Eat n Drink 205 | Ketaatan Satu Orang

Edisi 4 Agustus 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Roma. 5:12-21

5:12 Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia melalui satu orang, dan melalui dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.

5:13 Sebab sebelum hukum Taurat ada, dosa telah ada di dunia. Tetapi dosa itu tidak diperhitungkan kalau tidak ada hukum Taurat.

5:14 Sungguhpun demikian, maut telah berkuasa dari zaman Adam sampai zaman Musa, juga atas mereka yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti pelanggaran yang telah dibuat oleh Adam, yang adalah gambaran Dia yang akan datang.

5:15 Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang banyak orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi anugerah Allah dan karunia-Nya yang dilimpahkan-Nya atas banyak orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus.

5:16 Dan karunia itu tidak berimbangan dengan dosa satu orang. Sebab penghakiman atas satu pelanggaran itu telah mengakibatkan penghukuman, tetapi pemberian karunia atas banyak pelanggaran itu mengakibatkan pembenaran. 

5:17 Sebab, jika karena pelanggaran satu orang, maut telah berkuasa melalui satu orang itu, maka terlebih-lebih mereka, yang telah menerima kelimpahan anugerah dan karunia kebenaran, akan hidup dan berkuasa karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus.

5:18 Jadi, sama seperti melalui satu pelanggaran banyak orang beroleh penghukuman, demikian pula melalui satu perbuatan kebenaran, banyak orang beroleh pembenaran untuk hidup.

5:19 Sebab, sama seperti melalui ketidaktaatan satu orang banyak orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula melalui ketaatan satu orang banyak orang menjadi orang benar.

5:20 Hukum Taurat masuk, dan akibatnya pelanggaran menjadi semakin banyak; tetapi di mana dosa bertambah banyak, di sana anugerah menjadi berlimpah-limpah,

5:21 supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian anugerah akan berkuasa melalui pembenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

 

Ketaatan Satu Orang 

Doa baca: Sebab, sama seperti melalui ketidaktaatan satu orang banyak orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula melalui ketaatan satu orang banyak orang menjadi orang benar.” (Rm. 5:19)

 

Sejak Adam jatuh, urutan dalam alam semesta menjadi rusak. Kita tidak bisa berdasarkan diri sendiri berusaha membedakan baik dan jahat. Sebaliknya, kita harus taat kepada kekuasaan. Manusia cenderung untuk membedakan baik dan jahat berdasarkan dirinya sendiri. Dia merasa ini baik, itu tidak baik, seolah-olah penilaian manusia lebih jelas daripada penilaian Allah. Itu adalah keadaan kebodohan dan kejatuhan manusia; itu harus disingkirkan dari antara kita, karena itu adalah pemberontakan. Tidak sedikit siswa siswi menganggap Allah telah menyiksa diri mereka dengan menuntut mereka taat kepada guru mereka. Tidak sedikit pula istri-istri yang mengira Allah telah menekan mereka dengan menuntut mereka taat kepada suami-suami yang tidak bisa mereka taati. Hari ini banyak orang Kristen hidup di dalam pemberontakan. 

Ketaatan di dalam Alkitab adalah ketaatan kepada kekuasaan yang ditetapkan Allah. Ketaatan adalah suatu prinsip dasar. Jika hal ketaatan ini tidak kita bereskan dengan baik, maka segalanya tidak bisa kita lakukan dengan baik. Iman adalah prinsip beroleh hayat, sedangkan taat adalah prinsip menempuh hidup. Semua perpecahan dan sekte dalam gereja hari ini berasal dari pemberontakan. Untuk memulihkan kekuasaan, ketaatan harus dipulihkan dulu. Banyak orang terbiasa menjadi kepala sehingga mereka tidak pernah tahu apa itu ketaatan. Tetapi kita harus belajar taat dan ketaatan harus menjadi reaksi kita. (Kekuasaan dan Ketaatan, W.Nee)


Ayat Hafalan: “
Roh itu sendiri bersaksi bersama-sama dengan roh kita bahwa kita adalah anak-anak Allah.” (Rm. 8:16) 

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: Mzm. 11—17

(66)