AmazingTomohon.com
Not everyone can see what you see
Edisi 29 Agustus 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: 1 Kor. 10:1—11:1
10:1 Aku mau, supaya kamu mengetahui, Saudara-saudara bahwa nenek moyang kita semua berada di bawah perlindungan awan dan mereka semua telah melintasi laut.
10:2 Untuk menjadi pengikut Musa mereka semua telah dibaptis dalam awan dan dalam laut.
10:3 Mereka semua makan makanan rohani yang sama
10:4 dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.
10:5 Sungguhpun demikian Allah tidak berkenan kepada sebagian besar dari mereka, karena mereka dibinasakan di padang gurun.
10:6 Semuanya ini telah terjadi sebagai contoh bagi kita untuk memperingatkan kita, supaya jangan kita menginginkan hal-hal yang jahat seperti yang telah mereka perbuat,
10:7 dan supaya jangan kita menjadi penyembah-penyembah berhala, sama seperti beberapa orang dari mereka, seperti ada tertulis: “Duduklah bangsa itu untuk makan dan minum; kemudian bangunlah mereka dan bersukaria.”
10:8 Janganlah kita melakukan percabulan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga pada satu hari telah tewas dua puluh tiga ribu orang.
10:9 Janganlah kita mencobai Kristus, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka mati dipagut ular.
10:10 Dan janganlah bersungut-sungut, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka dibinasakan oleh malaikat maut.
10:11 Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu zaman akhir telah tiba.
10:12 Sebab itu, siapa yang menyangka bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!
10:13 Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya.
10:14 Karena itu, Saudara-saudaraku yang terkasih, jauhilah penyembahan berhala!
10:15 Aku berbicara kepadamu sebagai orang-orang yang bijaksana. Pertimbangkanlah sendiri apa yang aku katakan!
10:16 Bukankah cawan pengucapan syukur, yang atasnya kita ucapkan syukur, adalah persekutuan dengan darah Kristus? Bukankah roti yang kita pecah-pecahkan adalah persekutuan dengan tubuh Kristus?
10:17 Karena roti adalah satu, maka kita, sekalipun banyak, adalah satu tubuh, karena kita semua mendapat bagian dalam roti yang satu itu.
10:18 Perhatikanlah bangsa Israel jasmani: Bukankah mereka yang makan apa yang dipersembahkan mendapat bagian dalam pelayanan mezbah?
10:19 Apakah yang kumaksudkan dengan perkataan itu? Bahwa daging yang dipersembahkan kepada berhala adalah sesuatu? Atau bahwa berhala adalah sesuatu?
10:20 Bukan! Apa yang kumaksudkan ialah bahwa persembahan mereka adalah persembahan kepada roh-roh jahat, bukan kepada Allah. Lagi pula aku tidak mau bahwa kamu bersekutu dengan roh-roh jahat.
10:21 Kamu tidak dapat minum dari cawan Tuhan dan juga dari cawan roh-roh jahat. Kamu tidak dapat mengambil bagian dalam perjamuan Tuhan dan juga dalam perjamuan roh-roh jahat.
10:22 Atau apakah kita mau membangkitkan kecemburuan Tuhan? Apakah kita lebih kuat daripada Dia?
10:23 “Segala sesuatu diperbolehkan.” Benar, tetapi tidak semua berguna. “Segala sesuatu diperbolehkan.” Benar, tetapi tidak semua membangun.
10:24 Jangan seorang pun mencari keuntungannya sendiri, tetapi hendaklah tiap-tiap orang mencari keuntungan orang lain.
10:25 Kamu boleh makan segala sesuatu yang dijual di pasar daging, tanpa memeriksanya karena keberatan-keberatan hati nurani.
10:26 Karena: “Bumi serta segala isinya adalah milik Tuhan.”
10:27 Kalau kamu diundang makan oleh seorang yang tidak percaya, dan undangan itu kamu terima, makanlah apa saja yang dihidangkan kepadamu, tanpa mengadakan pemeriksaan karena keberatan-keberatan hati nurani.
10:28 Tetapi kalau seseorang berkata kepadamu, “Itu persembahan berhala!” janganlah engkau memakannya, oleh karena dia yang mengatakan hal itu kepadamu dan karena keberatan-keberatan hati nurani.
10:29 Yang aku maksudkan dengan keberatan-keberatan bukanlah keberatan-keberatan hati nuranimu sendiri, tetapi keberatan-keberatan hati nurani orang lain itu. Mungkin ada orang yang berkata, “Mengapa kebebasanku harus ditentukan oleh keberatan-keberatan hati nurani orang lain?
10:30 Kalau aku mengucap syukur atas apa yang aku turut memakannya, mengapa orang mencela aku karena makanan, yang atasnya aku mengucap syukur?”
10:31 Karena itu, baik kamu makan atau minum, ataupun melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.
10:32 Janganlah kamu membuat orang tersandung, baik orang Yahudi atau orang Yunani, maupun jemaat Allah.
10:33 Sama seperti aku juga berusaha menyenangkan hati semua orang dalam segala hal, bukan untuk kepentingan diriku, tetapi untuk kepentingan orang banyak, supaya mereka diselamatkan.
11:1 Ikutilah teladanku, sama seperti aku juga mengikuti teladan Kristus.
Pencobaan Biasa
Doa baca: “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya.” (1 Kor. 10:13)
Ayat ini merupakan kelanjutan dari peringatan dalam ayat 12, yang menunjukkan, pada satu pihak kita seharusnya berjaga-jaga agar tidak tergoda, tidak jatuh, dan tewas. Pada pihak lain, menunjukkan bahwa Allah di dalam kesetiaan-Nya tidak akan mengizinkan percobaan apa pun menimpa kita melampaui apa yang dapat kita tanggung, tetapi bersamaan dengan pencobaan itu, Ia akan memberikan jalan keluar kepada kita.
Dalam Matius 6:13 Tuhan Yesus mengajar kita berdoa untuk dilepaskan dari hal-hal yang jahat dan juga agar tidak dibawa ke dalam pencobaan. Hal-hal yang jahat di sini mengacu kepada masalah seperti kecelakaan dan lain-lain. Cobaan mengacu kepada hal-hal di sekitar kita yang mencobai kita. Jadi, kita perlu berdoa agar setiap hari Tuhan melepaskan kita dari kesulitan dan tidak membawa kita ke dalam pencobaan. Kita sadar bahwa kita lemah dan tidak mampu menanggung cobaan. Orang-orang Korintus mungkin berpikir bahwa pencobaan terlalu kuat untuk dilawan. Tetapi Paulus menekankan bahwa pencobaan yang mereka alami adalah pencobaan yang biasa bagi manusia. Dia juga mengatakan bahwa Allah setia dan tidak akan membiarkan mereka dicobai melampaui kekuatan mereka, tetapi bersamaan dengan pencobaan itu, Ia akan memberikan jalan keluar sehingga mereka dapat menanggungnya. (PH 1 Korintus, berita 47, W. Lee)
Ayat Hafalan: “Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.” (Rm. 8:14)
Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: Mzm. 120—131