Eat n Drink 29 (Gereja adalah rumah doa-Nya)

Pembacaan Ayat Alkitab: Mat. 21:1222

21:12 Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mengusir semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia membalikkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati

21:13 dan berkata kepada mereka: “Ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun.”

21:14 Maka datanglah orang-orang buta dan orang-orang timpang kepada-Nya dalam Bait Allah itu dan mereka disembuhkan-Nya.

21:15 Tetapi ketika imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat melihat mujizat-mujizat yang dibuat-Nya itu dan anak-anak yang berseru dalam Bait Allah: “Hosana bagi Anak Daud!” hati mereka sangat jengkel,

21:16 lalu mereka berkata kepada-Nya: “Engkau dengar apa yang dikatakan anak-anak ini?” Kata Yesus kepada mereka: “Aku dengar; belum pernahkah kamu baca: Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah menyediakan puji-pujian?” 

21:17 Lalu Ia meninggalkan mereka dan pergi ke luar kota ke Betania dan bermalam di situ.

21:18 Pada pagi-pagi hari dalam perjalanan-Nya kembali ke kota, Yesus merasa lapar.

21:19 Dekat jalan Ia melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi Ia tidak mendapat apa-apa pada pohon itu selain daun-daun saja. Kata-Nya kepada pohon itu: “Engkau tidak akan berbuah lagi selama-lamanya!” Dan seketika itu juga keringlah pohon ara itu.

21:20 Melihat kejadian itu tercenganglah murid-murid-Nya, lalu berkata: “Bagaimana mungkin pohon ara itu sekonyong-konyong menjadi kering?”

21:21 Yesus menjawab mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu percaya dan tidak bimbang, kamu bukan saja akan dapat berbuat apa yang Kuperbuat dengan pohon ara itu, tetapi juga jikalau kamu berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! hal itu akan terjadi.

21:22 Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya.”

 

Gereja Adalah Rumah Doa-Nya

Doa baca: “Dan berkata kepada mereka: ‘Ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun.’” (Mat. 21:13)

 

Ketika kita membicarakan doa gereja, bukan berarti kita tidak mementingkan doa pribadi atau memandang remeh doa pribadi, melainkan selain doa pribadi, kita pun memerlukan doa gereja; karena ini adalah satu hukum dalam Kerajaan Allah. Ada kalanya terhadap suatu perkara, satu orang tidak mampu menanganinya, perlu berkumpul bersama, saling membantu. Dalam hal berdoa, keadaan itu lebih nyata lagi. Setiap orang yang berjalan mengikuti Tuhan sering kali nampak bahwa berdoa dengan kaum beriman yang lain benar-benar diperlukan. Ada kalanya Anda bisa merasakan berdoa seorang diri tidaklah cukup, khususnya berdoa untuk Kerajaan Allah. Masalah yang demikian besar ini, hanya bisa terlaksana dengan baik kalau menggabungkan seluruh kekuatan gereja. Tuhan berkata, “Rumah-Ku akan disebut rumah doa” (Mat. 21:13). Di sini kita boleh meneruskan dengan perkataan, “Rumah-Nya ialah kita”(Ibr. 3:6).

Ketika kaum beriman di dalam Tuhan berkumpul, kadar Tuhan pasti lebih banyak daripada seorang diri. Karena Tuhan berada di tengah-tengah gereja; Tuhan tidak bisa berada di tengah-tengah perorangan. Tuhan hanya bisa di dalam perorangan. Ketika kita betul-betul berkumpul bersama Tuhan, kita bisa merasakan wawasan doa kita betapa luas, daya tempur kita dalam doa juga begitu kuat. Tidak hanya demikian, dalam sidang doa kita sering mengalami Roh Kudus mewahyukan maksud hati Allah, memberi kita beban, memberi kita perkataan untuk berdoa. Mengenai doa gereja, tentu masih banyak aspek yang bisa dibicarakan, tetapi kita berhenti sampai di sini dulu. Kita hanya mengucapkan sepatah kata yang penting: doa gereja tidak bisa menggantikan doa pribadi, begitu juga doa pribadi selalu berada di belakang doa gereja, tidak bisa lebih unggul daripada doa gereja. (12 Bakul, vol. 7, bab 5, W. Nee)

 

Ayat Hafalan: supaya mereka oleh iman mereka kepada-Ku memperoleh pengampunan dosa dan mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang yang dikuduskan.” (Kis. 26:18b)

(74)