Eat n Drink 245 | Ia Menjadi Miskin karena Kamu
13/09/2016 No Comments Reflection Administrator

Edisi 13 September 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: 2 Kor. 8

8:1 Saudara-saudara, kami hendak memberitahukan kepada kamu tentang anugerah yang diberikan kepada jemaat-jemaat di Makedonia.

8:2 Selagi dicobai dengan berat dalam berbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan.

8:3 Aku bersaksi bahwa mereka telah memberi menurut kemampuan mereka, bahkan melampaui kemampuan mereka.

8:4 Dengan kerelaan sendiri mereka meminta dan mendesak kepada kami, supaya mereka juga beroleh anugerah untuk ambil bagian dalam pelayanan kepada orang-orang kudus.

8:5 Mereka memberikan lebih banyak daripada yang kami harapkan. Mereka memberikan diri mereka, pertama-tama kepada Allah, kemudian oleh karena kehendak Allah juga kepada kami. 

8:6 Sebab itu, kami mendesak Titus, supaya ia mengunjungi kamu dan menyelesaikan pelayanan kasih itu sebagaimana ia telah memulainya.

8:7 Karena itu, sekarang, sama seperti kamu kaya dalam segala sesuatu — dalam iman, dalam perkataan, dalam pengetahuan, dalam kesungguhan untuk membantu, dan dalam kasihmu terhadap kami — demikianlah juga hendaknya kamu kaya dalam pelayanan kasih ini.

8:8 Aku mengatakan hal itu bukan sebagai perintah, melainkan, dengan menunjukkan usaha orang-orang lain untuk membantu, aku mau menguji keikhlasan kasih kamu.

8:9 Karena kamu telah mengenal anugerah Tuhan kita Yesus Kristus bahwa sekalipun Ia kaya, oleh karena kamu Ia menjadi miskin, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.

8:10 Inilah pendapatku tentang hal itu, yang mungkin berfaedah bagimu. Memang sudah sejak tahun yang lalu kamu mulai melaksanakannya dan mengambil keputusan untuk menyelesaikannya juga.

8:11 Selesaikan jugalah pelaksanaannya itu sekarang! Hendaklah pelaksanaannya sepadan dengan kerelaanmu, dan lakukanlah itu dengan apa yang ada padamu.

8:12 Sebab jika kamu rela untuk memberi, maka pemberianmu akan diterima, kalau pemberianmu itu berdasarkan apa yang ada padamu, bukan berdasarkan apa yang tidak ada padamu.

8:13 Sebab kamu dibebani bukanlah supaya orang-orang lain mendapat keringanan, tetapi supaya ada keseimbangan.

8:14 Hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan.

8:15 Seperti ada tertulis: “Orang yang mengumpulkan banyak, tidak kelebihan dan orang yang mengumpulkan sedikit, tidak kekurangan.”

8:16 Syukur kepada Allah, yang oleh karena kamu mengaruniakan kesungguhan yang demikian juga dalam hati Titus untuk membantu kamu.

8:17 Memang ia menyambut anjuran kami, tetapi karena kesungguhannya yang besar itulah ia pergi kepada kamu dengan sukarela.

8:18 Bersama-sama dengan dia kami mengutus saudara kita, yang terpuji di semua jemaat karena pekerjaannya dalam pemberitaan Injil.

8:19 Bukan itu saja! Ia juga telah ditunjuk oleh jemaat-jemaat untuk menemani kami dalam pelayanan kasih ini, yang kami lakukan untuk kemuliaan Tuhan dan sebagai bukti kerelaan kami.

8:20 Sebab kami hendak menghindarkan hal ini: Bahwa ada orang yang dapat mencela kami dalam hal pelayanan kasih yang kami lakukan dan yang hasilnya sebesar ini.

8:21 Karena kami memikirkan yang baik, bukan hanya di hadapan Tuhan, tetapi juga di hadapan manusia.

8:22 Bersama-sama dengan mereka kami utus seorang yang lain lagi, yakni saudara seiman kita, yang telah beberapa kali kami uji dan ternyata selalu berusaha untuk membantu. Sekarang ia makin berusaha karena besarnya kepercayaannya kepada kamu.

8:23 Titus adalah temanku yang bekerja bersama-sama dengan aku untuk kamu; saudara-saudara seiman kami yang lain itu adalah utusan jemaat-jemaat dan suatu kemuliaan bagi Kristus.

8:24 Karena itu tunjukkanlah kepada mereka di hadapan jemaat-jemaat bukti kasihmu dan bukti kemegahanku atas kamu.

 

Ia Menjadi Miskin karena Kamu

Doa baca: “Karena kamu telah mengenal anugerah Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa sekalipun Ia kaya, oleh karena kamu menjadi miskin, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.” (2 Kor. 8:9)

 

Tuhan Yesus, sebenarnya kaya, tetapi menjadi miskin karena kita, ini adalah anugerah bagi kita. Dalam prinsip yang sama, kita rela mempersembahkan harta kita untuk kepentingan orang lain, ini adalah anugerah bagi mereka.

Kelihatannya, Tuhan Yesus menjadi miskin itu tidak berhubungan dengan ministri suplai materi kepada kaum saleh yang kekurangan. Sebenarnya, jika Tuhan Yesus tidak menjadi miskin, kita tidak akan dapat memiliki Dia sebagai anugerah kita. Misalnya Tuhan Yesus tidak pernah datang menjadi manusia. Lalu, bagaimana Dia dapat menjadi hayat kita? Bagaimana Dia dapat menjadi anugerah yang bekerja di dalam kita, mendorong, menguatkan, dan menyuplai kita untuk melaksanakan satu pelayanan bagi kaum saleh yang kekurangan? Ini tidak mungkin. Kita sangat perlu menyadari bahwa Kristus dapat bekerja di dalam kita pada hari ini karena Dia menjadi miskin. Perihal Dia menjadi miskin karena kita seharusnya menjadi satu teladan. Di satu pihak, Dia adalah hayat di dalam kita; di pihak lain, di luar kita, Dia adalah teladan. Hayat Tuhan di dalam kita adalah hayat dari Dia yang kaya, dan menjadi miskin. Sebagai Tuhan yang adalah hayat kita dan teladan kita yang demikian ini, Kristus adalah anugerah bagi kita. Kemudian anugerah ini membuat kita dapat melakukan apa yang Tuhan lakukan: menjadi miskin bagi orang lain. Kita memiliki hayat yang di dalam kita dan kita memiliki teladan yang di luar kita untuk kita ikuti. Marilah kita menerima kasih karunia ini. (PH 2 Korintus, berita 46, W. Lee)

 

Ayat Hafalan: “Untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus.” (Ef. 4:12) 

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: Ams. 22—23

About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *