Eat n Drink 75 | Seorang Nazir yang Dipenuhi Roh Kudus

Edisi 15 Maret 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Luk. 1:1-25

1:1 Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita,

1:2 seperti yang disampaikan kepada kita oleh mereka, yang dari semula adalah saksi mata dan pelayan Firman.

1:3 Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu,

1:4 supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar.

1:5 Pada zaman Herodes, raja Yudea, adalah seorang imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia. Isterinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elisabet. 

1:6 Keduanya adalah benar di hadapan Allah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat.

1:7 Tetapi mereka tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan keduanya telah lanjut umurnya.

1:8 Pada suatu kali, waktu tiba giliran rombongannya, Zakharia melakukan tugas keimaman di hadapan Tuhan.

1:9 Sebab ketika diundi, sebagaimana lazimnya, untuk menentukan imam yang bertugas, dialah yang ditunjuk untuk masuk ke dalam Bait Suci dan membakar ukupan di situ.

1:10 Sementara itu seluruh umat berkumpul di luar dan sembahyang. Waktu itu adalah waktu pembakaran ukupan.

1:11 Maka tampaklah kepada Zakharia seorang malaikat Tuhan berdiri di sebelah kanan mezbah pembakaran ukupan.

1:12 Melihat hal itu ia terkejut dan menjadi takut.

1:13 Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: “Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes.

1:14 Engkau akan bersukacita dan bergembira, bahkan banyak orang akan bersukacita atas kelahirannya itu.

1:15 Sebab ia akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya;

1:16 ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka,

1:17 dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya.”

1:18 Lalu kata Zakharia kepada malaikat itu: “Bagaimanakah aku tahu, bahwa hal ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua dan isteriku sudah lanjut umurnya.”

1:19 Jawab malaikat itu kepadanya: “Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu.

1:20 Sesungguhnya engkau akan menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata sampai kepada hari, di mana semuanya ini terjadi, karena engkau tidak percaya akan perkataanku yang akan nyata kebenarannya pada waktunya.”

1:21 Sementara itu orang banyak menanti-nantikan Zakharia. Mereka menjadi heran, bahwa ia begitu lama berada dalam Bait Suci.

1:22 Ketika ia keluar, ia tidak dapat berkata-kata kepada mereka dan mengertilah mereka, bahwa ia telah melihat suatu penglihatan di dalam Bait Suci. Lalu ia memberi isyarat kepada mereka, sebab ia tetap bisu.

1:23 Ketika selesai jangka waktu tugas jabatannya, ia pulang ke rumah.

1:24 Beberapa lama kemudian Elisabet, isterinya, mengandung dan selama lima bulan ia tidak menampakkan diri, katanya:

1:25 “Inilah suatu perbuatan Tuhan bagiku, dan sekarang Ia berkenan menghapuskan aibku di depan orang.”

 

Seorang Nazir yang Dipenuhi Roh Kudus 

Doa baca: “Sebab ia akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya;(Luk. 1:15)

 

Firman mengenai Yohanes Pembaptis dalam Lukas 1:15 mengatakan mengenai tidak minum anggur atau minuman keras di sini menunjukkan bahwa Yohanes akan menjadi seorang Nazir (Bil. 6:1-4). Dia tidak akan minum anggur, tetapi akan dipenuhi Roh Kudus. Roh Kuduslah yang menggantikan anggur (Ef. 5:18). Yohanes Pembaptis lahir sebagai seorang imam, orang yang dipilih Allah. Tetapi imam pilihan Allah ini menjadi seorang Nazir. Menurut Bilangan 6, seorang Nazir bukanlah orang yang dipilih, melainkan orang sukarelawan. Di satu pihak, sebagai seorang imam, ia dipilih oleh Allah; di pihak lain, sebagai seorang Nazir, ia adalah seorang sukarelawan. Yohanes merelakan dirinya untuk melayani Allah.  

Yohanes Pembaptis adalah orang pertama dalam Perjanjian Baru yang dipenuhi dengan Roh Kudus. Penyiapan jalan bagi kedatangan Penyelamat menuntut pelopor-Nya dipenuhi oleh Roh Kudus, supaya dia dapat memisahkan orang kepada Allah dari segala sesuatu yang bukan Allah, menjadikan mereka kudus kepada-Nya untuk tujuan-Nya.

Karena ia dipenuhi dengan Roh Kudus, maka ia dapat menggenapkan perkataan-perkataan yang dikatakan mengenai dia dalam ayat 16 dan 17: “Ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka. Ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati para bapak berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar. Dengan demikian ia menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya.” Ini adalah penggenapan Maleakhi 4:5, yang menubuatkan bahwa Elia akan datang. Yohanes Pembaptis akan berjalan mendahului Tuhan di dalam roh dan kuasa Elia. Karena itu, di satu pihak, Yohanes dapat dianggap “Elia, yang akan datang” (Mat. 11:14). (PH Lukas, berita 3, W. Lee)

 

Ayat Hafalan:Kepadaku, yang paling hina di antara segala orang kudus, telah dianugerahkan kasih karunia ini” (Ef. 3:8a)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: Ul. 4:44—7:8

(63)