Eat n Drink 92 | Kesembuhan Dari Manusia Penyelamat

Edisi 1 April 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Luk. 8:26-56

8:26 Lalu mendaratlah Yesus dan murid-murid-Nya di tanah orang Gerasa yang terletak di seberang Galilea.

8:27 Setelah Yesus naik ke darat, datanglah seorang laki-laki dari kota itu menemui Dia; orang itu dirasuki oleh setan-setan dan sudah lama ia tidak berpakaian dan tidak tinggal dalam rumah, tetapi dalam pekuburan.

8:28 Ketika ia melihat Yesus, ia berteriak lalu tersungkur di hadapan-Nya dan berkata dengan suara keras: “Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus Anak Allah Yang Mahatinggi? Aku memohon kepada-Mu, supaya Engkau jangan menyiksa aku.”

8:29 Ia berkata demikian sebab Yesus memerintahkan roh jahat itu keluar dari orang itu. Karena sering roh itu menyeret-nyeret dia, maka untuk menjaganya, ia dirantai dan dibelenggu, tetapi ia memutuskan segala pengikat itu dan ia dihalau oleh setan itu ke tempat-tempat yang sunyi.

8:30 Dan Yesus bertanya kepadanya: “Siapakah namamu?” Jawabnya: “Legion,” karena ia kerasukan banyak setan. 

8:31 Lalu setan-setan itu memohon kepada Yesus, supaya Ia jangan memerintahkan mereka masuk ke dalam jurang maut.

8:32 Adalah di sana sejumlah besar babi sedang mencari makan di lereng gunung, lalu setan-setan itu meminta kepada Yesus, supaya Ia memperkenankan mereka memasuki babi-babi itu. Yesus mengabulkan permintaan mereka.

8:33 Lalu keluarlah setan-setan itu dari orang itu dan memasuki babi-babi itu. Kawanan babi itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau lalu mati lemas.

8:34 Setelah penjaga-penjaga babi itu melihat apa yang telah terjadi, mereka lari lalu menceritakan hal itu di kota dan di kampung-kampung sekitarnya.

8:35 Dan keluarlah orang-orang untuk melihat apa yang telah terjadi. Mereka datang kepada Yesus dan mereka menjumpai orang yang telah ditinggalkan setan-setan itu duduk di kaki Yesus; ia telah berpakaian dan sudah waras. Maka takutlah mereka.

8:36 Orang-orang yang telah melihat sendiri hal itu memberitahukan kepada mereka, bagaimana orang yang dirasuk setan itu telah diselamatkan.

8:37 Lalu seluruh penduduk daerah Gerasa meminta kepada Yesus, supaya Ia meninggalkan mereka, sebab mereka sangat ketakutan. Maka naiklah Ia ke dalam perahu, lalu berlayar kembali.

8:38 Dan orang yang telah ditinggalkan setan-setan itu meminta supaya ia diperkenankan menyertai-Nya. Tetapi Yesus menyuruh dia pergi, kata-Nya:

8:39 “Pulanglah ke rumahmu dan ceriterakanlah segala sesuatu yang telah diperbuat Allah atasmu.” Orang itu pun pergi mengelilingi seluruh kota dan memberitahukan segala apa yang telah diperbuat Yesus atas dirinya.

8:40 Ketika Yesus kembali, orang banyak menyambut Dia sebab mereka semua menanti-nantikan Dia.

8:41 Maka datanglah seorang yang bernama Yairus. Ia adalah kepala rumah ibadat. Sambil tersungkur di depan kaki Yesus ia memohon kepada-Nya, supaya Yesus datang ke rumahnya,

8:42 karena anaknya perempuan yang satu-satunya, yang berumur kira-kira dua belas tahun, hampir mati. Dalam perjalanan ke situ Yesus didesak-desak orang banyak.

8:43 Adalah seorang perempuan yang sudah dua belas tahun menderita pendarahan dan yang tidak berhasil disembuhkan oleh siapa pun.

8:44 Ia maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya, dan seketika itu juga berhentilah pendarahannya.

8:45 Lalu kata Yesus: “Siapa yang menjamah Aku?” Dan karena tidak ada yang mengakuinya, berkatalah Petrus: “Guru, orang banyak mengerumuni dan mendesak Engkau.”

