Eat n Drink 290 | Hakim yang Adil
31/10/2016 No Comments Reflection Administrator

Edisi 29 Oktober 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: 2 Tim. 4:1-22

4:1 Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi kedatangan-Nya dan demi Kerajaan-Nya:

4:2 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegurlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.

4:3 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.

4:4 Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.

4:5 Tetapi engkau, kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu! 

4:6 Mengenai diriku, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat.

4:7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.

4:8 Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.

4:9 Berusahalah segera datang kepadaku,

4:10 karena Demas telah mencintai dunia ini dan meninggalkan aku. Ia telah berangkat ke Tesalonika. Kreskes telah pergi ke Galatia dan Titus ke Dalmatia.

4:11 Hanya Lukas yang tinggal dengan aku. Jemputlah Markus dan bawalah ia kemari, karena pelayanannya berguna bagiku.

4:12 Tikhikus telah kukirim ke Efesus.

4:13 Jika engkau kemari bawa juga jubah yang kutinggalkan di Troas di rumah Karpus dan juga kitab-kitabku, terutama yang terbuat dari kulit.

4:14 Aleksander, tukang tembaga itu, telah banyak berbuat jahat terhadap aku. Tuhan akan membalasnya menurut perbuatannya.

4:15 Hendaklah engkau juga waspada terhadap dia, karena dia sangat menentang ajaran kita.

4:16 Pada waktu pembelaanku yang pertama tidak seorang pun yang membantu aku, semuanya meninggalkan aku — kiranya hal itu jangan ditanggungkan atas mereka —

4:17 tetapi Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku, supaya dengan perantaraanku Injil diberitakan dengan sepenuhnya dan semua orang bukan Yahudi mendengarkannya. Dengan demikian aku lepas dari mulut singa.

4:18 Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam Kerajaan-Nya di surga. Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya! Amin.

4:19 Salam kepada Priska dan Akwila dan kepada keluarga Onesiforus.

4:20 Erastus tinggal di Korintus dan Trofimus kutinggalkan dalam keadaan sakit di Miletus.

4:21 Berusahalah kemari sebelum musim dingin. Salam dari Ebulus dan Pudes dan Linus dan Klaudia dan dari semua saudara.

4:22 Tuhan menyertai rohmu. Anugerah-Nya menyertai kamu!

 

Hakim yang Adil 

Doa baca: “Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.”

(2 Tim. 4:8)

 Mahkota melambangkan kemuliaan, Ini adalah pahala yang diberikan sebagai tambahan dari keselamatan Tuhan, kepada pelari yang menang (1 Kor. 9:25). Pahala ini diberikan berdasarkan kebenaran dan melalui perbuatan (Mat. 16:27, Why. 22:12; 2 Kor. 5:10), tidak seperti keselamatan yang diberikan berdasarkan anugerah dan melalui iman (Ef. 2:5, 8-9). Pahala ini akan diberikan kepada kaum beriman bukan berdasarkan anugerah Tuhan, melainkan berdasarkan kebenaran-Nya. Pemberi pahala mahkota ini adalah Tuhan, Sang Hakim yang adil, bukan sebagai Allah yang berbelas kasihan juga bukan Penebus yang murah hati. Banyak sekali terdapat pembicaraan mengenai kedatangan Tuhan kali kedua. Tetapi tidak banyak orang beriman yang menyadari bahwa ketika Tuhan Yesus datang kembali, Ia akan datang bukan sebagai Allah yang berbelas kasihan atau sebagai Penyelamat yang murah hati, tetapi sebagai Hakim yang adil. Kita semua perlu menerima pesan ini di hadapan Allah dan di hadapan Tuhan Yesus, yang akan mengadili orang hidup dan orang mati.

Menurut Matius 25, semua hamba Tuhan akan menyerahkan perhitungan kepada-Nya. Tuhan akan berkata, “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia” (ayat 21), atau “Hamba yang jahat dan malas” (ayat 26). Berdasarkan keadilan-Nya Tuhan akan memutuskan apakah kita akan menerima pahala atau tidak. (PH 2 Timotius, berita 7, W. Lee)

 Ayat Hafalan: “Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan berpuasa.” (Mat. 17:21) 

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: Yer. 29

About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *