Eat n Drink 187 | Jalan Masuk ke dalam Kerajaan

Edisi 6 Juli 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Kis.14

14:1 Di Ikonium pun kedua rasul itu masuk ke rumah ibadat orang Yahudi, lalu mengajar sedemikian rupa, sehingga sejumlah besar orang menjadi percaya, baik orang Yahudi maupun orang Yunani.

14:2 Tetapi orang-orang Yahudi, yang menolak pemberitaan mereka, menghasut orang-orang bukan Yahudi dan membuat mereka gusar terhadap saudara-saudara seiman itu.

14:3 Jadi Paulus dan Barnabas tinggal agak lama di situ. Mereka berbicara dengan berani untuk Tuhan yang menguatkan berita tentang anugerah-Nya dengan mengaruniakan kepada mereka kuasa untuk mengadakan tanda-tanda dan mukjizat-mukjizat.

14:4 Tetapi orang banyak di kota itu terpecah menjadi dua: ada yang memihak kepada orang Yahudi, ada pula yang memihak kepada rasul-rasul itu.

14:5 Lalu mulailah orang-orang bukan Yahudi dan orang-orang Yahudi bersama-sama dengan pemimpin-pemimpin mereka berusaha untuk menyiksa dan melempari mereka dengan batu. 

14:6 Mengetahui hal itu, menyingkirlah rasul-rasul itu ke kota-kota di Likaonia, yaitu Listra dan Derbe dan daerah sekitarnya.

14:7 Di situ mereka memberitakan Injil.

14:8 Di Listra ada seorang laki-laki yang duduk saja, karena kakinya lemah dan lumpuh sejak lahir dan belum pernah dapat berjalan.

14:9 Ia mendengarkan Paulus yang sedang berbicara. Paulus menatap dia dan melihat bahwa ia beriman dan dapat disembuhkan.

14:10 Lalu kata Paulus dengan suara nyaring, “Berdirilah tegak!” Orang itu pun melonjak berdiri, lalu mulai berjalan kian ke mari.

14:11 Ketika orang banyak melihat apa yang telah diperbuat Paulus, mereka itu berteriak dalam bahasa Likaonia, “Dewa-dewa telah turun ke tengah-tengah kita dalam rupa manusia.”

14:12 Barnabas mereka sebut Zeus dan Paulus mereka sebut Hermes, karena dialah yang berbicara.

14:13 Lalu datanglah imam dewa Zeus, yang kuilnya terletak di luar kota, membawa lembu-lembu jantan dan karangan-karangan bunga ke pintu gerbang kota untuk mempersembahkan kurban bersama-sama dengan orang banyak kepada rasul-rasul itu.

14:14 Mendengar itu rasul-rasul itu, yaitu Barnabas dan Paulus, mengoyakkan pakaian mereka, lalu menerobos ke tengah-tengah orang banyak itu sambil berseru,

14:15 “Hai kamu sekalian, mengapa kamu berbuat demikian? Kami ini manusia biasa sama seperti kamu. Kami ada di sini untuk memberitakan Injil kepada kamu, supaya kamu meninggalkan perbuatan sia-sia ini dan berbalik kepada Allah yang hidup, yang telah menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya.

14:16 Pada zaman yang lampau Allah membiarkan semua bangsa menuruti jalannya masing-masing,

14:17 namun Ia bukan tidak menyatakan diri-Nya dengan berbagai-bagai perbuatan baik, yaitu dengan menurunkan hujan dari langit dan dengan memberikan musim-musim subur bagi kamu. Ia memuaskan hatimu dengan makanan dan kegembiraan.”

14:18 Walaupun rasul-rasul itu berkata demikian, mereka hampir-hampir tidak dapat mencegah orang banyak mempersembahkan kurban kepada mereka.

14:19 Tetapi datanglah orang-orang Yahudi dari Antiokhia dan Ikonium dan mereka mempengaruhi orang banyak itu sehingga berpihak kepada mereka. Lalu mereka melempari Paulus dengan batu dan menyeretnya ke luar kota, karena mereka menyangka bahwa ia telah mati.

14:20 Akan tetapi ketika murid-murid itu berdiri mengelilingi dia, bangkitlah ia lalu masuk ke dalam kota. Keesokan harinya berangkatlah ia bersama-sama dengan Barnabas ke Derbe.

14:21 Paulus dan Barnabas memberitakan Injil di kota itu dan memperoleh banyak murid. Lalu kembalilah mereka ke Listra, Ikonium dan Antiokhia.

14:22 Di tempat itu mereka menguatkan hati murid-murid itu dan menasihati mereka supaya bertekun di dalam iman, dan mengatakan bahwa untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara.

14:23 Di tiap-tiap jemaat rasul-rasul itu menetapkan penatua-penatua bagi jemaat itu dan setelah berdoa dan berpuasa, mereka menyerahkan penatua-penatua itu kepada Tuhan yang kepada-Nya mereka percaya.

14:24 Mereka menjelajahi seluruh Pisidia dan tiba di Pamfilia.

14:25 Di situ mereka memberitakan firman di Perga, lalu pergi ke Atalia.

14:26 Dari situ berlayarlah mereka ke Antiokhia; di tempat itulah mereka dahulu diserahkan kepada anugerah Allah untuk memulai pekerjaan yang telah mereka selesaikan.

14:27 Setibanya di situ mereka memanggil jemaat berkumpul, lalu mereka menceritakan segala sesuatu yang Allah lakukan dengan perantaraan mereka, dan bahwa Ia telah membuka pintu bagi bangsa-bangsa lain kepada iman.

14:28 Di situ mereka lama tinggal bersama-sama dengan murid-murid itu.

 

Jalan Masuk ke dalam Kerajaan 

Doa baca: Di tempat itu mereka menguatkan hati murid-murid itu dan menasihati mereka supaya mereka bertekun di dalam iman, dan mengatakan, bahwa untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara.” (Kis. 14:22)

 

Kerajaan merupakan sasaran kehidupan orang Kristen. Hari ini kita menempuh hidup gereja dengan sasaran pada suatu hari kita akan masuk ke dalam Kerajaan Allah. Perjanjian Baru menekankan salib, gereja, dan  kerajaan. Ketika kita menempuh hidup gereja, sasaran kita adalah masuk ke dalam Kerajaan Allah. Sasaran ini diabaikan oleh kebanyakan orang Kristen. Jika Anda bertanya kepada beberapa orang Kristen apa sasaran kehidupan orang Kristen mereka, boleh jadi mereka akan menjawab bahwa tujuan mereka adalah masuk ke surga. Hidup gereja bukan membawa kaum beriman ke dalam surga; melainkan ke dalam kerajaan.

Pada hakikatnya hidup gereja adalah pendahuluan kehidupan kerajaan, tahap awal kerajaan. Kita berada dalam tahap awal kerajaan dengan kerajaan sepenuhnya sebagai sasaran kita. Kita sedang melangkah maju dari tahap awal ke tahap yang penuh. Kita tahu bahwa masuk ke surga bukanlah sasaran kita. Tidak ada perkara semacam itu yang diwahyukan dalam Alkitab. Allah menghendaki kita menempuh hidup gereja yang akan membawa kita ke dalam kerajaan. Agar terhitung layak menjadi warga kerajaan, iman kita perlu bertumbuh, kasih kita bertambah, dan ketabahan kita tahan lama. Paulus memperingatkan kaum saleh untuk menanggung penderitaan sebab kita perlu menderita agar dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.  Untuk masuk ke dalam kerajaan ini, kita perlu melalui penderitaan. (PH 2 Tesalonika, berita 1, W. Lee)

 

Ayat Hafalan:Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.” (Rm. 8:2) 

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama:  Ezr. 3—4

(55)