Eat n Drink 208 | Hidup Menurut Roh

Edisi 7 Agustus 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Roma. 8:1-13

8:1 Oleh sebab itu, sekarang sama sekali tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.

8:2 Sebab hukum Roh yang memberi hidup telah memerdekakan engkau dalam Kristus Yesus dari hukum dosa dan hukum maut.

8:3 Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tidak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan mengutus Anak-Nya sendiri sama seperti manusia yang berdosa dan untuk menghapuskan dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging,

8:4 supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.

8:5 Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh. 

8:6 Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.

8:7 Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena keinginan itu tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.

8:8 Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.

8:9 Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah tinggal di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.

8:10 Tetapi jika Kristus di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena pembenaran.

8:11 Jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, tinggal di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya yang tinggal di dalam kamu.

8:12 Jadi, Saudara-saudara, kita adalah orang berutang, tetapi bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging.

8:13 Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.

 

Hidup Menurut Roh 

Doa baca:Supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.” (Rm. 8:4)

 

Dalam Roma 8:4 kita diberitahu untuk hidup bukan dalam daging, melainkan menurut roh. Roh yang tertulis dalam kitab Roma 8:4 ini adalah roh yang berbaur, yaitu roh kita berbaur dengan Roh Kudus (Roma 8:16; I Korintus 6:17). Kita harus hidup menurut roh, karena hari ini Roh Kudus ada di dalam roh kita dan bahkan menjadi satu dengan roh kita. Jika kita hidup menurut roh kita, dengan spontan kita hidup menurut Roh Kudus, karena kedua roh itu telah menjadi satu.

Umumnya, orang hidup dan melakukan pekerjaan menurut pikiran mereka sendiri, menurut pendapat mereka dan apa yang mereka sukai. Orang-orang yang menuruti keinginan daging, melakukan hal-hal yang berdosa, sedangkan yang lainnya melakukan pekerjaan-pekerjaan yang baik menurut angan-angan mereka, pikiran mereka, kesukaan dan ketidaksukaan mereka. Tetapi kita, orang-orang Kristen, harus hidup menurut roh. Membedakan roh dari daging itu mudah, tetapi kadang-kadang tidak mudah membedakan roh dari pikiran. Anda harus bertindak menurut “lampu merah” atau “lampu hijau” yang ada di dalam batin Anda. Inilah berjalan menurut roh. Daging adalah tubuh kita yang telah jatuh ke dalam dosa (Roma 7:18,24; 8:13), dan pikiran adalah bagian dari jiwa kita yang telah jatuh ke dalam dosa (Mazmur 13:3; 139:14; Ratapan 3:20). Kebanyakan orang hidup menurut kedua hal ini. Jika mereka hidup lebih baik, mereka hidup menurut pikiran mereka. Jika hidup mereka kurang baik, mereka hidup menurut daging. Tetapi kita, orang Kristen, tidak seharusnya hidup menurut pikiran atau daging, melainkan menurut roh. Kita tidak boleh hanya mempedulikan masalah baik atau buruk, benar atau salah. Kita hanya perlu memperhatikan “lampu hijau” atau “lampu merah” di dalam batin kita. Kita hanya perlu memperhatikan roh. Kita hidup menurut roh. (Roh Manusia, W.Lee)

 

Ayat Hafalan:Apa yang dilahirkan secara jasmani bersifat jasmani dan apa yang dilahirkan dari Roh bersifat rohani.” (Yoh. 3:6)

Ayat Hafalan: “Roh itu sendiri bersaksi bersama-sama dengan roh kita bahwa kita adalah anak-anak Allah.” (Rm. 8:16)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama:  Mzm. 26—30

(81)