Eat n Drink 81 | Silsilah Manusia-Penyelamat

Edisi 21 Maret 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Luk. 3:23-38

3:23 Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli,

3:24 anak Matat, anak Lewi, anak Malkhi, anak Yanai, anak Yusuf,

3:25 anak Matica, anak Amos, anak Nahum, anak Hesli, anak Nagai,

3:26 anak Maat, anak Matica, anak Simei, anak Yosekh, anak Yoda,

3:27 anak Yohanan, anak Resa, anak Zerubabel, anak Sealtiel, anak Neri,

3:28 anak Malkhi, anak Adi, anak Kosam, anak Elmadam, anak Er,

3:29 anak Yesua, anak Eliezer, anak Yorim, anak Matat, anak Lewi,

3:30 anak Simeon, anak Yehuda, anak Yusuf, anak Yonam, anak Elyakim,

3:31 anak Melea, anak Mina, anak Matata, anak Natan, anak Daud,

3:32 anak Isai, anak Obed, anak Boas, anak Salmon, anak Nahason,

3:33 anak Aminadab, anak Admin, anak Arni, anak Hezron, anak Peres, anak Yehuda,

3:34 anak Yakub, anak Ishak, anak Abraham, anak Terah, anak Nahor,

3:35 anak Serug, anak Rehu, anak Peleg, anak Eber, anak Salmon,

3:36 anak Kenan, anak Arpakhsad, anak Sem, anak Nuh, anak Lamekh,

3:37 anak Metusalah, anak Henokh, anak Yared, anak Mahalaleel, anak Kenan,

3:38 anak Enos, anak Set, anak Adam, anak Allah.

 

Silsilah Manusia-Penyelamat

Doa baca: “Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli.(Luk. 3:23)

 

Silsilah Kristus dalam Injil Lukas dimulai dari manusia dan menelusur kembali kepada Allah (ay. 23, 38). Injil ini menekankan keinsanian-Nya untuk menegaskan status ilahi-insani-Nya. Untuk membuktikan bahwa Yesus adalah seorang Manusia yang tepat dan normal, Lukas perlu memperlihatkan silsilah Manusia ini yang membuktikan bahwa Dia layak menjadi Penyelamat manusia. Dalam Lukas 3:23-28 silsilah Manusia-Penyelamat ini menelusur kembali dari Yesus kepada Adam. Ayat 38 mengatakan, “anak Enos, anak Set, anak Adam, anak Allah.” Dari Yesus (Luk. 3:23) kembali kepada Allah ada tujuh puluh tujuh keturunan yang di dalamnya terlihat sejarah penciptaan Allah, kejatuhan manusia, janji Allah, dan keselamatan manusia : oleh Allah, manusia diciptakan (ay. 38; Kej. 1:26-27; 2:7); dalam Adam, manusia jatuh (ay. 38; Kej. 3); melalui Abraham, manusia menerima janji Allah (ay. 34; Kej. 12:1-3); dan dalam Yesus, yang adalah Kristus, manusia diselamatkan ( ay. 23; 2:10-11).

Silsilah dalam Injil Lukas mencantumkan empat nama yang ditekankan dengan khusus: Allah, Adam, Abraham, dan Yesus. Kita diciptakan oleh Allah, kita jatuh di dalam Adam, kita menerima janji Allah di dalam Abraham, dan kita diselamatkan di dalam Yesus yang adalah Kristus. Setelah kita diciptakan oleh Allah dan jatuh di dalam Adam, kita menerima janji keselamatan Allah di dalam Abraham. Kemudian di dalam Yesus, yang adalah Kristus, kita diselamatkan. Inilah kesimpulan dari silsilah Manusia-Penyelamat kita. Manusia-Penyelamat kita datang bukan hanya untuk menyelamatkan kita secara obyektif, bahkan menyelamatkan kita dengan menyatukan diri-Nya sendiri dengan kita. Di dalam Dia kita memiliki Allah yang menyatukan diri-Nya dengan manusia. Kita dapat mengatakan bahwa silsilah dan status Tuhan juga silsilah dan status kita.  (PH Lukas, berita 9, W. Lee)

 

Ayat Hafalan: “Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.” (Rm. 8:37)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: Ul. 21—22:12

(78)