Waspada Cuaca Extrim & Mari Menanam
02/02/2016 No Comments Berita Administrator

Memasuki Bulan Februari 2016 hampir sebagian besar wilayah di
Indonesia termasuk Kota Tomohon masih dalam masa musim penghujan dan
mungkin akan mencapai puncaknya pada awal Februari 2016. Meskipun saat
ini El-nino masih berlangsung, kondisinya sudah semakin menyeluruh dan
diharapkan kembali normal hingga bulan Maret-April 2016. Hal ini
diutarakan  Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Dr. Yunus Subagyo di depan
Media Massa saat kegiatan jumpa pers BMKG bersama Kementerian
Perhubungan di kantor Kementerian Perhubungan RI baru-baru ini.
Untuk Potensi hujan lebat di Indonesia yang diperkirakan akan semakin
meningkat pada bulan Februari 2016, hal ini ditandai dengan dengan
aktifnya monsoon dingin asia yang disertai dengan seruakan dingin,
fase Madden Julian Oscillation (MJO) yang menunjukkan fase basah di
wilayah maritim kontinen (Indonesia), Indian Ocean Dipole yang
bernilai negatif, serta potensi daerah Inter Tropical Convergence Zone
(ITCZ) yang akan semakin menguat. Seanjutnya untuk keadaan cuaca di 15
kabupaten dan kota di wilayah Sulawesi Utara termasuk Kota Tomohon
berpeluang berawan hingga hujan ringan, kata Prakirawan Cuaca Stasiun
Meteorologi Sam Ratulangi Nurhadi. “Kecepatan angin permukaan yang
bertiup dari arah timur 15-25 kilometer per jam dengan  Cuaca berawan
terjadi di sebagian wilayah, sedangkan hujan ringan berpeluang
mengguyur Kota Manado, Tomohon, Tondano (Kabupaten Minahasa),
Airmadidi (Kabupaten Minahasa Utara), Amurang (Kabupaten Minahasa
Selatan) serta Ratahan (Kabupaten Minahasa Tenggara).
Selain itu, untuk potensi ketinggian gelombang laut, Yunus menuturkan
bahwa akan berpotensi terjadinya gelombang tinggi 1.25 – 2.5 meter
yang meliputi wilayah sebagian besar perairan barat Sumatera, perairan
selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Barat, Laut Natuna, Selat Makassar,
Laut Sulawesi, Perairan Kep. Sangihe, Laut Maluku, Perairan utara
Papua dan Papua Barat.
Untuk menghadapi cuaca ekstrim dan puncak musim hujan berdasarkan
informasi dari pemantauan BMKG, maka Pemerintah Kota Tomohon terus
melakukan koordinasi dengan instansi terkait dengan terus meningkatkan
kesiapsiagaan. Selanjutnya Pemerintah Kota Tomohon tentu menghimbau
kepada seluruh masyarakat yang akan beraktivitas sehari-hari agar
selalu waspada dan terus berhati-hati ketika akan melaksanakan
kegiatan baik dengan bepergian menggunakan kendaraan roda dua maupun
roda empat serta memperhatikan wilayah yang rawan longsor dan rawan
pohon tumbang untuk mencegah terjadinya bencana yang mungkin saja
terjadi seperti yang disampaikan Kabag Humas Protokol Setda Kota
Tomohon FF Lantang SSTP melalui Kasubag Humas Djufry Rorong S Sos.
Bagi masyarakat yang mendiami lokasi-lokasi yang rawan longsor maupun
rawan banjir agar tetap waspada dan terus memikirkan cara untuk
mencari dan menempati tempat yang aman dari bencana yang kapan saja
dapat terjadi. Tentu masyarakat diingatkan jangan mempertaruhkan nyawa
dan harta benda dengan terus mendiami lokasi tempat tinggal yang
rawan. Oleh karena itu masyarakat diharapkan untuk mengerti dan peduli
akan keselamatan individu dan keluarga masing-masing. Saat musim
penghujan ini pemerintah juga menghimbau kepada masyarakat Kota
Tomohon agar giat melakukan penanaman baik di kebun maupun di sekitar
pekarangan rumah, karena pada musim hujan tentu tanaman-tanaman yang
kita usahakan dapat mudah bertumbuh seiring dengan asupan air yang
cukup. (

About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *