Eat n Drink 82 | Menang Atas Ujian

Pembacaan Ayat Alkitab: Luk. 4:1-13

4:1 Yesus, yang penuh dengan Roh Kudus, kembali dari sungai Yordan, lalu dibawa oleh Roh Kudus ke padang gurun.

4:2 Di situ Ia tinggal empat puluh hari lamanya dan dicobai Iblis. Selama di situ Ia tidak makan apa-apa dan sesudah waktu itu Ia lapar.

4:3 Lalu berkatalah Iblis kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, suruhlah batu ini menjadi roti.”

4:4 Jawab Yesus kepadanya: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja.”

4:5 Kemudian ia membawa Yesus ke suatu tempat yang tinggi dan dalam sekejap mata ia memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia.

4:6 Kata Iblis kepada-Nya: “Segala kuasa itu serta kemuliaannya akan kuberikan kepada-Mu, sebab semuanya itu telah diserahkan kepadaku dan aku memberikannya kepada siapa saja yang kukehendaki.

4:7 Jadi jikalau Engkau menyembah aku, seluruhnya itu akan menjadi milik-Mu.”

4:8 Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”

4:9 Kemudian ia membawa Yesus ke Yerusalem dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah, lalu berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu dari sini ke bawah,

4:10 sebab ada tertulis: Mengenai Engkau, Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya untuk melindungi Engkau,

4:11 dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu.”

4:12 Yesus menjawabnya, kata-Nya: “Ada firman: Jangan engkau mencobai Tuhan, Allahmu!”

4:13 Sesudah Iblis mengakhiri semua pencobaan itu, ia mundur dari pada-Nya dan menunggu waktu yang baik.

 

Menang Atas Ujian

Doa baca: “Lalu berkatalah Iblis kepada-Nya: ‘Jika Engkau Anak Allah, suruhlah batu ini menjadi roti.’ Jawab Yesus kepadanya: ‘Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja.’” (Luk. 4:3-4) 

 

Untuk menggenapkan ministri-Nya, Tuhan Yesus harus mengalahkan musuh Allah, Iblis, Satan. Hal ini harus dilakukan-Nya dengan status seorang Manusia. Iblis mengetahui hal ini, karena itu Iblis mencobai Dia agar meninggalkan kedudukan manusia dan mengambil kedudukan-Nya sebagai Putra Allah. Empat puluh hari sebelumnya, Allah Bapa menyatakan dari surga bahwa Yesus adalah Putra Bapa yang terkasih. Si pencoba yang licik mengambil pernyataan itu sebagai dasar untuk mencobai Tuhan Yesus. Jika Tuhan mengambil kedudukan-Nya sebagai Putra Allah di hadapan musuh, Dia akan kehilangan kedudukan untuk mengalahkannya.  

Mengubah batu menjadi roti itu benar-benar suatu mujizat. Banyak kali pemikiran yang menghendaki terjadinya mujizat dalam situasi tertentu merupakan suatu cobaan dari Iblis. Cobaan Iblis atas manusia yang pertama, Adam, berhubungan dengan perkara makan (Kej. 3:1-6). Sekarang cobaannya atas Manusia yang kedua, Kristus, juga berhubungan dengan perkara makan. Iblis mencobai Manusia-Penyelamat untuk mempertahankan kedudukan-Nya sebagai Putra Allah. Tetapi Tuhan Yesus menjawab dengan berkata, “Manusia hidup bukan dari roti saja.” Ini menunjukkan bahwa Dia berdiri pada kedudukan manusia untuk membereskan musuh. Roh-roh jahat menyebut Yesus sebagai Putra Allah (Mat. 8:29), tetapi roh-roh jahat itu tidak mengakui bahwa Yesus Kristus telah datang di dalam daging (1 Yoh. 4:3), karena dengan mengakui Yesus sebagai manusia mereka mengakui bahwa mereka telah kalah. Meskipun roh-roh jahat mengakui Yesus adalah Putra Allah, mereka tidak menginginkan orang-orang percaya bahwa Dia adalah Putra Allah, karena dengan percaya sedemikian, manusia akan diselamatkan (Yoh. 20:31). (PH Lukas, berita 9, W. Lee)

 

Ayat Hafalan: “Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.” (Rm. 8:37)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: Ul. 22:13—24

(74)