Eat n Drink 235 | Kita Semua boleh Bernubuat

Edisi 3 September 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: 1 Kor. 14:26-40

14:26 Jadi, bagaimana sekarang, Saudara-saudara? Bilamana kamu berkumpul, hendaklah tiap-tiap orang mempersembahkan sesuatu: yang seorang mazmur, yang lain pengajaran, atau penyataan Allah, atau karunia bahasa lidah, atau karunia untuk menafsirkan bahasa lidah, tetapi semuanya itu harus dipergunakan untuk membangun.

14:27 Jika ada yang berkata-kata dengan bahasa lidah, biarlah dua atau sebanyak-banyaknya tiga orang, seorang demi seorang, dan harus ada seorang lain untuk menafsirkannya.

14:28 Jika tidak ada orang yang dapat menafsirkannya, hendaklah mereka berdiam diri dalam pertemuan Jemaat dan hanya boleh berkata-kata kepada dirinya sendiri dan kepada Allah.

14:29 Tentang nabi-nabi — baiklah dua atau tiga orang di antaranya berkata-kata dan yang lain menanggapi apa yang mereka katakan.

14:30 Tetapi jika seorang lain yang duduk di situ mendapat penyataan dari Allah, maka yang pertama itu harus berdiam diri. 

14:31 Sebab kamu semua boleh bernubuat seorang demi seorang, sehingga kamu semua dapat belajar dan beroleh kekuatan.

14:32 Roh nabi takluk kepada nabi-nabi.

14:33 Sebab Allah tidak menghendaki kekacauan, tetapi damai sejahtera.

14:34 Sama seperti dalam semua jemaat orang-orang kudus, perempuan-perempuan harus berdiam diri dalam pertemuan-pertemuan jemaat. Sebab mereka tidak diperbolehkan untuk berbicara. Mereka harus menundukkan diri, seperti yang dikatakan juga oleh hukum Taurat.

14:35 Jika mereka ingin mengetahui sesuatu, baiklah mereka menanyakannya kepada suaminya di rumah. Sebab tidak sopan bagi perempuan untuk berbicara dalam pertemuan jemaat.

14:36 Atau apakah firman Allah berasal dari kamu? Atau hanya kepada kamu sajakah firman itu telah datang?

14:37 Jika seseorang menganggap dirinya nabi atau orang yang mendapat karunia rohani, ia harus sadar bahwa apa yang kutuliskan kepadamu adalah perintah Tuhan.

14:38 Tetapi jika ia tidak mengindahkannya, janganlah kamu mengindahkan dia.

14:39 Karena itu, Saudara-saudaraku, berusahalah memperoleh karunia bernubuat dan janganlah melarang orang yang berkata-kata dengan bahasa lidah.

14:40 Tetapi segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur.

 

Kita Semua boleh Bernubuat

 Doa baca: “Sebab kamu semua boleh bernubuat seorang demi seorang, sehingga kamu semua dapat belajar dan beroleh kekuatan.” (1 Kor. 14:31)

 

Satu Korintus 14:31 mengatakan, “Sebab kamu semua boleh bernubuat seorang demi seorang.” Ayat ini mengatakan bahwa semua orang beriman memiliki kapasitas untuk bernubuat. Kapasitas mengacu kepada kemampuan yang diperoleh sejak lahir. Anjing tidak memiliki kapasitas untuk mengucapkan bahasa manusia; anjing hanya memiliki kapasitas untuk menyalak. Namun manusia memiliki kapasitas untuk berbicara. Kita, anggota-anggota Tubuh Kristus, semuanya dapat bernubuat seorang demi seorang.

Banyak orang kudus di tengah-tengah kita merasa bahwa semua dapat bernubuat kecuali mereka. Namun, sebenarnya tidak ada perkecualian. Kita tidak pandai berbicara, tetapi kita masih dapat bernubuat. Ayat 31 tidak mengatakan, “Kamu semua dapat bernubuat dengan fasih.” Tidak ada kata keterangan seperti itu dalam ayat ini. Ayat tersebut hanya mengatakan, “Kamu semua boleh bernubuat.” Tidak peduli bagaimana kita berbicara, asal berbicara sudahlah cukup. Tuhan ingin kita semua berbicara. Dalam setiap sidang Hari Tuhan di pagi hari, banyak orang kudus tidak berbicara, tetapi setelah sidang usai, mereka memiliki banyak hal untuk dibicarakan. Kita tidak perlu mempermasalahkan seberapa baiknya kita berbicara, kita hanya perlu berbicara. Bahkan jika tata bahasa kita tidak baik sekalipun, orang.orang akan memahami kita. Sering kali kita ingin “menyelamatkan muka”. Jika kita berbicara, kita ingin menjadi pembicara yang top. Tetapi kita tidak perlu pembicara-pembicara yang top, kita hanya perlu pembicara-pembicara. Kita semua dapat bernubuat seorang demi seorang. (Praktek Bernubuat, W. Lee)

 

Ayat Hafalan: “Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.” (1 Kor. 6:17)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama:  Ams. 1—2

(54)