Eat n Drink 315 | Menempuh Hidup Kudus
29/11/2016 No Comments Reflection Administrator

Edisi 23 November 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: 1 Ptr. 1:13-25

1:13 Sebab itu, siapkanlah akal budimu, waspadalah dan berharaplah sepenuhnya pada anugerah yang akan diberikan kepadamu pada saat Yesus Kristus menyatakan diri-Nya kelak.

1:14 Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu,

1:15 tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu,

1:16 sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.

1:17 Dan jika kamu menyebut-Nya Bapa, yaitu Dia yang tanpa memandang muka menghakimi semua orang menurut perbuatannya, maka hendaklah kamu hidup dalam ketakutan selama kamu menumpang di dunia ini. 

1:18 Sebab kamu tahu bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas,

1:19 melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

1:20 Ia telah dipilih sebelum dunia dijadikan, tetapi karena kamu baru menyatakan diri-Nya pada zaman akhir.

1:21 Melalui Dialah kamu percaya kepada Allah yang telah membangkitkan Dia dari antara orang mati dan telah memuliakan-Nya, sehingga imanmu dan pengharapanmu tertuju kepada Allah.

1:22 Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

1:23 Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, melalui firman Allah, yang hidup dan yang kekal.

1:24 Sebab: “Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur,

1:25 tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya.” Firman inilah Injil yang diberitakan kepada kamu.

Menempuh Hidup Kudus

Doa baca: “Sebab kamu tahu bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas.” (1 Ptr 1:18)

Cara hidup yang sia-sia bertentangan dengan cara hidup yang kudus. Darah Kristus telah menebus kita dari dosa-dosa, pelanggaran-pelanggaran, kedurhakaan-kedurhakaan dan semua perkara dosa (Ef 1:7), tetapi ayat di atas juga menekankan bahwa darah Kristus menebus kita bukan hanya pada perkara dosa, melainkan pada cara hidup yang siasia.

Cara hidup kita yang lama adalah hidup dalam hawa nafsu (ay. 14), tanpa arti, tanpa tujuan, oleh karena itu sia-sia. Tetapi kini sasaran kita adalah menempuh hidup yang kudus agar kita bisa mengekspresikan Allah dalam kekudusan-Nya (ay. 15-16). Untuk memiliki cara hidup yang kudus, kita perlu 3 hal: penggarapan sifat kudus Allah ke dalam diri kita, pekerjaan pengudusan Roh Kudus yang membuat kita kudus, dan pendisiplinan Allah. Hidup kita seharusnya bukan hanya kudus sampai tingkat tertentu, tetapi cara hidup kita seharusnya kudus. Ini berarti kita seharusnya memiliki suatu kehidupan yang adalah ekspresi dari Allah kita yang kudus.

Hidup kudus disini adalah melalui kita melihat bahwa Tuhan menebus kita bukan dengan emas dan perak, tetapi melalui darah-Nya yang mahal. Puji Tuhan! Kita adalah milik Allah, kita tidak seharusnya hidup sembarangan sesuai kehendak diri kita sendiri. Hari ini kita perlu memisahkan diri dari dunia. Oleh karena itu, kita harus memperhatikan kehidupan kita, kita perlu memiliki rasa takut akan Allah, kewaspadaan yang sehat dan serius dihadapan Allah, agar sebagai orang-orang pilihan Allah, kita dapat menjadi ekspresi-Nya. (PH 1 Petrus, berita 1, W.Lee)

Ayat Hafalan: “Maksudku ialah: Hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.” (Gal. 5:16)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: Yeh. 25—28:19

About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *