Eat n Drink 241 | Hati yang Menyimpang

Edisi 9 September 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: 2 Kor. 3:12–4:6

Edi3:12 Karena kami mempunyai pengharapan yang demikian, maka kami bertindak dengan penuh keberanian,

3:13 tidak seperti Musa, yang menyelubungi mukanya, supaya mata orang-orang Israel jangan melihat hilangnya cahaya yang memudar itu.

3:14 Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanya dalam Kristus selubung itu disingkapkan.

3:15 Bahkan sampai pada hari ini, setiap kali mereka membaca kitab Musa, ada selubung yang menutupi hati mereka.

3:16 Tetapi apabila hati seseorang berbalik kepada Tuhan, maka selubung itu diambil dari orang itu.

3:17 Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Tuhan, di situ ada kemerdekaan.

3:18 Kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita sedang diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.

4:1 Oleh rahmat Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu, kami tidak tawar hati.

4:2 Tetapi kami menolak segala perbuatan tersembunyi yang memalukan; kami tidak berlaku licik dan tidak memalsukan firman Allah. Sebaliknya, kami menyatakan kebenaran dan dengan demikian kami menyerahkan diri kami untuk dinilai menurut hati nurani semua orang di hadapan Allah.

4:3 Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka Injil itu tertutup untuk mereka yang akan binasa,

4:4 yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus yang adalah gambaran Allah.

4:5 Sebab bukan diri kami yang kami beritakan, tetapi Yesus Kristus sebagai Tuhan, dan diri kami sebagai hambamu karena kehendak Yesus.

4:6 Sebab Allah yang telah berfirman, “Dari dalam gelap akan terbit terang!”, Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang tampak pada wajah Kristus.

 

Hati yang Menyimpang 

Doa baca: “Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanya dalam Kristus selubung itu disingkapkan.” (2 Kor. 3:14)

 

Dua Korintus 3:14 mengatakan, “…sebab sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca perjanjian lama.” “Hari ini” ditujukan pada saat Paulus menulis surat kepada orang-orang Korintus, ketika ia melaksanakan ministri Perjanjian Baru. Sampai pada saat itu, orang Yahudi masih memiliki selubung yang menyelubungi hati mereka apabila mereka membaca Perjanjian Lama. Hari ini, keadaan kebanyakan orang Yahudi masih tetap sama.

Banyak orang Yahudi yang sangat taat, tetapi mereka juga sepenuhnya terselubung. Kelihatannya hati mereka mengasihi Tuhan; sesungguhnya hati mereka masih menyimpang jauh dari Tuhan. Dalam 2 Korintus 3:15-16 Paulus mengatakan, “…ada selubung yangmenutupi hati mereka. Tetapi apabila hati seseorang berbalik kepada Tuhan, maka selubung itu diambil dari orang itu.” Selubung itu adalah hati mereka yang menyimpang. Karena arah hati mereka salah, maka mereka berselubung. Diri kita yang mempunyai sudut pandang salah adalah selubung. Jika kita memalingkan diri kita ke sudut pandang yang benar, kita akan nampak. Pada zaman Paulus, banyak orang Yahudi yang mencari Allah, tetapi arah hati mereka salah. Karena arah mereka tidak tepat, maka mereka menjadi selubung bagi diri mereka sendiri. Karena itu, Paulus mengatakan dalam ayat 16, “Tetapi apabila hati seseorang berbalik kepada Tuhan, maka selubung itu diambil dari orang itu.” (Pengalaman dan Pertumbuhan Hayat, berita 17, W. Lee)  

 

Ayat Hafalan: Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.” (Mat. 24:42) 

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama:  Ams. 14—15

(63)