Eat n Drink 228 | Dikenal oleh Allah

Edisi 27 Agustus 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: 1 Kor. 8

8:1 Tentang daging yang dipersembahkan kepada berhala, kita tahu: “Kita semua mempunyai pengetahuan.” Pengetahuan yang demikian membuat orang menjadi sombong, tetapi kasih membangun.

8:2 Jika ada orang yang menyangka bahwa ia mempunyai suatu “pengetahuan”, maka ia belum juga mencapai pengetahuan, sebagaimana yang harus dicapainya.

8:3 Tetapi orang yang mengasihi Allah, ia dikenal oleh Allah.

8:4 Tentang hal makan daging yang dipersembahkan kepada berhala, kita tahu: “Tidak ada berhala di dunia dan tidak ada Allah lain selain Allah yang esa.”

8:5 Sebab sungguhpun ada apa yang disebut “ilah”, baik di surga, maupun di bumi — dan memang benar ada banyak “ilah” dan banyak “tuhan” yang demikian — 

8:6 namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari Dia berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang melalui Dia segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.

8:7 Tetapi tidak semua orang yang mempunyai pengetahuan itu. Ada orang, yang karena masih terus terikat pada berhala-berhala, makan daging itu sebagai daging yang dipersembahkan kepada berhala. Oleh karena hati nurani mereka lemah, hati nurani mereka itu dinodai olehnya.

8:8 “Makanan tidak membawa kita lebih dekat kepada Allah. Kita tidak rugi apa-apa, kalau tidak kita makan dan kita tidak untung apa-apa, kalau kita makan.”

8:9 Tetapi jagalah, supaya kebebasanmu ini jangan menjadi batu sandungan bagi mereka yang lemah.

8:10 Karena apabila orang melihat engkau yang mempunyai “pengetahuan”, sedang duduk makan di dalam kuil berhala, bukankah orang yang lemah hati nuraninya itu terdorong untuk makan daging yang dipersembahkan kepada berhala?

8:11 Dengan demikian, orang yang lemah, yaitu saudara seimanmu, yang untuknya Kristus telah mati, menjadi binasa karena “pengetahuan”mu.

8:12 Jika engkau secara demikian berdosa terhadap saudara-saudara seimanmu dan melukai hati nurani mereka yang lemah, engkau pada hakikatnya berdosa terhadap Kristus.

8:13 Karena itu, apabila makanan menjadi batu sandungan bagi saudara seimanku, aku untuk selama-lamanya tidak akan mau makan daging lagi, supaya aku jangan menjadi batu sandungan bagi saudara seimanku.

 

Dikenal oleh Allah 

Doa baca: “Tetapi orang yang mengasihi Allah, ia dikenal oleh Allah.” (1 Kor. 8:3)

 

Mengasihi Allah adalah dasar dari kehidupan orang Kristen. Jika kita tidak mempunyai kasih yang demikian, kita tidak mempunyai tumpuan, dasar kehidupan orang Kristen. Paulus memberi tahu orang-orang Korintus bahwa jika kita mengasihi Allah, kita dikenal oleh Allah. Kita lebih perlu dikenal oleh Allah daripada mengenal Allah. Ungkapan “dikenal oleh Allah” sangat bermakna. Dikenal oleh Allah berarti dipunyai dan dimiliki oleh Allah. Orang yang dikenal oleh Allah menjadi milik, sukacita, hiburan, dan kesenangan Allah. Pengetahuan kita tidak menyenangkan Allah. Tetapi jika kita mengasihi Allah, kita akan membuat-Nya bahagia. Ia akan mengenal kita, menikmati kita, dan bahagia bersama kita. Ia bahkan akan menemukan hiburan-Nya di dalam kita. Semua ini terkandung dalam perkataan “dikenal oleh Allah.

Berdasarkan Matius 7:22, banyak orang akan berkata kepada Tuhan Yesus pada saat kedatangan-Nya kembali, “Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?” Tuhan akan menjawab, “Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari hadapan-Ku, kamu sekalian yang melakukan kejahatan!” (ayat 23). Alasan Tuhan dapat berkata demikian adalah pernyataan, “Aku tidak pernah mengenal kamu” dalam Matius 7:23 berarti, “Aku tidak pernah menyetujui apa yang kalian lakukan. Aku tidak pernah bersukacita karena kalian, atau menganggap kalian sebagai sukacita dan mustika-Ku.” Dikenal oleh Allah berarti Ia menyetujui kita, menikmati kita, dan memiliki kita sebagai mustika. (Pelajaran Hayat 1 Korintus, berita 44, W. Lee)

 

Ayat Hafalan: Semuanya itu telah kamu ketahui dari Epafras, kawan pelayan yang kami kasihi, yang bagi kamu adalah pelayan Kristus yang setia” (Kol. 1:7)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama:  Mzm. 119:1-88

(55)