Eat n Drink 45 | Edisi 14 Februari 2016 (Menyiapkan Jalan dan Lorong-Lorong)

Pembacaan Ayat Alkitab: Mrk. 1:1-13

1:1 Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah.

1:2 Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: “Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu;

1:3 ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya”,

1:4 demikianlah Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun dan menyerukan: “Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu.”

1:5 Lalu datanglah kepadanya orang-orang dari seluruh daerah Yudea dan semua penduduk Yerusalem, dan sambil mengaku dosanya mereka dibaptis di sungai Yordan. 

1:6 Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan.

1:7 Inilah yang diberitakannya: “Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak.

1:8 Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus.”

1:9 Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes.

1:10 Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya.

1:11 Lalu terdengarlah suara dari sorga: “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.”

1:12 Segera sesudah itu Roh memimpin Dia ke padang gurun.

1:13 Di padang gurun itu Ia tinggal empat puluh hari lamanya, dicobai oleh Iblis. Ia berada di sana di antara binatang-binatang liar dan malaikat-malaikat melayani Dia.

 

Menyiapkan Jalan dan Lorong-Lorong

Doa baca:Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: ‘Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu; ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.’” (Mrk. 1:2-3)

 

Menyiapkan jalan Tuhan adalah mengubah angan-angan orang yaitu memalingkan angan-angan mereka kepada sang Hamba-Penyelamat dan membetulkan hati mereka, meluruskan setiap bagian hati mereka melalui pertobatan agar sang Hamba-Penyelamat dapat masuk ke dalam mereka menjadi hayat mereka dan memiliki mereka.

Lorong-lorong adalah semua bagian kecil di bagian dalam diri kita: pikiran, kesenangan dan ketidaksenangan, maksud hati, hasrat, keputusan. Jika kita membandingkan angan-angan dengan jalan raya, kita dapat membandingkan lorong-lorong dengan jalan-jalan dan gang-gang kecil. Jalan raya dan semua lorong di dalam kita perlu dipersiapkan bagi Tuhan.  

Sebagai umat manusia kita tidaklah sederhana. Malahan, di dalam batin kita sangatlah rumit. Pikirkan betapa banyak “jalan” dan “lorong” yang kita miliki di dalam kita. Bayangkan juga betapa angan-angan orang jauh dari Allah dan diduduki oleh perkara-perkara filsafat dan kebudayaan. Lalu bagaimana mungkin bagi Kristus untuk masuk ke dalam manusia? Agar Kristus dapat masuk ke dalam seseorang, jalan dan lorong di dalamnya perlu dipersiapkan.  

Injil ini bukanlah hanya perkara obyektif, karena Injil sebetulnya adalah Yesus Kristus sendiri sebagai perwujudan Allah yang hidup. Sebagai tokoh yang sedemikian, Ia sedang menunggu agar orang-orang terbuka terhadap-Nya sehingga Ia dapat masuk ke dalam mereka. Akan tetapi, orang-orang telah membiarkan angan-angan mereka diduduki dan dipenuhi oleh banyak perkara. Karenanya, penyebar Injil yang paling baik adalah orang yang dapat memotong jalan di dalam angan-angan seseorang dan kemudian mempersiapkannya untuk menerima Tuhan. Jika kita memberitakan Injil dengan tepat, akhirnya jalan itu akan dipersiapkan bagi Kristus untuk masuk ke dalam orang-orang dan menduduki mereka. (PH Markus, berita 4, W. Lee)

 

Ayat Hafalan 1: “Tetapi apabila hati seorang berbalik kepada Tuhan, maka selubung itu diambil dari padanya.” (2 Kor. 3:16)

Ayat Hafalan 2: “Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya.” (1 Yoh. 4:21)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: Im. 13

(54)