Pelantikan Pengurus Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Dan Pengukuhan Kelompok Tani Se-Kota Tomohon

Pelantikan Pengurus Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Dan Pengukuhan Kelompok Tani Se-Kota TomohonPemerintah Kota Tomohon lewat badan pelaksana penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan Kota Tomohon melaksanakan acara pelantikan pengurus kelompok tani nelayan andalan dan pengukuhan kelompok tani se-Kota Tomohon, Jumat 20 september 2013 yang dilaksanakan di Lahan perkebunan ares kel. Woloan II Kota Tomohon. Kepala BP4K Kota Tomohon Ir Jantje Ering dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan pelantikan pengurus KTNA dan pengukuhan kelompok tani se Kota Tomohon, serta pemberian bantuan dan penghargaan bagi petani dan kelompok tani berprestasi yang dilaksanakan ini, tujuannya adalah untuk peningkatan kesejahteraan petani dan kelompok tani sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kelembagaan BP4K. Selanjutnya Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak pertama-tama melantik Pengurus KTNA tingkat kota dan kecamatan dan selanjutnya beliau mengukuhan kelompok tani se Kota Tomohon sebanyak 170 kelompok tani dengan rinciannya,: Kelas Pemula :110 kelompok, kelas lanjut 56 kelompok dan 4 kelompok kelas madya. Dan selanjutnya pula Walikota Tomohon secara berturut-turut didamping Kapolres Tomohon AKBP Ratna Setiawati SH, Ketua DPRD Kota Tomohon Andy R Sengkey SE, Ahli andalan kontak tani nelayan andalan KTNA Nasional George Umpel, Ketua Kontak tani nelayan andalan Kota Tomohon Ir Yanni Lasut SP, Asisten Ekonomi dan pembangun Ir Ervinz Liuw Msi menyerahkan hadiah kepada 3 gabungan kelompok tani yang berprestasi dalam bentuk alat dan mesin gapoktan dengan penerimanya adalah gapoktan tumotowa Kel. Tinoor I, gapoktan lestari Kel. Paslaten dan gapoktan wakan kel. Kamasi. Kepada kelompok tani berprestasi sebanyak 6 kelompok dalam bentuk alat dan mesin dengan penerimanya adalah poktan kina kel. Kumelembuai, poktan tasatoma kel. Woloan I utara, poktan pinasungkulan kel. Tara-tara II, poktan satu sembilan kel. Tara-tara III, poktan wantol kel. Kayawu, dan poktan tumimperas kel. Pinaras. Bentuk hadiah untuk gapoktan dan poktan berprestasi yaitu Hand Traktor, mesin pengering, mesin perontok gabah, mesin pemotong rumput, mist blower, hand sprayer dan benih jagung hybrida. Kepada Kelompok tani penerima bantuan alat dan bahan pengembang teknologi pertanian organik sebanyak 10 paket dan jumlah penerima sebanyak 10 kelompok yaitu Poktan lokon Kel. Kakaskasen II, poktan samakaria Kel. Kakaskasen I, poktan jaliti kel. Talete II, poktan basudara kel. Matani I, poktan genangta kel. Kumelembuai, poktan tumaraktak kel. Paslaten I, poktan hortensia kel. Pangolombian, poktan wahi weru kel. Woloan II, poktan patarna kel. Tara-tara II. Bantuan kepada kelompok tani dari sekretariat badan koordinasi penyuluhan provinsi Sulut berupa satker perikanan sebanyak 5 paket dengan jumlah penerima 5 kelompok yaitu poktan sarang mas kel. Tara-tara II, poktan kamang rondor kel. Tara-tara II, poktan spongkor kel. Kayawu, poktan tiberias kel. Kayawu dan poktan karya bersama kel. Kinilow I. Bantuan kelompok tani dari dinas pertanian dan peternakan provinsi Sulut berupa benih jagung hybrida sebanyak 1500 Kg benih dengan luas lahan 100 HA dan jumlah kelompok tani penerima sebanyak 33 kelompok, yakni poktan esa genang kel. Kayawu, poktan parey kel. Kinilow, poktan kamangenai kel. Tinoor II, poktan new era kel. Kinilow I, poktan wangunenta kel. Wailan, poktan pinasungkulan kel. Talete I, poktan amarilis kel. Talete II, poktan makapa’aren kel. Kamasi, poktan pukat kel. Kamasi I, poktan sinar kel. Kolongan, poktan nimawanua kel. Kolongan I, poktan basudara kel. Matani I, poktan wakan oki kel. Matani II, poktan wawo lestari kel. Matani III, poktan senang bersama kel.pinaras, poktan mandiri kel. Walian I, poktan pinaesaan kel. Langsot, poktan talikuran kel. Tumatangtang, poktan kinaleosan kel. Walian, poktan