Eat n Drink 254 | Kristus Terbentuk di dalam Kita

4:6 Karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru, “Ya Abba, ya Bapa!”

4:7 Jadi, kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh perbuatan Allah.

4:8 Dahulu, ketika kamu tidak mengenal Allah, kamu memperhamba diri kepada ilah-ilah yang pada hakikatnya bukan Allah.

4:9 Tetapi sekarang sesudah kamu mengenal Allah, atau lebih baik, sesudah kamu dikenal Allah, bagaimana kamu berbalik lagi kepada roh-roh dunia yang lemah dan miskin dan mau mulai memperhamba diri lagi kepadanya?

4:10 Kamu dengan teliti memelihara hari-hari tertentu, bulan-bulan, masa-masa yang tetap dan tahun-tahun.

4:11 Aku khawatir kalau-kalau susah payahku untuk kamu telah sia-sia.

4:12 Aku minta kepadamu, Saudara-saudara, jadilah sama seperti aku, sebab aku pun telah menjadi sama seperti kamu. Belum pernah kualami sesuatu yang tidak baik dari kamu.

4:13 Kamu tahu bahwa aku pertama kali telah memberitakan Injil kepadamu karena penyakit pada tubuhku.

4:14 Sungguhpun demikian, keadaan tubuhku itu, yang merupakan pencobaan bagi kamu, tidak kamu anggap sebagai sesuatu yang hina dan menjijikkan. Tetapi kamu telah menyambut aku, sama seperti menyambut seorang malaikat Allah, malahan sama seperti menyambut Kristus Yesus sendiri.

4:15 Betapa bahagianya kamu pada waktu itu! Dan sekarang, di mana kebahagianmu itu? Karena aku dapat bersaksi tentang kamu bahwa seandainya mungkin, kamu telah mencungkil matamu dan memberikannya kepadaku.

4:16 Apakah dengan mengatakan kebenaran kepadamu aku telah menjadi musuhmu?

4:17 Mereka dengan giat berusaha menarik kamu, tetapi bukan dengan maksud yang baik, karena mereka mau mengucilkan kamu, supaya kamu dengan giat mengikuti mereka.

4:18 Memang baik kalau orang dengan giat berusaha dalam hal-hal yang baik setiap waktu, bukan hanya bila aku ada di antara kamu.

4:19 Hai anak-anakku, karena kamu aku menderita sakit bersalin lagi, sampai rupa Kristus menjadi nyata di dalam kamu.

4:20 Betapa rinduku untuk berada di antara kamu pada saat ini dan dapat berbicara dengan suara yang lain, karena aku telah habis akal menghadapi kamu.

4:21 Katakanlah kepadaku, hai kamu yang mau hidup di bawah hukum Taurat, tidakkah kamu mendengarkan hukum Taurat?

4:22 Bukankah ada tertulis bahwa Abraham mempunyai dua orang anak, seorang dari perempuan yang menjadi hambanya dan seorang dari perempuan yang merdeka?

4:23 Tetapi anak dari perempuan yang menjadi hambanya itu dilahirkan seperti biasanya, sedangkan anak dari perempuan yang merdeka itu dilahirkan karena janji.

4:24 Ini adalah suatu kiasan. Sebab kedua perempuan itu adalah dua ketentuan Allah: Yang satu berasal dari Gunung Sinai dan melahirkan anak-anak perhambaan, itulah Hagar —

4:25 Hagar ialah Gunung Sinai di tanah Arab — dan ia sama dengan Yerusalem yang sekarang, karena ia hidup dalam perhambaan dengan anak-anaknya.

4:26 Tetapi Yerusalem surgawi adalah perempuan yang merdeka dan dialah ibu kita.

4:27 Karena ada tertulis: “Bersukacitalah, hai si mandul yang tidak pernah melahirkan! Bergembira dan bersorak-sorailah, hai engkau yang tidak pernah menderita sakit bersalin! Sebab yang ditinggalkan suaminya akan mempunyai lebih banyak anak daripada yang bersuami.”

4:28 Dan kamu, Saudara-saudara, sama seperti Ishak, kamu adalah anak-anak janji.

4:29 Tetapi sebagaimana dahulu, dia yang dilahirkan seperti biasanya, menganiaya yang dilahirkan menurut Roh, demikian juga sekarang ini.

4:30 Tetapi apa kata nas Kitab Suci? “Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba perempuan itu tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anak perempuan merdeka itu.”

4:31 Karena itu, Saudara-saudara, kita bukanlah anak-anak hamba perempuan, melainkan anak-anak perempuan merdeka.

 

Kristus Terbentuk di dalam Kita

Doa baca: “Hai anak-anakku, karena kamu aku menderita sakit bersalin lagi, sampai rupa Kristus menjadi nyata di dalam kamu.” (Gal. 4:19)

 

Di sini Paulus menganggap dirinya sendiri sebagai bapa yang melahirkan dan kaum beriman Galatia adalah anak-anaknya yang dilahirkan olehnya di dalam Kristus (lihat 1 Korintus 4:15; Filemon 10). Dalam kiasan ini Paulus menyamakan dirinya seperti seorang ibu yang melahirkan anaknya. Di sini rasul menderita sakit bersalin lagi, supaya Kristus; dapat terbentuk di dalam mereka.

Allah memberikan Kristus kepada kaum Imani, itu adalah langkah pertama; Allah masih akan melakukan pekerjaan yang lebih dalam, yaitu agar Kristus terbentuk (menjadi nyata) di dalam kita. Tujuan Allah mengatur kehidupan kita adalah agar Kristus terbentuk di dalam kita, agar Kristus tergarap ke dalam kita, agar Kristus tersusun ke dalam kita. Sampai tahap apakah Roh Kudus akan bekerja di dalam kita? Yaitu sampai Kristus tersusun di dalam kita, sampai Kristus terbentuk di dalam kita.

Kristus yang ada di dalam kebanyakan orang Kristen sama seperti telur ayam. Memang telur ayam mempunyai hayat, tetapi Anda tidak dapat menunjukkan bagian mana adalah kepala dan bagian mana adalah kaki. Sebab itu banyak orang meragukan apakah dirinya memiliki hayat. Tetapi ketika sehari lewat sehari, Allah menerangi dia, membuat dia makin mengenal diri sendiri, semakin menyangkal diri (inilah pekerjaan salib), juga mengenal bahwa di dalam dirinya benar-benar ada hayat; maka dalam perbuatan manusia lama akan semakin tertanggalkan, dan manusia baru — Kristus — akan semakin dikenakan. Dia makin mirip Tuhan. Inilah hayat Kristus tertampil dari seseorang.  (12 Bakul, Vol. 11, W. Nee, W. Nee)

 

Ayat Hafalan: “Tetapi batu yang menimpa patung itu menjadi gunung besar yang memenuhi seluruh bumi” (Dan. 2:35b) 

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: Pkh. 7—11:8

(54)