Eat n Drink 248 | Dipertunangkan dengan Kristus

Edisi 16 September 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: 2 Kor. 11:1-33

11:1 Alangkah baiknya, jika kamu sabar terhadap kebodohanku yang kecil itu. Memang kamu sabar terhadap aku!

11:2 Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.

11:3 Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.

11:4 Sebab kamu sabar saja, jika ada seseorang datang memberitakan Yesus yang lain daripada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain daripada yang telah kamu terima atau Injil yang lain daripada yang telah kamu terima.

11:5 Tetapi menurut pendapatku sedikit pun aku tidak kurang daripada rasul-rasul yang tak ada taranya itu. 

11:6 Jikalau aku kurang pandai dalam hal berkata-kata, tidaklah demikian dalam hal pengetahuan; sebab kami telah menyatakannya kepada kamu pada segala waktu dan di dalam segala hal.

11:7 Apakah aku berbuat salah, jika aku merendahkan diri untuk meninggikan kamu, karena aku memberitakan Injil Allah kepada kamu dengan cuma-cuma?

11:8 Jemaat-jemaat lain telah kurampok dengan menerima tunjangan dari mereka, supaya aku dapat melayani kamu!

11:9 Dan ketika aku dalam kekurangan di tengah-tengah kamu, aku tidak menyusahkan seorang pun, sebab apa yang kurang padaku, dicukupkan oleh saudara-saudara seiman yang datang dari Makedonia. Dalam segala hal aku menjaga diriku, supaya jangan menjadi beban bagi kamu, dan aku akan tetap berbuat demikian.

11:10 Demi kebenaran Kristus di dalam diriku, aku tegaskan bahwa kemegahanku itu tidak akan dirintangi oleh siapa pun di daerah-daerah Akhaya.

11:11 Mengapa tidak? Apakah karena aku tidak mengasihi kamu? Allah mengetahuinya.

11:12 Tetapi apa yang kulakukan, akan tetap kulakukan untuk mencegah mereka yang mencari kesempatan guna menyatakan bahwa mereka sama dengan kami dalam hal yang dapat dimegahkan.

11:13 Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus.

11:14 Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblis pun menyamar sebagai malaikat Terang.

11:15 Jadi, bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka.

11:16 Kuulangi lagi: Jangan hendaknya ada orang yang menganggap aku bodoh. Jika kamu juga menganggap demikian, terimalah aku sebagai orang bodoh supaya aku pun boleh bermegah sedikit.

11:17 Apa yang aku katakan, aku mengatakannya bukan sebagai seorang yang berkata menurut firman Tuhan, melainkan sebagai seorang bodoh yang berkeyakinan bahwa ia boleh bermegah.

11:18 Karena banyak orang yang bermegah secara duniawi, aku mau bermegah juga.

11:19 Sebab kamu suka sabar terhadap orang bodoh, karena kamu begitu bijaksana:

11:20 karena kamu sabar, jika orang memperhamba kamu, jika orang memangsa kamu, jika orang menguasai kamu, jika orang berlaku angkuh terhadap kamu, jika orang menampar kamu.

11:21 Dengan sangat malu aku harus mengakui bahwa dalam hal semacam itu kami terlalu lemah. Tetapi jika orang-orang lain berani membanggakan sesuatu, maka aku pun — aku berkata dalam kebodohan — berani juga!

11:22 Apakah mereka orang Ibrani? Aku juga orang Ibrani! Apakah mereka orang Israel? Aku juga orang Israel. Apakah mereka keturunan Abraham? Aku juga keturunan Abraham!

11:23 Apakah mereka pelayan Kristus? — aku berkata seperti orang gila — aku lebih lagi! Aku lebih banyak berjerih lelah; lebih sering di dalam penjara; menanggung pukulan di luar batas; kerap kali dalam bahaya maut.

11:24 Lima kali menanggung pukulan oleh orang Yahudi, setiap kali empat puluh kurang satu pukulan,

11:25 tiga kali aku menderita pukulan, satu kali aku dilempari dengan batu, tiga kali mengalami karam kapal, sehari semalam aku terkatung-katung di tengah laut.

11:26 Dalam perjalananku aku sering diancam bahaya banjir dan bahaya penyamun, bahaya dari pihak orang-orang Yahudi dan dari pihak orang-orang bukan Yahudi; bahaya di kota, bahaya di padang gurun, bahaya di tengah laut, dan bahaya dari pihak saudara-saudara palsu.

11:27 Aku banyak berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur; aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian,

11:28 dan tanpa menyebut banyak hal lain lagi, bebanku sehari-hari, yaitu keprihatinanku terhadap semua jemaat.

11:29 Jika ada orang merasa lemah, tidakkah aku turut merasa lemah? Jika ada orang tersandung, tidakkah hatiku hancur oleh dukacita?

11:30 Jika aku harus bermegah, maka aku akan bermegah atas kelemahanku.

11:31 Allah, yaitu Bapa dari Yesus, Tuhan kita, yang terpuji sampai selama-lamanya, tahu bahwa aku tidak berdusta.

11:32 Di Damsyik gubernur yang diangkat oleh Raja Aretas menyuruh orang-orang mengawal kota Damsyik untuk menangkap aku.

11:33 Tetapi dalam sebuah keranjang aku diturunkan dari sebuah jendela ke luar tembok kota dan dengan demikian aku terluput dari tangannya.

 

Dipertunangkan dengan Kristus 

Doa baca: “Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.” (2 Kor. 11:2)

 

Kita di hadapan Allah adalah anak-anak Allah, tetapi berdasarkan ayat diatas kita nampak bahwa di hadapan Kristus kita adalah jodoh-Nya. Karena kita adalah jodoh Kristus, maka di atas diri kita Tuhan ada satu cemburu, Dia hanya menghendaki kita menikmati Dia, jangan menikmati sesuatu selain Dia. Kalau Anda menikmati Dia, juga menikmati yang lain, pasti akan timbul masalah; sama seperti seorang istri mengasihi suami, juga mengasihi orang lain, pasti timbul kesulitan. Begitu kita menikmati sesuatu selain Dia, kita tidak perawan lagi, tidak suci lagi.

Saudara saudari yang terkasih, apakah Anda mengasihi Tuhan? Saya percaya kita semua mengasihi Tuhan, tetapi saya tidak begitu yakin semua hanya mengasihi Tuhan dan tidak mengasihi yang lain. Memang kalian mengasihi Tuhan, tetapi masih mengasihi yang lain. Di satu pihak bersekutu dan mendoabacakan firman Tuhan, di pihak lain masih memikirkan yang lain, inilah pikiran telah tersesat, telah disesatkan oleh iblis. Kita perlu menyadari bahwa dalam seluruh alam semesta, hanya Tuhan yang adalah laki-laki, semua orang adalah perempuan. Karena itu pertunangan ini bukan hanya ditujukan kepada para saudari, namun juga kepada saudara, kepada seluruh kaum beriman. Kita harus menyadari bahwa kita bukan lagi orang yang merdeka, namun status kita adalah sebagai seorang yang telah dipertunangkan, diikat, dan dikhususkan bagi Kristus. Kita harus menjaga diri kita suci, hanya mengasihi Dia, tidak mengasihi yang lain. (Saudari yang Tepat (3), bab 15, W. Lee)

 

Ayat Hafalan: “Sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus.” (Rm. 15:6) 

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: Ams. 27—28

(62)