pelita kel. Tumatangtang I , poktan lelewetan I kel. Kampung jawa, poktan tumaraktak kel. Paslaten I, poktan matuari kel. Pasalaten I, paktan matuari kel. Pasalaten II, poktan tumeterakek kel. Kemelembuai, poktan maju bersama kel. Tara-tara, poktan kakatua kel. Tara-tara II, poktan wilanta kel. Tara-tara III, poktan kumetez kel. Tara-tara, poktan ragozan wene kel. Woloan I Utara,poktan liwos kel. Woloan I, dan poktan berdikari kel. Tara-tara III. Selanjutnya dalam sambutannya Walikota Tomohon mengatakan bahwa untuk mewujudkan sasaran pembangunan pertanian diperlukan SDM yang handal dan mampu mengelola usaha tani yang berorientasi bisnis dan berkualitas, mandiri, profesional, berjiwa wirausaha, mempunyai dedikasi etos kerja dan moral yang tinggi serta berpengetahuan dan berwawasan global. Salah satu hakekat kebijakan pengembangan pemberdayaan kelembagaan petani dan usaha tani adalah untuk peningkatan usaha tani yang berdaya saing dan berkelanjutan serta berwawasan lingkungan, oleh sebab itu pengembangan kapasitas kelembagaan petani diarahkan untuk meningkatkan skala ekonomi dan efisiensi usaha petani. Lanjut beliau bahwa kelembagaan petani sampai pada saat ini belum kuat dan perkembangannya belum seperti apa yang diharapkan, salah satu kondisi saat ini yang masih memperhatikan bahwa kelembagaan petani masih terbatas untuk mengakses informasi teknologi, sarana produksi dan permodalan. Oleh karna itu diperlukan langka dan upaya dalam rangka pemberdayaan petani melalui metode dan strategi penyuluhan program dan kegiatan untuk membantu memfasilitasi petani dalam memperbaiki sistem pengelolaan usaha tani menjadi usaha tani berorientasi bisnis. Pemberdayaan petani dimaksudkan untuk mendorong terbentuknya kelembagaan petani yang mampu membangun sinergitas antar petani dan antar kelompok tani dalam melaksanakan fungsinya sebagai kelas belajar, wahana kerjasama dan unit produksi agar menjadi kelembagaan ekonomi yang mandiri. Lanjutnya pula bahwa Perubahan paradigma pembangunan dari orientasi produksi menjadi agorbisnis menuntut penyuluh pertanian harus tanggap, cerdas, kreatif dan inovatif dalam upaya mempercepat transfer informasi dan teknologi ke petani, untuk itu peranan penyuluh pertanian menjadi sangat penting dan strategis dalam rangka pemberdayaan petani melalui kelembagaan kelompok tani, karena penyuluh adalah motivator, mediator, fasilitator dan agen dari petani, sehingga penuluh harus bekerja cerdas, ikhlas dan tuntas. Kegiatan pelantikan dan pengukuhan kelompok tani yang dirangkaikan dengan pemberian bantuan dan penghargaan bagi kelompok tani berprestasi yang dilaksanakan oleh BP4K saat ini adalah salah satu bentuk pengukuran kinerja keberhasilan petani dan kelompok tani dalam menjabarkan berbagai program dan kegiatan pemerintah khususnya sektor pertanian melalui berbagai paket bantuan dan sebagai bentuk apresiasi dan reward dari pemerintah terhadap usaha dan kerja keras petani. Beliau berharap dengan adanya kegiatan ini akan lebih memotivasi kinerja petani dan kelompok tani untuk terus berusaha secara profesional mengelola usaha taninya, “jadikanlah bantuan ini sebagai berkat dan manfaatkanlah dengan baik agar dapat menghasilkan buah yang berguna”. Mengahiri sambutannya beliau meyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para penyuluh, petani , kelompok tani serta pengurus KTNA Kota Tomohon yang sampai saat ini masih tetap utuh dan memiliki eksistensi berkontribusi terhadap pemerintah dan masyarakat membangun Kota Tomohon. Setelah sambutan Walikota Tomohon bersama Rombongan melaksanakan penanaman tanaman jagung hybrida di lahan perkebunan ares. Hadir pada acara ini para anggota DPRD Kota Tomohon Hofni Kalalo SH, Melkysedek Tangkawarow SE, James Kajoingan ST, Ladies Turang SE, mewakili kepala bakorluh Sulut Kabid Kelembagaan Petani Ir Debby Lumingkewas, Jajaran pemerintah Kota Tomohon, para kelompok tani, tokoh-tokoh agama dan tokoh-tokoh masyarakat di Kota Tomohon.

Sumber : Humas Pemkot Tomohon

(375)