Eat n Drink 99 | Allah Tak Mungkin Salah Memberi

Edisi 8 April 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Luk. 10:38-11:13

10:38 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya.

10:39 Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,

10:40 sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: “Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku.”

10:41 Tetapi Tuhan menjawabnya: “Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara,

10:42 tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya. 

11:1 Pada suatu kali Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya: “Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya.”

11:2 Jawab Yesus kepada mereka: “Apabila kamu berdoa, katakanlah: Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu.

11:3 Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya

11:4 dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kami pun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan.”

11:5 Lalu kata-Nya kepada mereka: “Jika seorang di antara kamu pada tengah malam pergi ke rumah seorang sahabatnya dan berkata kepadanya: Saudara, pinjamkanlah kepadaku tiga roti,

11:6 sebab seorang sahabatku yang sedang berada dalam perjalanan singgah ke rumahku dan aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya;

11:7 masakan ia yang di dalam rumah itu akan menjawab: Jangan mengganggu aku, pintu sudah tertutup dan aku serta anak-anakku sudah tidur; aku tidak dapat bangun dan memberikannya kepada saudara.

11:8 Aku berkata kepadamu: Sekalipun ia tidak mau bangun dan memberikannya kepadanya karena orang itu adalah sahabatnya, namun karena sikapnya yang tidak malu itu, ia akan bangun juga dan memberikan kepadanya apa yang diperlukannya.

11:9 Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.

11:10 Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.

11:11 Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan?

11:12 Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking?

11:13 Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”

 

Allah Tak Mungkin Salah Memberi

Doa baca: “Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”(Luk. 11:13)

 

Mungkin Anda bingung, dalam 11:1-13 tampaknya tidak ada perihal menerima suplai hayat dari Bapa. Suplai hayat ditunjukkan dalam ayat 11 sampai 13. Di sini suplai hayat ditunjukkan oleh ikan, telur, dan Roh Kudus. Dalam ayat 5 ditunjukkan oleh roti. Jika kita memasukkan roti, maka kita memiliki empat butir suplai hayat. Ketika kita mendoakan diri kita ke dalam Allah, kita menerima kekayaan-Nya sebagai suplai kita. Dalam ayat 13 Tuhan mengatakan bahwa jika kita, yang jahat, tahu memberikan pemberian yang baik kepada anak-anak kita, apalagi Bapa yang di surga, Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya. Ini menunjukkan bahwa pemberian yang benar-benar baik adalah Roh Kudus.

Sebelum kematian-Nya Tuhan menyuruh murid-murid meminta Roh Kudus. Setelah kematian dan kebangkitan-Nya, Dia menyuruh mereka menerima Roh Kudus (Yoh. 20:22). Mengenai perintah-perintah dalam Alkitab yang syarat-syaratnya belum digenapkan, kita perlu meminta. Tetapi mengenai perintah-perintah yang syarat-syaratnya telah digenapkan, kita perlu menerimanya. Tuhan selanjutnya mengatakan bahwa seorang bapa tidak akan memberikan seekor ular kepada anaknya ganti ikan, atau kalajengking ganti sebuah telur. Selain itu, Tuhan mengatakan bahwa Bapa akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya. Dalam lambang, ular melambangkan Satan dan malaikat-malaikatnya, dan kalajengking melambangkan roh-roh jahat Satan, dalam 11:11-13 menunjukkan bahwa tujuan kita dalam berdoa seharusnya mencari suplai hayat, mencari roti, ikan, dan telur. Roti mewakili kekayaan darat; ikan, mewakili kekayaan laut; dan telur, mewakili kekayaan udara dan darat. Roh Kudus adalah totalitas dari roti, ikan, dan telur. (PH Lukas, berita 27, W. Lee)

 

Ayat Hafalan:Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!”(Yes. 55:6)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: Yos. 23—24

(86)