Eat n Drink 202 | Karena Anugerah

Edisi 1 agustus 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Roma 3:9-20

3:9 Jadi, bagaimana? Apakah kita mempunyai kelebihan daripada orang lain? Sama sekali tidak. Sebab di atas telah kita tuduh baik orang Yahudi, maupun orang Yunani bahwa mereka semua ada di bawah kuasa dosa,

3:10 seperti ada tertulis: “Tidak ada yang benar, seorang pun tidak.

3:11 Tidak ada seorang pun yang berakal budi, tidak ada seorang pun yang mencari Allah.

3:12 Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorang pun tidak.

3:13 Kerongkongan mereka seperti kubur yang ternganga, lidah mereka merayu-rayu, bibir mereka mengandung bisa. 

3:14 Mulut mereka penuh dengan sumpah serapah,

3:15 kaki mereka cepat untuk menumpahkan darah.

3:16 Keruntuhan dan kebinasaan mereka tinggalkan di jalan mereka,

3:17 dan jalan damai tidak mereka kenal;

3:18 rasa takut kepada Allah tidak ada pada mereka.”

3:19 Tetapi kita tahu bahwa segala sesuatu yang tercantum dalam Kitab Taurat ditujukan kepada mereka yang hidup di bawah hukum Taurat, supaya tersumbat setiap mulut dan supaya seluruh dunia berada di bawah penghakiman Allah.

3:20 Sebab tidak seorang pun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.

 

Karena Anugerah

Doa baca:Sebab tidak seorang pun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.” (Rm. 3:20)

 

Hukum Taurat menunjukkan apa yang harus dilakukan manusia. Kalau manusia bisa melakukan hukum Taurat Allah, dia adalah orang yang paling baik di dunia. Tetapi di sini Allah melalui rasul berkata bahwa rasul sudah nampak dengan pasti, sudah mengetahui dan sangat memahami bahwa manusia dibenarkan bukan karena melakukan hukum Taurat atau berbuat baik. Apakah artinya dibenarkan? Artinya, Allah tidak hanya mengampuni dosanya, tetapi juga membenarkannya. Dengan kata lain, dibenarkan berarti beroleh selamat. Orang yang dibenarkan adalah orang yang beroleh selamat. Di sini Allah mengajar kita bahwa kita tidak bisa beroleh selamat, dibenarkan, karena melakukan hukum Taurat atau karena berbuat baik.

Kita bukan karena telah mempunyai perbuatan yang baik lalu dibenarkan oleh Allah, namun “Oleh anugerah telah dibenarkan dengan cuma-cuma melalui penebusan dalam Kristus Yesus. Jika hal itu terjadi berdasarkan anugerah, maka bukan lagi berdasarkan perbuatan, sebab jika tidak demikian, maka anugerah bukan lagi anugerah” (Rm. 3:24; 11:6). Betapa jelasnya ayat-ayat Alkitab ini! Kita dibenarkan oleh Allah, diselamatkan oleh Allah, bukan karena perbuatan, tetapi karena anugerah Allah. Kita tahu bahwa kita semua adalah orang berdosa; Puji syukur kepada Allah! Sebab Dia menyelamatkan kita bukan karena perbuatan kita, melainkan karena anugerah, anugerah yang cuma-cuma, anugerah yang sebenarnya kita tidak pantas menerimanya. Namun, itu telah kita terima. (Apakah Manusia Beroleh Selamat karena Berbuat Baik, W.Nee)


Ayat Hafalan:
Apa yang dilahirkan secara jasmani bersifat jasmani dan apa yang dilahirkan dari Roh bersifat rohani.” (Yoh. 3:6) 

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama:  Ayb. 40:15—42

(47)