8:46 Tetapi Yesus berkata: “Ada seorang yang menjamah Aku, sebab Aku merasa ada kuasa keluar dari diri-Ku.”

8:47 Ketika perempuan itu melihat, bahwa perbuatannya itu ketahuan, ia datang dengan gemetar, tersungkur di depan-Nya dan menceriterakan kepada orang banyak apa sebabnya ia menjamah Dia dan bahwa ia seketika itu juga menjadi sembuh.

8:48 Maka kata-Nya kepada perempuan itu: “Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!”

8:49 Ketika Yesus masih berbicara, datanglah seorang dari keluarga kepala rumah ibadat itu dan berkata: “Anakmu sudah mati, jangan lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru!”

8:50 Tetapi Yesus mendengarnya dan berkata kepada Yairus: “Jangan takut, percaya saja, dan anakmu akan selamat.”

8:51 Setibanya di rumah Yairus, Yesus tidak memperbolehkan seorang pun ikut masuk dengan Dia, kecuali Petrus, Yohanes dan Yakobus dan ayah anak itu serta ibunya.

8:52 Semua orang menangis dan meratapi anak itu. Akan tetapi Yesus berkata: “Jangan menangis; ia tidak mati, tetapi tidur.”

8:53 Mereka menertawakan Dia, karena mereka tahu bahwa anak itu telah mati.

8:54 Lalu Yesus memegang tangan anak itu dan berseru, kata-Nya: “Hai anak bangunlah!”

8:55 Maka kembalilah roh anak itu dan seketika itu juga ia bangkit berdiri. Lalu Yesus menyuruh mereka memberi anak itu makan.

8:56 Dan takjublah orang tua anak itu, tetapi Yesus melarang mereka memberitahukan kepada siapa pun juga apa yang terjadi itu.

 

Kesembuhan Dari Manusia Penyelamat 

Doa-baca: “Ia maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya, dan seketika itu juga berhentilah pendarahannya.” (Luk. 8:44)

 

Dalam 8:41-42, Yairus, seorang kepala rumah ibadat meminta Tuhan untuk menyembuhkan anak perempuannya, yang berumur kira-kira dua belas tahun dan hampir mati. Sewaktu Tuhan berada dalam perjalanan untuk menyembuhkan anak perempuan itu, “Ada seorang perempuan yang sudah dua belas tahun menderita pendarahan dan tidak berhasil disembuhkan oleh siapa pun. Ia maju mendekati Yesus dari belakang dan menyentuh jumbai jubah-Nya, dan seketika itu juga berhentilah pendarahannya” (ay. 43-44). Karena kasus perempuan ini digabungkan dengan kasus anak perempuan kepala rumah ibadat, dan karena sakitnya yang selama dua belas tahun itu adalah umur anak perempuan itu, dan keduanya adalah perempuan, maka kasus-kasus ini dapat dianggap sebagai satu kasus yang lengkap dari satu orang. Dalam pemandangan ini, dapat dikatakan anak perempuan itu dilahirkan dalam penyakit perempuan yang mematikan dan mati karenanya. Ketika penyakit yang mematikan dari perempuan itu disembuhkan oleh Manusia-Penyelamat, anak perempuan yang telah mati itu pun dibangkitkan dari kematian. Ini menandakan bahwa setiap orang yang telah jatuh, dilahirkan dalam penyakit dosa yang mematikan dan mati di dalamnya (Ef. 2:1). Ketika penyakit dosa yang mematikan itu disembuhkan oleh kematian Penyelamat yang menebus (1 Ptr. 2:24), ia pun bangkit, keluar dari kematian dan masuk ke dalam hayat (Yoh. 5:24-25).

Pendarahan dalam kasus perempuan ini menandakan kebocoran hayat. Kehilangan darah itu berarti kehilangan hayat. Ini juga adalah satu aspek dari keadaan masyarakat hari ini. Menurut gambaran yang disajikan dalam Lukas, masyarakat manusia yang telah jatuh ini penuh dengan setan-setan dan usaha peternakan babi yang tidak tahir, dan ditandai oleh kebocoran hayat, yang akan membawa orang-orang ke dalam kematian. (PH Lukas, berita 19, Witness Lee)

 

Ayat Hafalan: “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.” (Yoh. 1:1)

 

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: Yos. 9—10:27

(67)