Eat n Drink 95 | Tidak Dapat Mendengar Perkataan Tuhan

Edisi 4 April 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Luk. 9:37-50

9:37 Pada keesokan harinya ketika mereka turun dari gunung itu, datanglah orang banyak berbondong-bondong menemui Yesus.

9:38 Seorang dari orang banyak itu berseru, katanya: “Guru, aku memohon supaya Engkau menengok anakku, sebab ia adalah satu-satunya anakku.

9:39 Sewaktu-waktu ia diserang roh, lalu mendadak ia berteriak dan roh itu menggoncang-goncangkannya sehingga mulutnya berbusa. Roh itu terus saja menyiksa dia dan hampir-hampir tidak mau meninggalkannya.

9:40 Dan aku telah meminta kepada murid-murid-Mu supaya mereka mengusir roh itu, tetapi mereka tidak dapat.”

9:41 Maka kata Yesus: “Hai kamu angkatan yang tidak percaya dan yang sesat, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu dan sabar terhadap kamu? Bawa anakmu itu kemari!” 

9:42 Dan ketika anak itu mendekati Yesus, setan itu membantingkannya ke tanah dan menggoncang-goncangnya. Tetapi Yesus menegor roh jahat itu dengan keras dan menyembuhkan anak itu, lalu mengembalikannya kepada ayahnya.

9:43 Maka takjublah semua orang itu karena kebesaran Allah. Ketika semua orang itu masih heran karena segala yang diperbuat-Nya itu, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya:

9:44 “Dengarlah dan camkanlah segala perkataan-Ku ini: Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia.”

9:45 Mereka tidak mengerti perkataan itu, sebab artinya tersembunyi bagi mereka, sehingga mereka tidak dapat memahaminya. Dan mereka tidak berani menanyakan arti perkataan itu kepada-Nya.

9:46 Maka timbullah pertengkaran di antara murid-murid Yesus tentang siapakah yang terbesar di antara mereka.

9:47 Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka. Karena itu Ia mengambil seorang anak kecil dan menempatkannya di samping-Nya,

9:48 dan berkata kepada mereka: “Barangsiapa menyambut anak ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku; dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia, yang mengutus Aku. Karena yang terkecil di antara kamu sekalian, dialah yang terbesar.”

9:49 Yohanes berkata: “Guru, kami lihat seorang mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita.”

9:50 Yesus berkata kepadanya: “Jangan kamu cegah, sebab barangsiapa tidak melawan kamu, ia ada di pihak kamu.

 

Tidak Dapat Mendengar Perkataan Tuhan 

Doa baca: “Dan aku telah meminta kepada murid-murid-Mu supaya mereka mengusir roh itu, tetapi mereka tidak dapat.” (Luk. 9:40)

 

Sewaktu transfigurasi ini terjadi di puncak gunung, murid-murid sedang berusaha mengusir roh jahat di lembah. Meskipun mereka telah berusaha sekuatnya, tetapi mereka tidak dapat mengusirnya. Inilah situasi yang dihadapi oleh Penyelamat ketika Dia turun dari puncak gunung itu. Lukas 9:37 mengatakan bahwa ketika Tuhan dan ketiga murid itu turun dari gunung itu, orang banyak menemui-Nya. Kemudian, “Seorang dari orang banyak itu berseru, ‘Guru, aku memohon supaya Engkau menengok anakku, sebab ia satu-satunya anakku. Sewaktu-waktu ia diserang roh, lalu mendadak ia berteriak dan roh itu mengguncang-guncangkannya sehingga mulutnya berbusa. Roh itu terus saja menyiksa dia dan hampir-hampir tidak mau meninggalkannya. Aku telah meminta kepada murid-murid-Mu supaya mereka mengusir roh itu, tetapi mereka tidak dapat'” (ay. 38-40).

Murid-murid tidak memiliki kemampuan untuk mengusir roh jahat itu. Mengapa? Sebab mereka sendiri diduduki oleh Iblis dan karena itu mereka tidak dapat mengusir roh jahat itu. Ini terbukti dari sikap murid-murid yang berdebat dan memperebutkan siapakah yang terbesar di antara mereka. Ini menunjukkan bahwa selama kita tetap berada dalam hayat alamiah dan hidup dalam ciptaan lama, kita tidak dapat berbagian dalam yobel. Yobel sama sekali tidak ada hubungannya dengan hayat alamiah kita.

Menurut 9:41 Tuhan Yesus berkata, “Hai kamu orang-orang yang tidak percaya dan yang sesat, sampai kapan Aku harus tinggal di antara kamu dan sabar terhadap kamu? Bawa anakmu itu kemari!” Kemudian Dia menghardik roh najis itu, menyembuhkan anak laki-laki itu, dan memberikannya kembali kepada ayahnya (ay. 42). Mengenai hal ini, ayat 43 mengatakan, “Lalu takjublah semua orang itu pada kebesaran Allah.”  (PH Lukas, berita 22, W. Lee)

 

Ayat Hafalan:Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku dalam kesetiaan, sehingga engkau akan mengenal TUHAN.” (Hos. 2:19)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: Yos. 14:6—15

(52)