Eat n Drink 229 | Keharusan Memberitakan Injil

Edisi 28 Agustus 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: 1 Kor. 9

9:1 Bukankah aku orang merdeka? Bukankah aku rasul? Bukankah aku telah melihat Yesus, Tuhan kita? Bukankah kamu adalah buah pekerjaanku dalam Tuhan?

9:2 Sekalipun bagi orang lain aku bukanlah rasul, tetapi bagi kamu aku adalah rasul. Sebab hidupmu dalam Tuhan adalah meterai kerasulanku.

9:3 Inilah pembelaanku terhadap mereka yang mengkritik aku.

9:4 Tidakkah kami mempunyai hak untuk makan dan minum?

9:5 Tidakkah kami mempunyai hak untuk membawa seorang istri yang seiman, dalam perjalanan kami, seperti yang dilakukan rasul-rasul lain dan saudara-saudara Tuhan dan Kefas? 

9:6 Atau hanya aku dan Barnabas sajakah yang tidak mempunyai hak untuk dibebaskan dari pekerjaan tangan?

9:7 Siapakah yang pernah turut dalam peperangan atas biayanya sendiri? Siapakah yang menanami kebun anggur tanpa memakan buahnya? Atau siapakah yang menggembalakan kawanan domba tanpa minum susu domba itu?

9:8 Apa yang kukatakan ini bukanlah hanya pikiran manusia saja. Bukankah hukum Taurat juga berkata-kata demikian?

9:9 Sebab dalam hukum Musa ada tertulis: “Janganlah engkau memberangus mulut lembu yang sedang mengirik!” Lembukah yang Allah perhatikan?

9:10 Atau kitakah yang Ia maksudkan? Ya, untuk kitalah hal ini ditulis, yaitu orang yang membajak tanah harus membajak dalam pengharapan dan orang yang mengirik harus mengirik dalam pengharapan untuk memperoleh bagiannya.

9:11 Jadi, jika kami telah menaburkan benih rohani bagi kamu, berlebihankah, kalau kami menuai hasil duniawi dari kamu?

9:12 Kalau orang lain mempunyai hak untuk mengharapkan hal itu dari kamu, bukankah kami mempunyai hak yang lebih besar? Tetapi kami tidak mempergunakan hak itu. Sebaliknya, kami menanggung segala sesuatu, supaya jangan kami menimbulkan rintangan bagi pemberitaan Injil Kristus.

9:13 Tidak tahukah kamu bahwa mereka yang melayani dalam tempat kudus mendapat penghidupannya dari tempat kudus itu dan bahwa mereka yang melayani mezbah, mendapat bagian mereka dari mezbah itu?

9:14 Demikian pula Tuhan telah menetapkan bahwa mereka yang memberitakan Injil, harus hidup dari pemberitaan Injil itu.

9:15 Tetapi aku tidak pernah menggunakan satu pun dari hak-hak itu. Aku tidak menulis semuanya ini, supaya aku pun diperlakukan juga demikian. Sebab lebih baik aku mati daripada berbuat seperti itu. Sungguh, kemegahanku tidak dapat ditiadakan siapa pun juga!

9:16 Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil!

9:17 Andaikata aku melakukannya menurut kehendakku sendiri, memang aku berhak menerima upah. Tetapi karena aku melakukannya bukan menurut kehendakku sendiri, pemberitaan itu adalah tugas penyelenggaraan yang dipercayakan kepadaku.

9:18 Jika demikian, apakah upahku? Upahku ialah ini: Bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa upah, dan bahwa aku tidak menggunakan hakku sebagai pemberita Injil.

9:19 Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang.

9:20 Demikianlah bagi orang Yahudi aku menjadi seperti orang Yahudi, supaya aku memenangkan orang-orang Yahudi. Bagi orang-orang yang hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku sendiri tidak hidup di bawah hukum Taurat, supaya aku dapat memenangkan mereka yang hidup di bawah hukum Taurat.

9:21 Bagi orang-orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku tidak hidup di luar hukum Allah, karena aku hidup di bawah hukum Kristus, supaya aku dapat memenangkan mereka yang tidak hidup di bawah hukum Taurat.

9:22 Bagi orang-orang yang lemah aku menjadi seperti orang yang lemah, supaya aku dapat memenangkan mereka yang lemah. Bagi semua orang aku telah menjadi segala-galanya, supaya aku sedapat mungkin menyelamatkan beberapa orang dari antara mereka.

9:23 Semuanya ini aku lakukan karena Injil, supaya aku mendapat bagian di dalamnya.

9:24 Tidak tahukah kamu bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu, larilah sedemikian rupa, sehingga kamu memperolehnya!

9:25 Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh mahkota yang abadi.

9:26 Sebab itu, aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul.

9:27 Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.

 

Keharusan Memberitakan Injil

Doa baca:Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil!” (1 Kor. 9:16)

 

Paulus berkata, “Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil!” (1 Kor. 9:16). Tidak memberitakan injil adalah satu celaka. Tuhan Yesus mengatakan bahwa jika kita, ranting-ranting-Nya, tidak berbuah, kita akan dipotong (Yoh. 15:2, 6). Dipotong berarti kehilangan kenikmatan atas suplaian yang kaya dan penuh dari pohon anggur. Inilah sebabnya banyak orang Kristen yang begitu miskin dalam kenikmatan atas kekayaan Kristus. Mereka telah kehilangan kenikmatan yang penuh atas kekayaan Kristus karena mereka tidak berbuah. Jika kita tidak berbuah, kita akan dipotong.

Walaupun kita tidak berbuah, kita masih ada di dalam Tuhan, tetapi kita tidak dapat memiliki kenikmatan yang riil atas suplai yang kaya dari sari hayat pohon anggur. Asalkan kita tidak memiliki kenikmatan atas suplai yang limpah dari sari hayat Kristus, kita telah dipotong. Apakah kita dipotong atau tidak, ditentukan oleh apakah kita memiliki kenikmatan yang riil atas kekayaan Kristus. Ini sangat serius. Kekurangan utama dari banyak orang Kristen adalah mereka tidak memiliki kehidupan berbuah pada waktunya. Kita harus bangkit menghasilkan buah.

Kita harus menjadi orang-orang yang keluar. Jika kita tidak dapat pergi setiap hari, kita harus pergi paling sedikit sekali seminggu. Setiap orang dapat melakukan ini. Paling sedikit satu malam atau satu siang dalam setiap minggu, kita harus keluar. Kita harus terlebih dulu pergi ke “Yerusalem” kita, yang berarti kita harus pergi mengunjungi sanak keluarga kita: orang tua, paman, bibi, sepupu, ipar kita, dsb. Kemudian kita harus pergi ke Yudea, ke Samaria, dan akhirnya ke ujung bumi (Kis. 1:8).  (Latihan dan Pelaksanaan atas Jalan yang Ditetapkan Allah, berita 2, W. Lee)

 

Ayat Hafalan 1: “Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan,” (Kol. 1:15)

Ayat Hafalan 2: Semuanya itu telah kamu ketahui dari Epafras, kawan pelayan yang kami kasihi, yang bagi kamu adalah pelayan Kristus yang setia” (Kol. 1:7)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama:  Mzm. 119:89-176

(57)