Eat n Drink 26 (Memimpin Anak-anak kepada Tuhan)

Pembacaan Ayat Alkitab: Mat. 19:1-15

19:1 Setelah Yesus selesai dengan pengajaran-Nya itu, berangkatlah Ia dari Galilea dan tiba di daerah Yudea yang di seberang sungai Yordan.

19:2 Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia dan Ia pun menyembuhkan mereka di sana.

19:3 Maka datanglah orang-orang Farisi kepada-Nya untuk mencobai Dia. Mereka bertanya: “Apakah diperbolehkan orang menceraikan isterinya dengan alasan apa saja?”

19:4 Jawab Yesus: “Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan?

19:5 Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. 

19:6 Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”

19:7 Kata mereka kepada-Nya: “Jika demikian, apakah sebabnya Musa memerintahkan untuk memberikan surat cerai jika orang menceraikan isterinya?”

19:8 Kata Yesus kepada mereka: “Karena ketegaran hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan isterimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian.

19:9 Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah.”

19:10 Murid-murid itu berkata kepada-Nya: “Jika demikian halnya hubungan antara suami dan isteri, lebih baik jangan kawin.”

19:11 Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: “Tidak semua orang dapat mengerti perkataan itu, hanya mereka yang dikaruniai saja.

19:12 Ada orang yang tidak dapat kawin karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Sorga. Siapa yang dapat mengerti hendaklah ia mengerti.”

19:13 Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.

19:14 Tetapi Yesus berkata: “Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga.”

19:15 Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan kemudian Ia berangkat dari situ.

 

Memimpin Anak-anak kepada Tuhan 

Doa baca: “Tetapi Yesus berkata: ‘Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga.’” (Mat. 19:14)

Sebagaimana Tuhan memustikakan anak-anak, kita pun seharusnya mengasihi dan melayani anak-anak, berharap kelak mereka beroleh selamat dan menjadi berkat bagi gereja. Sebenarnya, para orang tua-lah yang paling berperan dalam membawa anak-anak mereka kepada Tuhan, bukan gereja.

Para orang tua wajib nampak di hadapan Allah, jika Anda benar-benar ingin memimpin anak-anak kepada Allah, maka Anda sendiri di hadapan Allah harus menjadi seorang yang hidup bersama Allah. Anda tidak dapat mengutus anak-anak Anda ke surga dengan menudingkan jari tangan Anda ke arah surga, itu mustahil. Anda hanya dapat berjalan sendiri dahulu di depan, kemudian menyuruh mereka mengikuti Anda. Kalau setiap orang tua dalam generasi kita ini menjadi orang tua yang baik, niscaya entah akan terlahir berapa banyaknya saudara saudari yang perkasa di antara kita. Masa depan gereja dapat dilihat dari diri para orang tua.

Kita wajib mendidik atau memelihara anak-anak dengan ajaran dan nasihat Tuhan. Kita harus memimpin anak-anak belajar bagaimana mengenal Tuhan. Mezbah keluarga sesungguhnya berguna sekali. Dalam Perjanjian Lama, Tabernakel selalu berkaitan dengan mezbah. Dengan perkataan lain, keluarga berkaitan dengan pelayanan dan persembahan kepada Allah. Karena itu, dalam sebuah keluarga, khususnya yang mempunyai anak-anak, tidak boleh kekurangan doa dan pembacaan Alkitab. Orang tua wajib menunjukkan kepada anak-anak apa itu dosa. Semua orang berdosa, maka orang tua harus memperhatikan pertobatan anak-anak. Orang tua harus memimpin anak-anak ke hadapan Tuhan, dan pada suatu waktu, orang tua wajib menganjuri mereka menerima Tuhan dengan sungguh-sungguh, bahkan membawa mereka ke dalam gereja agar mereka beroleh bagian di dalam gereja. Dengan demikian orang tua akan memimpin anak-anak belajar mengenal Allah. (Orang Tua, W. Nee)

Ayat Hafalan: Karena Anak Manusia datang untuk menyelamatkan yang hilang.” (Mat. 18:11)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: Kel. 8:20—10:29

(83)