Eat n Drink 165 | Menjadi Saksi dari Kebangkitan Kristus

Edisi 13 Juni 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: Kis. 1:15-26

1:15 Pada suatu hari berdirilah Petrus di tengah-tengah saudara-saudara seiman yang sedang berkumpul itu, kira-kira seratus dua puluh orang banyaknya, lalu berkata,

1:16 “Hai Saudara-saudara, haruslah digenapi nas Kitab Suci, yang disampaikan lebih dahulu oleh Roh Kudus dengan perantaraan Daud tentang Yudas, pemimpin orang-orang yang menangkap Yesus.

1:17 Dahulu ia termasuk salah seorang dari kami dan mengambil bagian di dalam pelayanan ini.”

1:18 Yudas ini telah memperoleh sebidang tanah dari upah kejahatannya, lalu ia jatuh tertelungkup, dan perutnya terbelah sehingga semua isi perutnya tertumpah ke luar.

1:19 Hal itu diketahui oleh semua penduduk Yerusalem, sehingga tanah itu mereka sebut dalam bahasa mereka sendiri “Hakal-Dama”, artinya Tanah Darah. 

1:20 “Sebab ada tertulis dalam kitab Mazmur: ‘Biarlah perkemahannya menjadi sunyi, dan biarlah tidak ada penghuni di dalamnya,’ dan: ‘Biarlah jabatannya diambil orang lain.’

1:21 Jadi, harus ditambahkan kepada kami seorang dari mereka yang senantiasa datang berkumpul dengan kami selama Tuhan Yesus bersama-sama dengan kami,

1:22 yaitu mulai dari baptisan Yohanes sampai hari Yesus diangkat ke surga meninggalkan kami, untuk menjadi saksi dengan kami tentang kebangkitan-Nya.”

1:23 Lalu mereka mengusulkan dua orang: Yusuf yang disebut Barsabas dan juga bernama Yustus, dan Matias.

1:24 Mereka semua berdoa dan berkata, “Ya Tuhan, Engkaulah yang mengenal hati semua orang, tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau pilih dari kedua orang ini,

1:25 untuk menerima jabatan pelayanan, yaitu kerasulan yang ditinggalkan Yudas yang telah pergi ke tempat yang wajar baginya.”

1:26 Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu dan yang kena undi adalah Matias dan dengan demikian ia ditambahkan kepada kesebelas rasul itu.

 

Menjadi Saksi dari Kebangkitan Kristus

Doa baca: Jadi harus ditambahkan kepada kami seorang dari mereka yang senantiasa datang berkumpul dengan kami selama Tuhan Yesus bersama-sama dengan kami, yaitu mulai dari baptisan Yohanes sampai hari Yesus diangkat ke sorga meninggalkan kami, untuk menjadi saksi dengan kami tentang kebangkitan-Nya.” (Kis. 1:21-22)

 

Kebangkitan Tuhan adalah inti dari kesaksian para rasul. Ini mengacu kembali kepada inkarnasi-Nya, sifat insani-Nya, kehidupan insani-Nya di bumi, dan kematian-Nya yang telah ditentukan oleh Allah, juga menunjuk kepada kenaikan-Nya, ministri dan administrasi-Nya di surga, serta kedatangan-Nya kembali. Kesaksian para rasul tentang Yesus Kristus ini dilukiskan dalam seluruh kitab Kisah Para Rasul.

Menurut ayat 23, ada dua orang yang diajukan sebagai pengganti Yudas—Yusuf yang disebut Barsabas (alias Yustus) dan Matias. Setelah berdoa, “mereka membuang undi bagi kedua orang itu dan yang kena undi adalah Matias dan dengan demikian ia ditambahkan kepada kesebelas rasul itu” (ay. 26). Setelah kenaikan Tuhan dan sebelum hari Pentakosta, para rasul berada dalam masa pemulihan, ini terlihat dari cara mereka mencari pimpinan Tuhan. Sebelum hari Pentakosta, mereka masih berada dalam tahap permulaan ekonomi Perjanjian Baru Allah.  

Dalam ekonomi Perjanjian Baru tidak perlu membuang undi untuk mendapatkan pimpinan Tuhan. Cara yang tepat adalah mengikuti Kristus yang berhuni, mengikuti pengurapan batini. Meskipun Kristus telah meninggalkan para rasul secara ekonomikal, namun Dia ada di dalam mereka secara esensial.

Melalui membuang undi, Matias dipilih, dan kemudian ia ditambahkan kepada kesebelas rasul itu untuk membuat jumlahnya menjadi lengkap. Dengan pemilihan Matias, kita memiliki kelengkapan tentang persiapan murid-murid untuk perkembangbiakan yang akan datang. (PH Kisah Para Rasul, berita 5, W. Lee)  

 

Ayat Hafalan:Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari yang jahat. [Karena Engkaulah yang punya Keraja­an dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.]” (Mat. 6:13)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama:  1 Taw. 11—12

(52)