Kota Tomohon dipilih menjadi pusat kegiatan peresmian KTL se- Provinsi Sulut sebagai Percontohan Pertama di Indonesia

Peresmian Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) Percontohan Pertama di Indonesia yang ¬†dilaksanakan senin (11/4), di Kota Tomohon tepatnya di kompleks depan Supermarket Multi Mart, peresmian ditandai dengan pengguntingan pita yang bertuliskan Kawasan Tertib Lalu Lintas disertai pelepasan balon di kompleks patung Tololiu oleh Kepala Korps Lalu lintas (Kakorlantas) Mabes Polri Irjen Pol Drs Condro Kirono MM M Hum.Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak pada kesempatan tersebut mengungkapkan selaku Pemerintah Kota Tomohon sangat bangga ketika dipilihnya Kota Tomohon menjadi pusat kegiatan peresmian KTL se- Provinsi Sulut, “sesungguhnya kami sangat mendukung akan setiap program strategis yang pada akhirnya akan memberikan dampak positif terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat, saya percaya dengan adanya KTL ini, akan mampu memberikan pengayoman, perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan agar dapat secara optimal difungsikan segingga akan meningkatkan kelancaran berlalu lintas dan menekan ataupun mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, bahkan juga dapat menjadi wahana pendidikan lalu lintas di Kota Tomohon, urai Eman.

Saat bersamaan Kepala Korps Lalu lintas Mabes Polri dalam sambutannya mengatakan upaya yang dilakukan saat ini merupakan bagian dari pencegahan kecelakaan di jalan raya, dan untuk mewujudkannya hal ini perlu adanya sinergitas dari berbagai instansi terkait tentunya bersama masyarakat pengguna jalan, ucap Kirono. “Apresiasi dan penghargaan kepada pemerintah Provinsi Sulut, para kepala daerah Walikota atau Bupati se Sulut yang senantiasa peduli akan kaitannya dengan pencegahan kecelakaan lalu lintas dengan menseriusi akan pembuatan kawasan tertib lalu lintas, tutup Kirono. Sementara itu Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE melalui Kaban Kesbangpol Edwin Silangen SE mengatakan adanya kawasan tertib lalu lintas ini akan mampu mendorong perekonomian masyarakat, selain itu dapat mewujudkan etika berlaluintas. “Dengan adanya peresmian kawasan tertib lalu lintas ini kiranya para masyarakat pun dapat memfungsikannya dengan baik bukan hanya di Kota Tomohon tetapi di setiap Kabupaten/Kota yang ada di Sulut, tutupnya.

Saat yang sama Kapolda Sulut Drs Wilmar Marpaung SH berharap dengan adanya KTL di Sulawesi Utara, dapat memberikan kenyamanan dan pemanfaatannya kepada kita semua sebagai pengguna sarana lalu lintas jalan, sekaligus dapat menjadi contoh ketauladanan budaya tertib berlalu lintas di Sulut. Dalam kawasan ini masyarakat pengguna jalan ataupun siapapun yang melewati wilayah KTL nantinya wajib memperhatikan disiplin berlalulintas dengan tidak parkir sembarangan ataupun berhenti seenaknya yang bisa menyebabkan kemacetan dan kecelakaan, sehingga membuat kita ditilang atau didenda. Dalam kawasan ini semua wajib mematuhi aturan dalam ketentuan yang berlaku sehingga kemanapun nanti ketika kita beraktivitas akan terbiasa patuh pada aturan berlalulintas dan terhindar dari tindakan melawan hukum. Hal ini juga untuk menjamin dan memberikan keamanan dan kenyaman dalam berkendaraan maupun bagi pejalan kaki

Disela peresmian dilaksanakan peninjauan KTL, penandatanganan baliho KTL oleh Kakorlantas Polri kemudian mewakili Gubernur Sulut, disusul para kepala daerah mulai dari Kota Tomohon, Kota Manado, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Minahasa Selatan, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara, Kota Kotamobagu, dan terakhir Kabupaten Talaud. Dilaksanakan juga penyerahan skep KTL dan skep forum lalu lintas, pemasangan PIN pelopor keselamatan berlalu lintas kepada para pejabat dan masyarakat pengguna jalan, pemakaian helm kepada perwakilan komunitas motor sebagai pelopor dan pencinta tertib lalu lintas, serta pemusnahan knalpot racing dan sound kendaraan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Danrem 131 Santiago Brigjen TNI Sulaiman Agusto SIP MM, Kajati Sulut Tengku Muhamad Syahrizal SH MH, Dan Lanudsri Manado Kolonel Penerbang Djoko Cahyono, Kaban Intelejen Negara Daerah Sulut Hendrawan Bayu, Direktur Operasi PT Jasa Raharja Budi Raharjo, Wakil Ketua DPRD Sulut Marthen Manopo SH MH, Bupati Minut Vonny Panambunan, Bupati Sangihe Drs Hironimus Makagansa, Walikota Manado Royke Roring, para Kapolres se Sulut, para Muspida Kota Tomohon, jajaran Dishub se Sulut, bersama jajaran Pemkot Tomohon.

(46)