Eat n Drink 242 | Bertobat

Edisi 12 September 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: 2 Kor. 6:14—7

6:14 Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apa yang terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimana terang dapat bersatu dengan gelap?

6:15 Persamaan apa yang terdapat antara Kristus dan Belial? Apa bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya?

6:16 Apa hubungan bait Allah dengan berhala? Karena kita adalah bait dari Allah yang hidup seperti firman Allah ini, “Aku akan tinggal bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.

6:17 Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menyentuh apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu.

6:18 Dan Aku akan menjadi Bapamu, dan kamu akan menjadi anak-anak-Ku laki-laki dan anak-anak-Ku perempuan demikianlah firman Tuhan, Yang Mahakuasa. 

7:1 Saudara-saudaraku yang terkasih, karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah.

7:2 Berilah tempat bagi kami di dalam hati kamu! Kami tidak pernah berbuat salah terhadap seorang pun, tidak seorang pun yang kami rugikan, dan kami tidak mencari untung dari seorang pun.

7:3 Aku berkata demikian, bukan untuk menjatuhkan hukuman atas kamu, sebab tadi telah aku katakan bahwa kamu telah beroleh tempat di dalam hati kami, sehingga kita sehidup semati.

7:4 Aku sangat berterus terang terhadap kamu; tetapi aku juga sangat memegahkan kamu. Dalam segala penderitaan kami aku sangat terhibur dan sukacitaku melimpah-limpah.

7:5 Bahkan ketika kami tiba di Makedonia, kami tidak beroleh ketenangan bagi tubuh kami. Di mana-mana kami mengalami kesusahan: Pertengkaran dari luar dan ketakutan dari dalam.

7:6 Tetapi Allah, yang menghiburkan orang yang rendah hati, telah menghiburkan kami dengan kedatangan Titus.

7:7 Bukan hanya oleh kedatangannya saja, tetapi juga oleh penghiburan yang dinikmatinya di tengah-tengah kamu. Karena ia telah memberitahukan kepada kami tentang kerinduanmu, keluhanmu, semangatmu untuk membela aku, sehingga makin bertambahlah sukacitaku.

7:8 Jadi, meskipun aku telah menyedihkan hatimu dengan suratku itu, namun aku tidak menyesalkannya. Memang pernah aku menyesalkannya, karena aku lihat bahwa surat itu menyedihkan hatimu — kendatipun untuk seketika saja lamanya —

7:9 namun sekarang aku bersukacita, bukan karena kamu telah berdukacita, melainkan karena dukacitamu membuat kamu bertobat. Sebab dukacitamu itu adalah menurut kehendak Allah, sehingga kamu sedikit pun tidak dirugikan karena kami.

7:10 Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian.

7:11 Sebab perhatikanlah betapa justru dukacita yang menurut kehendak Allah itu mengerjakan pada kamu kesungguhan yang besar, bahkan pembelaan diri, kejengkelan, ketakutan, kerinduan, semangat, penghukuman! Di dalam semuanya itu kamu telah membuktikan bahwa kamu tidak bersalah di dalam hal itu.

7:12 Sebab itu, jika aku telah menulis surat kepada kamu, maka bukanlah karena orang yang berbuat salah, atau karena orang yang menderita perbuatan salah, melainkan supaya kerelaanmu terhadap kami menjadi nyata bagi kamu di hadapan Allah.

7:13 Sebab itulah kami menjadi terhibur. Selain penghiburan yang kami peroleh itu, kami lebih lagi bersukacita karena sukacita Titus, sebab kamu semua menyegarkan hatinya.

7:14 Aku memegahkan kamu kepadanya, dan kamu tidak mengecewakan aku. Kami senantiasa mengatakan apa yang benar kepada kamu, demikian juga kemegahan kami di hadapan Titus sudah ternyata benar.

7:15 Dan kasihnya bertambah besar terhadap kamu, bilamana ia mengingat ketaatan kamu semua, bagaimana kamu menyambut kedatangannya dengan takut dan gentar.

7:16 Aku bersukacita, sebab aku dapat mempercayai kamu dalam segala hal.

 

Bertobat

Doa baca: “Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian.” (2 Kor. 7:10)

 

Bertobat adalah memiliki perubahan pikiran dengan penyesalan untuk masa yang lampau dan akan datang. Di aspek negatif, bertobat di hadapan Allah, bukan hanya bertobat dari dosa-dosa dan pelanggaran tetapi juga bertobat dari dunia dan pengrusakannya yang merampas manusia yang Allah jadikan bagi diri-Nya dan bertobat dari kehidupan lama kita yang menolak Allah. Di aspek positif, bertobat adalah berpaling kepada Allah dalam cara dan dalam segala hal, untuk menggenapkan tujuan-Nya dalam manusia ciptaan-Nya.

Ketika kita bertobat, kita bukan hanya ada perubahan pikiran tetapi juga berpaling dalam pikiran kita dari segala hal yang di luar Allah kepada Allah dan Kerajaan-Nya. Kehidupan manusia yang jatuh seluruhnya menurut pikirannya. Pikiran kita mengendalikan kehidupan kita. Kita menjauhi Allah, dan kehidupan kita secara langsung berlawanan dengan kehendak-Nya. Kemudian suatu hari, kita mendengarkan pemberitaan injil yang memberi tahu kita untuk bertobat, memiliki perubahan dan perpalingan dalam pikiran.

Pertobatan yang sejati adalah pertobatan yang dihasilkan dari penyorotan Roh Kudus. Penyorotan Roh Kudus akan dosa dan pelanggaran kita akan menghasilkan perasaan dukacita di dalam. Saat perasaan itu muncul kita perlu segera bertobat di hadapan Tuhan, mohon darah-Nya menyucikan diri kita. Hasil dari pertobatan adalah kita menerima pengampunan dosa, menerima hayat, dan menerima karunia Roh Kudus dan warisan ilahi. (Standar Perkataan Sehat, pelajaran 11, W. Lee)

 

Ayat Hafalan: “Untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus.” (Ef. 4:12) 

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: Ams. 20—21

(59)