Eat n Drink 250 | Ujilah Dirimu Sendiri

Edisi 18 September 2016 – Pembacaan Ayat Alkitab: 2 Kor. 12:19—13

12:19 Sudah lama agaknya kamu menyangka bahwa kami hendak membela diri terhadap kamu. Di hadapan Allah dan demi Kristus kami berkata: Semua ini, Saudara-saudaraku yang terkasih, terjadi untuk membangun iman kamu.

12:20 Sebab aku khawatir bahwa apabila aku datang aku mendapati kamu tidak seperti yang kuinginkan dan kamu mendapati aku tidak seperti yang kamu inginkan. Aku khawatir akan adanya perselisihan, iri hati, kemarahan, kepentingan diri sendiri, fitnah, pergunjingan, keangkuhan, dan kerusuhan.

12:21 Aku khawatir bahwa apabila aku datang lagi, Allahku akan merendahkan aku di hadapan kamu dan aku akan berdukacita atas banyak orang yang di masa yang lampau berbuat dosa dan belum lagi bertobat dari kecemaran, percabulan dan hal-hal tidak senonoh yang mereka lakukan.

13:1 Ini adalah untuk ketiga kalinya aku datang kepada kamu: Baru dengan keterangan dua atau tiga orang saksi suatu perkara sah.

13:2 Kepada mereka, yang di masa yang lampau berbuat dosa, dan kepada semua yang lain, telah kukatakan terlebih dahulu dan aku akan mengatakannya sekali lagi — sekarang pada waktu aku berjauhan dengan kamu tepat seperti pada waktu kedatanganku kedua kalinya — bahwa aku tidak akan bersikap lunak terhadap mereka pada waktu aku datang lagi. 

13:3 Karena kamu ingin suatu bukti bahwa Kristus berkata-kata dengan perantaraan aku, dan Ia tidak lemah terhadap kamu, melainkan berkuasa di tengah-tengah kamu.

13:4 Karena sekalipun Ia telah disalibkan oleh karena kelemahan, namun Ia hidup karena kuasa Allah. Memang kami lemah di dalam Dia, tetapi kami akan hidup bersama-sama dengan Dia untuk kamu karena kuasa Allah.

13:5 Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji.

13:6 Tetapi aku harap kamu tahu bahwa bukan kami yang tidak tahan uji.

13:7 Kami berdoa kepada Allah, agar kamu jangan berbuat jahat bukan supaya kami ternyata tahan uji, melainkan supaya kamu boleh berbuat apa yang baik, sekalipun kami sendiri tampaknya tidak tahan uji.

13:8 Karena kami tidak dapat berbuat apa-apa melawan kebenaran; yang dapat kami perbuat ialah untuk kebenaran.

13:9 Sebab kami bersukacita, apabila kami lemah dan kamu kuat. Dan inilah yang kami doakan, yaitu supaya kamu menjadi sempurna.

13:10 Itulah sebabnya sekali ini aku menulis kepada kamu ketika aku berjauhan dengan kamu, supaya bila aku berada di tengah-tengah kamu, aku tidak terpaksa bertindak keras menurut kuasa yang dianugerahkan Tuhan kepadaku untuk membangun dan bukan untuk meruntuhkan.

13:11 Akhirnya, Saudara-saudaraku, bersukacitalah, usahakanlah dirimu supaya sempurna. Terimalah segala nasihatku! Sehati sepikirlah kamu, dan hiduplah dalam damai sejahtera; maka Allah, sumber kasih dan damai sejahtera akan menyertai kamu!

13:12 Berilah salam seorang kepada yang lain dengan ciuman kudus. Salam dari semua orang kudus kepada kamu.

13:13 Anugerah Tuhan Yesus Kristus, dan kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian.

 

Ujilah Dirimu Sendiri

Doa baca: “Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji.” (2 Kor 13:5)

 

Menguji adalah menentukan keadaan seseorang; membuktikan berarti memastikan apakah ia memenuhi syarat-syarat untuk status tertentu. Di sini Paulus menyuruh orang-orang Korintus untuk menguji diri mereka sendiri apakah mereka tetap tegak dalam iman. Paulus dengan khusus bertanya kepada orang-orang Korintus apakah mereka mengakui bahwa Yesus Kristus ada di dalam mereka. Asal seorang beriman paham bahwa Yesus Kristus ada di dalam dirinya, dia bersyarat, terbukti sebagai anggota Kristus yang sejati. Dalam ayat 5 kata “tidak tahan uji” berarti tidak memenuhi syarat. Di sini Paulus berkata, “Yesus Kristus ada di dalam kamu atau tidak? Jika Dia tidak ada di dalam kamu, maka kamu tidak tahan uji, dan kamu tidak dapat lulus ujian. Tetapi jika Dia ada di dalam kamu, maka kamu tahan uji.”

Dalam ayat 5 dan 6 Paulus seolah-olah memberi tahu orang-orang Korintus, “Kamu perlu tahu bahwa bukan kami yang tidak tahan uji. Ada beberapa orang di antara kamu yang tidak tahan uji, tetapi aku yakin bahwa bukan kami yang tidak tahan uji. Kami memiliki Kristus di dalam kami, dan kami memiliki Dia berbicara di dalam kami. Sekarang aku meminta kamu untuk menguji dirimu sendiri apakah kamu memiliki Kristus di dalam kamu. Ini akan menentukan apakah kamu layak. Aku telah membuktikan diriku sendiri, dan aku yakin bahwa aku memiliki Kristus di dalamku dan Dia berbicara di dalamku. Maka, aku lulus ujian dan memiliki bukti bahwa Kristus benar-benar berbicara di dalamku.” Untuk memiliki iman yang tahan uji, kita harus sepenuhnya percaya bahwa ketika kita percaya kepada-Nya, Yesus Kristus tinggal dalam diri kita. (PH 2 Korintus, berita 57, W. Lee)

 

Ayat Hafalan 1: “Untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus.” (Ef. 4:12)

Ayat Hafalan 2: “Sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus.” (Rm. 15:6)

Jadwal Pembacaan Perjanjian Lama: Ams. 30—31

(40)