Eat n Drink 304 | Mencari hingga Menemukan-Nya

Edisi 12 November 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Ibr. 11:1-40

11:1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang diharapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak dilihat.

11:2 Sebab dengan imanlah telah diberikan kesaksian bahwa Allah berkenan kepada para pendahulu kita.

11:3 Karena iman kita mengerti bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kelihatan telah jadi dari apa yang tidak kelihatan.

11:4 Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah kurban yang lebih baik daripada kurban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian bahwa ia benar, karena Allah berkenan kepada persembahannya itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah ia mati.

11:5 Karena iman Henokh diangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan, karena Allah telah mengangkatnya. Sebab sebelum diangkat, ia memperoleh kesaksian bahwa ia berkenan kepada Allah. 

11:6 Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab siapa yang berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.

11:7 Karena iman, Nuh — setelah diperingatkan Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan — dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia menjadi ahli waris kebenaran, sesuai dengan imannya.

11:8 Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat tanpa mengetahui tempat yang ditujunya.

11:9 Karena iman ia tinggal di tanah yang dijanjikan itu sebagai orang asing dan di situ ia tinggal di kemah dengan Ishak dan Yakub, yang bersama-sama menjadi ahli waris janji yang sama itu.

11:10 Sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah.

11:11 Karena iman, walaupun Sara sendiri mandul, Abraham menurunkan anak cucu, padahal usianya sudah lewat, karena ia menganggap Dia, yang memberikan janji itu setia.

11:12 Itulah sebabnya, dari satu orang, malahan orang yang sudah sangat lemah, terpancar keturunan besar, seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, yang tidak terhitung banyaknya.

11:13 Dalam iman mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yang tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, tetapi yang hanya dari jauh melihatnya dan melambai-lambai kepadanya dan yang mengakui bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini.

11:14 Sebab mereka yang berkata demikian menyatakan bahwa mereka dengan rindu mencari suatu tanah air.

11:15 Sekiranya dalam hal itu mereka ingat akan tanah asal, yang telah mereka tinggalkan, mereka cukup mempunyai kesempatan untuk pulang ke situ.

11:16 Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik, yaitu tanah air surgawi. Sebab itu, Allah tidak malu disebut Allah mereka, karena Ia telah mempersiapkan sebuah kota bagi mereka.

11:17 Karena iman, tatkala dicobai, Abraham mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal,

11:18 walaupun kepadanya telah dikatakan, “Keturunan yang berasal dari Ishaklah yang akan disebut keturunanmu.”

11:19 Karena ia berpikir bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang-orang sekalipun dari antara orang mati dan dari sana ia seakan-akan telah menerimanya kembali.

11:20 Karena iman, sambil memandang jauh ke depan, Ishak memberikan berkatnya kepada Yakub dan Esau.

11:21 Karena iman, ketika hampir waktunya akan mati, Yakub memberkati masing-masing anak Yusuf, lalu menyembah sambil bersandar pada kepala tongkatnya.

11:22 Karena iman, menjelang kematiannya, Yusuf menyebut tentang keluarnya orang-orang Israel dan memberi pesan tentang tulang-belulangnya.

11:23 Karena iman, setelah lahir, Musa disembunyikan selama tiga bulan oleh orang tuanya, karena mereka melihat bahwa anak itu bagus rupanya dan mereka tidak takut kepada perintah raja.

11:24 Karena iman, setelah dewasa, Musa menolak disebut anak putri Firaun,

11:25 karena ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah daripada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa.

11:26 Ia menganggap penghinaan karena Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar daripada semua harta Mesir, sebab ia mengarahkan pandangannya kepada upah.

11:27 Karena iman, ia telah meninggalkan Mesir tanpa takut kepada murka raja. Ia bertahan sama seperti ia melihat apa yang tidak kelihatan.

11:28 Karena iman, ia mengadakan Paskah dan pemercikan darah, supaya pembinasa anak-anak sulung jangan menyentuh mereka.

