuhan telah menyuruh malaikat-Nya dan menyelamatkan aku dari tangan Herodes dan dari segala sesuatu yang diharapkan orang Yahudi.”

12:12 Setelah berpikir sebentar, pergilah ia ke rumah Maria, ibu Yohanes yang disebut juga Markus. Di situ banyak orang berkumpul dan berdoa.

12:13 Ketika ia mengetuk pintu gerbang, datanglah seorang hamba perempuan bernama Rode untuk mengetahui siapa yang mengetuk itu.

12:14 Ia terus mengenal suara Petrus, tetapi karena girangnya ia tidak membuka pintu gerbang itu dan segera masuk ke dalam untuk memberitahukan bahwa Petrus ada di depan pintu gerbang.

12:15 Kata mereka kepada perempuan itu, “Engkau mengigau.” Akan tetapi ia tetap mengatakan bahwa benar-benar demikian. Kata mereka, “Itu malaikatnya.”

12:16 Sementara itu Petrus terus-menerus mengetuk dan ketika mereka membuka pintu dan melihat dia, mereka tercengang-cengang.

12:17 Tetapi Petrus memberi isyarat dengan tangannya, supaya mereka diam, lalu ia menceritakan bagaimana Tuhan menuntunnya ke luar dari penjara. Katanya, “Beritahukanlah hal ini kepada Yakobus dan saudara-saudara kita.” Lalu ia keluar dan pergi ke tempat lain.

12:18 Besok paginya gemparlah prajurit-prajurit itu. Mereka bertanya-tanya apa yang telah terjadi dengan Petrus.

12:19 Herodes menyuruh mencari Petrus, tetapi ia tidak ditemukan. Lalu Herodes menyuruh memeriksa pengawal-pengawal itu dan membunuh mereka. Kemudian ia berangkat dari Yudea ke Kaisarea dan tinggal di situ.

12:20 Herodes sangat marah terhadap orang Tirus dan Sidon. Atas persetujuan bersama mereka pergi menghadap dia. Mereka berhasil membujuk Blastus, pengurus rumah tangga raja, ke pihak mereka, lalu mereka memohon perdamaian, karena negeri mereka memperoleh bahan makanan dari wilayah raja.

12:21 Pada suatu hari yang ditentukan, Herodes mengenakan pakaian kerajaan, lalu duduk di atas takhta dan berpidato kepada mereka.

12:22 Lalu rakyatnya bersorak membalasnya, “Ini suara dewa dan bukan suara manusia!”

12:23 Seketika itu juga ia ditampar malaikat Tuhan karena ia tidak memberi hormat kepada Allah; ia mati dimakan cacing-cacing.

12:24 Sementara itu, firman Allah makin tersebar dan makin banyak didengar orang.

 

Jemaat dengan Tekun Mendoakan 

Doa baca:Demikianlah Petrus ditahan di dalam penjara. Tetapi jemaat dengan tekun mendoakannya kepada Allah.” (Kis. 12:5)

 

Pada suatu hari, Petrus dimasukkan ke dalam penjara. Lalu gereja dengan tekun mendoakannya. Banyak orang khusus berkumpul berdoa untuknya.  Melalui doa, itu mendorong Allah melakukan satu mujizat besar, yaitu menolong Petrus keluar dari penjara. Sebab itu, ketika kita menghadapi perkara yang besar, haruslah berkumpul/bersidang dan berdoa. Berdoa demikian sering mempunyai kuasa. 

Dalam Matius 18:19-20 Tuhan Yesus berkata, “Jika dua orang dari antara kamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di surga. Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.” Di sini Tuhan sedang membicarakan mengenai sidang doa. Jenis doa lebih kuat dari pada doa individu, dapat mengikat di bumi apa yang telah diikat di Surga, dan melepaskan di bumi apa yang dilepaskan di surga (Mat. 18:18). Kisah Para Rasul 1:14 berkata, “mereka semua berkumpul dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan.” Di sini sekali lagi, sidang doa disebutkan. Sidang doa ini membawa berkat pencurahan Roh Kudus pada hari Pentakosta. Lalu dalam Kisah Para Rasul 4:31 sidang doa ini tercatat “mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani.”

Ketika  mengikuti  sidang  doa, harus  ingat,  kita  bukan  hanya menghadiri  sidang,  juga datang untuk berdoa. Untuk itu, kita perlu membuka roh kita, menggunakan roh kita, menerima beban berdoa.  Begitu mempunyai inspirasi dari beban itu, lalu membuka mulut berdoa, kalau tidak akan menyebabkan suasana sidang doa lembam, sehingga banyak doa tidak bisa dilepaskan.(Lessons on Church, bab 17, Paul Hon; Pokok-pokok Penting dalam Alkitab (5), bab 30, Yasperin)

 

Ayat Hafalan 1: “Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.” (Yoh. 17:17)

Ayat Hafalan 2: “Dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” (Yoh. 8:32) 

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama:  2 Taw. 32:33b—35:27

(64)