Eat n Drink 255 | Hidup di Luar Kasih Karunia

Edisi 23 September 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Gal.5:1–15

5:1 Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu, berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.

5:2 Sesungguhnya, aku, Paulus, berkata kepadamu: Jikalau kamu menyunatkan dirimu, Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu.

5:3 Sekali lagi aku katakan kepada setiap orang yang menyunatkan dirinya bahwa ia wajib melakukan seluruh hukum Taurat.

5:4 Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan pembenaran melalui hukum Taurat; kamu hidup di luar anugerah.

5:5 Sebab oleh Roh, dan karena iman, kita menantikan pembenaran yang kita harapkan. 

5:6 Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih.

5:7 Dahulu kamu berlomba dengan baik. Siapa yang menghalang-halangi kamu, sehingga kamu tidak menuruti kebenaran lagi?

5:8 Ajakan untuk tidak menurutinya lagi bukan datang dari Dia yang memanggil kamu.

5:9 Sedikit ragi sudah membuat seluruh adonan mengembang.

5:10 Dalam Tuhan aku yakin tentang kamu bahwa kamu tidak mempunyai pendirian lain dari ini. Tetapi orang yang mengacaukan kamu akan menanggung hukumannya, siapa pun juga dia.

5:11 Dan lagi aku ini, Saudara-saudara, jikalau aku masih memberitakan sunat, mengapa aku masih dianiaya juga? Sebab kalau demikian, salib bukan batu sandungan lagi.

5:12 Baiklah mereka yang menghasut kamu itu mengebirikan saja dirinya!

5:13 Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.

5:14 Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu firman ini, yaitu: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!”

5:15 Tetapi jikalau kamu saling menggigit dan saling menelan, awaslah, supaya jangan kamu saling membinasakan.

 

Hidup di Luar Kasih Karunia 

Doa baca: “Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia.” (Gal. 5:4)

 

Apa artinya hidup di luar kasih karunia? Ketika kita membaca Galatia 5:4 kita tahu bahwa mereka sudah memasuki anugerah itu. Kristus telah memerdekakan mereka, maka mereka sudah benar-benar merdeka, sekarang mereka harus teguh berdiri di dalam kemerdekaan ini, jangan mau dikenakan kuk perhambaan lagi. Pada mulanya berdiri di atas posisi kemerdekaan, tapi sekarang telah beranjak dari posisi tersebut, membuat kuk bagi dirinya sendiri. Itulah yang disebut hidup di luar anugerah.

Apakah perbedaan antara seorang Kristen yang merdeka dan yang tidak merdeka? Seorang Kristen yang merdeka bila datang ke hadirat Allah maka yang teringat olehnya ialah: ia telah diperkenan Allah karena Tuhan Yesus. Ia telah melupakan dirinya sendiri, ia tidak melihat pada dirinya sandiri, ia hanya ingat bahwa karena Tuhan Yesuslah ia datang ke hadirat Allah. Sedang seorang Kritten yang tidak merdeka, ia mengira ia harus berhati-hati dari pagi hingga petang. Ia kira jika ia berbuat baik Allah akan berkenan kepadanya, jika ia berbuat tidak baik Allah pun tidak akan berkenan kepadanya.

Yang diperhatikan Alkitab ialah karya Kristus. Alkitab menunjukkan kepada kita bahwa kita diperkenan Allah adalah karena pekerjaan Kristus, bukan karena perbuatan kita sendiri. Yang diperhatikan atau dipandang Allah adalah Kristus, bukan kita. Sekalipun Anda bisa berbuat lebih baik daripada Petrus, Yohanes dan Paulus, ketika Anda datang ke hadirat Allah, tetaplah oleh Kristus dan bersandar pada Kristus. Kristuslah yang membawa Anda datang ke hadapan Allah, bukan perbuatan baik Anda yang membawa Anda datang kepada Allah. (Lima Puluh Pertanyaan Injil, Yasperin)

 

Ayat Hafalan: Tetapi batu yang menimpa patung itu menjadi gunung besar yang memenuhi seluruh bumi” (Dan. 2:35b) 

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: Pkh. 11:9—12:14

(67)