11:29 Karena iman, mereka telah melintasi Laut Merah sama seperti melintasi tanah kering, sedangkan orang-orang Mesir tenggelam, ketika mereka mencobanya juga.

11:30 Karena iman, runtuhlah tembok-tembok Yerikho, setelah kota itu dikelilingi tujuh hari lamanya.

11:31 Karena iman, Rahab, perempuan sundal itu, tidak turut binasa bersama-sama dengan orang-orang tidak taat, karena ia telah menyambut pengintai-pengintai itu dengan damai.

11:32 Apa lagi yang harus aku sebutkan? Sebab aku akan kekurangan waktu, apabila aku hendak menceritakan tentang Gideon, Barak, Simson, Yefta, Daud dan Samuel dan para nabi,

11:33 yang karena iman telah menaklukkan kerajaan-kerajaan, mengamalkan kebenaran, memperoleh apa yang dijanjikan, menutup mulut singa-singa,

11:34 memadamkan api yang dahsyat. Mereka telah luput dari mata pedang, telah beroleh kekuatan dalam kelemahan, telah menjadi kuat dalam peperangan dan telah memukul mundur pasukan-pasukan tentara asing.

11:35 Wanita-wanita telah menerima kembali orang-orangnya yang telah mati, oleh karena kebangkitan. Tetapi orang-orang lain membiarkan dirinya disiksa dan tidak mau menerima pembebasan, supaya mereka beroleh kebangkitan yang lebih baik.

11:36 Ada pula yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan dipenjarakan.

11:37 Mereka dilempari dengan batu, digergaji, dibunuh dengan pedang; mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesengsaraan dan siksaan.

11:38 Dunia ini tidak layak bagi mereka. Mereka mengembara di padang gurun dan di pegunungan, dalam gua-gua dan celah-celah gunung.

11:39 Namun, mereka semua tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, sekalipun telah diberi kesaksian yang baik tentang mereka karena iman.

11:40 Sebab Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita; tanpa kita, mereka tidak dapat sampai kepada kesempurnaan.

 

Mencari hingga Menemukan-Nya

Doa baca: “Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab siapa yang berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.” (Ibr. 11:6)

 

Apakah arti iman? Menurut ayat-ayat Ibrani 11, iman berarti kita percaya Allah itu ada (Ibr. 11:6). Allah itu ada (eksis), riil, hidup, hadir, dan Allah itu Allah. Kita semua harus mempercayai ini. Kita betul-betul percaya bahwa Allah itu ada, dan hari ini Dia itu hidup.

Ibrani 11:6 mengatakan bahwa jika Anda percaya Allah, Anda harus juga percaya bahwa Dia adalah Sang pemberi upah. Mengapa Allah memberi upah kepada manusia? Sebab Allah ingin sekali mendapatkan manusia hidup demi pencapaian tujuan-Nya. Kita juga harus percaya bahwa Dia memberi upah kepada semua orang yang mencari hingga menemukan Dia. “Sungguh-sungguh mencari Dia”, menurut bahasa Yunaninya seharusnya, “mencari hingga menemukan-Nya.” Henokh adalah pencari Allah, dan Allah adalah Pemberi upahnya. Dia mencari Allah dan berjalan bersama Allah, maka Allah memberi upah kepadanya. Upah yang Allah berikan kepada Henokh adalah terhindar dari maut. Bukan main upah ini! Meskipun generasi, zaman, masyarakat, lingkungan, penduduk, dan setiap perkara materi bejat adanya, Henokh tetap menempuh hidup yang ibadah dan kudus. Di dalam iman ia melakukan ini sambil percaya bahwa Allah ada dan Ia adalah Pemberi upah. Bersandarkan belas kasihan dan anugerah Tuhan, kita semua harus menjadi para pencari Tuhan. (Saudari yang Tepat (4), bab 8, W. Lee)

 

Ayat Hafalan: “Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!” (Yes. 55:6)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: Rat. 3

(34)