Eat n Drink 62 | Pemilik Kerajaan Allah

Edisi 2 Maret 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Mrk. 10:1-31

10:1 Dari situ Yesus berangkat ke daerah Yudea dan ke daerah seberang sungai Yordan dan di situ pun orang banyak datang mengerumuni Dia; dan seperti biasa Ia mengajar mereka pula.

10:2 Maka datanglah orang-orang Farisi, dan untuk mencobai Yesus mereka bertanya kepada-Nya: “Apakah seorang suami diperbolehkan menceraikan isterinya?”

10:3 Tetapi jawab-Nya kepada mereka: “Apa perintah Musa kepada kamu?”

10:4 Jawab mereka: “Musa memberi izin untuk menceraikannya dengan membuat surat cerai.”

10:5 Lalu kata Yesus kepada mereka: “Justru karena ketegaran hatimulah maka Musa menuliskan perintah ini untuk kamu. 

10:6 Sebab pada awal dunia, Allah menjadikan mereka laki-laki dan perempuan,

10:7 sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya,

10:8 sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu.

10:9 Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”

10:10 Ketika mereka sudah di rumah, murid-murid itu bertanya pula kepada Yesus tentang hal itu.

10:11 Lalu kata-Nya kepada mereka: “Barangsiapa menceraikan isterinya lalu kawin dengan perempuan lain, ia hidup dalam perzinahan terhadap isterinya itu.

10:12 Dan jika si isteri menceraikan suaminya dan kawin dengan laki-laki lain, ia berbuat zinah.”

10:13 Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.

10:14 Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah.

10:15 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.”

10:16 Lalu Ia memeluk anak-anak itu dan sambil meletakkan tangan-Nya atas mereka Ia memberkati mereka.

10:17 Pada waktu Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya, datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut di hadapan-Nya ia bertanya: “Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”

10:18 Jawab Yesus: “Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorang pun yang baik selain dari pada Allah saja.

10:19 Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, jangan mengurangi hak orang, hormatilah ayahmu dan ibumu!”

10:20 Lalu kata orang itu kepada-Nya: “Guru, semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku.”

10:21 Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya: “Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.”

10:22 Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya.

10:23 Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya di sekeliling-Nya dan berkata kepada mereka: “Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah.”

10:24 Murid-murid-Nya tercengang mendengar perkataan-Nya itu. Tetapi Yesus menyambung lagi: “Anak-anak-Ku, alangkah sukarnya masuk ke dalam Kerajaan Allah.

10:25 Lebih mudah seekor unta melewati lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.”

10:26 Mereka makin gempar dan berkata seorang kepada yang lain: “Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?”

10:27 Yesus memandang mereka dan berkata: “Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah.”

10:28 Berkatalah Petrus kepada Yesus: “Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!”

10:29 Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya,

10:30 orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal.

10:31 Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.”

 

Pemilik Kerajaan Allah

Doa baca: “Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: ‘Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah.’” (Mrk. 10:14)

 

Setiap orang yang telah diselamatkan harus menjadi orang yang merendahkan diri. Sebenarnya, bertobat dan mengaku dosa kita adalah merendahkan diri dan tunduk. orang yang telah diselamatkan adalah orang yang merendahkan diri dan tunduk. Kita perlu merendahkan diri sedemikian rupa sehingga kita menganggap diri kita bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa. Setelah mengajarkan tentang perlunya kita merendahkan diri, selanjutnya kita perlu menjadi seperti seorang anak kecil. Tuhan Yesus berkata, “Biarkanlah anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah.”Seorang anak kecil tidak dipenuhi dan dijajah oleh konsepsi yang usang, mudah menerima pemikiran yang baru. Karena itu, orang perlu menjadi seperti anak kecil dan dengan hati yang tidak dijajah menerima Kerajaan Allah sebagai hal yang baru.

Kita semua terlahir ke dalam kerajaan manusia, dan berada dalam kerajaan manusia. Agar dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah, kita perlu bertobat, pemikiran kita perlu suatu peralihan guna menerima konsep yang baru. Siapakah yang dapat menerima konsep yang baru ini? Hanya mereka yang adalah bayi, orang-orang yang batinnya tidak diduduki. Namun, banyak orang yang telah diselamatkan tidak mau menjadi seperti bayi. Sebaliknya, mereka suka menganggap diri mereka sebagai orang yang pandai dan penuh dengan pengetahuan, yang mengira bahwa mereka mengetahui segala sesuatu. Orang-orang yang bersikap demikian itu tidak ada bagian masuk ke dalam Kerajaan Allah. Ingat, syarat untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah adalah kepolosan dan kemurnian batiniah, menjadi seperti anak kecil. (PH Lukas, berita 41, W. Lee)

 

Ayat Hafalan:Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran.” (Rm. 8:10)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: Bil. 17—19

(65)